Teknik Mengangkat Kaki ke Tembok Agar Bermanfaat

Salah satu latihan relaksasi yang bagus dilakukan sebelum atau sesudah melakukan yoga adalah mengangkat kaki ke tembok. Aktivitas ini juga bisa dilakukan ketika seseorang terlalu sibuk dengan aktivitas sehari-hari dan tidak sempat untuk berolahraga. Tak perlu ke gym untuk berolahraga menyehatkan tubuh atau menggunakan peralatan mahal untuk olahraga optimal.

Tak hanya memberi efek relaksasi, kaki yang diangkat ke tembok juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan tubuh secara keseluruhan. Meski demikian, manfaat aktivitas ini baru bisa didapatkan jika seseorang melakukan gerakan tersebut dengan benar dan tidak secara berlebihan ketika dilakukan karena efek yang ditimbulkan bisa berbeda.

Tips Mengangkat Kaki ke Tembok

Untuk mendapatkan manfaat dari gerakan ini dan tubuh merasakan dampaknya, perlu dilakukan dengan benar. Teknik yang benar harus dilakukan karena jika caranya salah maka bisa bisa menimbulkan sejumlah risiko yang berdampak pada kesehatan. Berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan.

  • Baringkan tubuh di atas matras atau lantai, posisikan pinggul hingga bahu sedekat mungkin dengan tembok.
  • Putar tubuh hingga kaki naik dan menempel ke tembok, jaga jarak bokong sedekat mungkin dengan tembok. 
  • Dalam posisi membentuk sudut 90 derajat, meluruskan kedua kaki dan pastikan kedua kaki berada dalam keadaan nyaman dan tidak tegang.
  • Sejajarkan bahu dengan pinggul, jangan lupa untuk menjaga supaya posisi punggung tetap netral hingga merasakan lekukan pada punggung bagian bawah dan belakang leher.
  • Lemaskan bahu dan jauhkan dari telinga, taruh kedua lengan agar menempel di lantai dengan posisi telapak tangan bebas menghadap ke atas maupun ke bawah.
  • Seimbangkan berat badan dari sisi ke sisi, lalu berbaring dengan rileks dan melakukan pernapasan dalam, setelah itu melepaskan ketegangan pada kaki dan pinggul.
  • Jika sudah selesai, tekuk kaki dengan cara mendekatkan lutut ke arah dada, kembalikan tubuh ke posisi semula dan mulai berdiri secara perlahan.

Kesalahan dalam Mengangkat Kaki

Terdapat beberapa kesalahan yang sering kali dilakukan oleh orang yang melakukan gerakan ini, jangan disepelekan karena kesalahan ini bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh. Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah menahan napas dalam waktu yang cukup lama, meskipun gerakan ini memang bisa menerapkan teknik pernapasan dalam.

Pernapasan dalam melakukan gerakan ini dilakukan secara sadar dan bisa meningkatkan efek relaksasi dari gerakan ini. Kesalahan kedua adalah sering asal mengangkat maupun menurunkan kaki dari tembok, kebiasaan ini meningkatkan risiko mengalami cedera. Ketika mengangkat dan menurunkan kaki dari tembok, lakukan secara perlahan dan pastikan tubuh tidak terpelintir.

Berlama Lama Mengangkat Kaki ke Tembok

Waktu yang lama disarankan untuk mengangkat kaki ini tidak lebih dari 20 menit, jika terlalu lama melakukan gerakan ini kemungkinan besar seseorang yang melakukannya akan merasa kesemutan pada tungkai dan kaki. Masalah ini bisa diatasi dengan menekuk lutut ke dada sebelum menyelesaikan gerakan ini.

Selain itu juga bisa dengan menggoyangkan kaki, tujuannya merangsang sirkulasi pada kaki selain itu jika merasakan sakit pada punggung ketika mengangkat kaki dan menempelkan ke tembok segera hentikan gerakan ini. Jika tak kunjung membaik segera konsultasikan ke dokter atau periksakan ke rumah sakit.

Untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari gerakan ini bisa diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga lain secara rutin. Meskipun tidak ada salahnya untuk memulai gerakan sederhana untuk bisa langsung dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *