Kulit & Kecantikan

Kulit Dehidrasi Berbeda dengan Kulit Kering

Saat kulit dehidrasi, ini berarti kulit Anda kekurangan air. Hal ini menyebabkan kulit menjadi kering, gatal, dan memiliki tampilan yang kusam. Warna kulit bahkan dapat terlihat belang, dan garis halus makin terlihat. Kulit dehidrasi sangat mengganggu, namun kondisi ini relatif mudah diatasi dengan perubahan gaya hidup yang tepat. Perawatan dimulai dari dalam untuk mengganti dan menjaga hidrasi sepanjang hari. Kulit dehidrasi akan terlihat kering, namun kondisi ini berbeda dengan memiliki jenis kulit kering. Dehidrasi parah dan kulit kering harus mendapatkan perawatan medis secepatnya.

Kulit dehidrasi dan kulit kering

Kulit dehidrasi sering dianggap sama dengan kulit kering. Faktanya, kedua kondisi tersebut sangat berbeda. Kulit dehidrasi kekurangan air, sementara kulit kering kekurangan minyak alami (juga dikenal dengan nama sebum). Selain itu, kulit kering merupakan sebuah jenis kulit, sementara dehidrasi dianggap sebagai sebuah kondisi. Jenis kulit diklasifikasikan dalam 4 kategori, yaitu kulit normal, kering, kombinasi, dan berminyak. Anda biasanya terlahir dengan 1 jenis kulit, namun hal ini akan berubah tergantung pada musim dan usia. Saat Anda memiliki kulit kering, kelenjar sebaceous Anda tidak memproduksi cukup minyak alami.

Kulit Anda umumnya membutuhkan bantuan hidrasi tambahan dari krim emollient untuk melindunginya dari hilangnya kelembapan. Kulit yang kering juga dapat disebabkan karena kondisi kesehatan medis tertentu, seperti hypothyroidism. Kondisi hormon tersebut tidak menyebabkan kulit dehidrasi. Tanda-tanda kulit kering di antaranya adalah kulit bersisik, kemerahan, dan iritasi. Kulit kering sering diasosiasikan dengan penyakit kulit seperti psoriasis, dan eksim.

Sementara itu, kulit dehidrasi berarti kulit kehilangan sejumlah air. Selain karena kurangnya minum air, hal ini dapat terjadi karena Anda sering buang air akibat konsumsi kafein dan diuretic. Kulit dehidrasi juga dapat terjadi akibat terlalu banyak berkeringat akibat berolahraga. Berbeda dengan kulit kering, kulit dehidrasi dapat menyebabkan gejala seperti gatal, kusam, kantung mata hitam, serta garis halus dan keriput yang tampak terlihat. Sementara itu, dehidrasi parah tidak hanya menyebabkan gejala pada kulit saja, tetapi juga dapat menyebabkan pusing, mulut kering, sakit kepala, tubuh lemah, dan air seni yang berwarna gelap. Dehidrasi juga dapat menyebabkan gangguan kegawatdaruratan dalam beberapa kasus. Hubungi dokter secepatnya apabila Anda memiliki gejala dehidrasi parah.

Perawatan

Berbeda dengan kulit kering, kulit dehidrasi dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Tetap terhidrasi merupakan langkah pertama yang perlu dilakukan, sehingga Anda perlu minum banyak air. Anda bisa memulai langkah ini dengan meminum 8 gelas air setiap harinya. Tergantung berat badan dan tingkat aktivitas yang Anda lakukan, Anda mungkin perlu minum lebih banyak dari jumlah tersebut. Tanyalah dokter seberapa banyak jumlah air yang perlu Anda minum setiap harinya.

Penting pula untuk tidak minum terlalu banyak air karena hal ini dapat menyebabkan hilangnya mineral. Makan sayuran dan buah yang mengandung banyak air juga dapat membantu meningkatkan asupan air Anda. Anda juga bisa merawat kulit dehidrasi dengan kurangi minum alkohol, kopi, dan sumber kafein lain; berhenti merokok; berolahraga dengan teratur; minum air saat Anda berolahraga (direkomendasikan minum setiap 20 menit berolahraga), mengganti cairan setelah Anda berolahraga; cukup tidur; dan makan makanan berbahan tanaman, seperti buah, sayuran, dan polong-polongan. Apabila Anda baru-baru ini menderita sakit, kulit dehidrasi dapat disebabkan karena kondisi tersebut. Pastikan Anda minum banyak air, minuman elektrolit, dan sup kaldu.

Kulit & Kecantikan

Berbagai Manfaat Yang Dimiliki Masker Yogurt

Popularitas yogurt dalam beberapa tahun terakhir cukup meningkat dan mulai masuk ke dalam rutinitas perawatan kulit, seperti masker. Masker yogurt mengandung asam laktat, asam alfa hidroksi, yang melarutkan sel kulit mati.

Pengelupasan lembut oleh yogurt tidak hanya membantu menciptakan cahaya alami dan mencegah berjerawat, tetapi juga berfungsi untuk mengurangi tampilan garis dan kerutan pada wajah.Ketika dioleskan ke kulit, masker wajah yogurt akan membantu melembabkan, melawan jerawat, mencegah penuaan dini, meringankan kulit terbakar, dan mengurangi perubahan warna pada kulit Anda.

Jika Anda ingin mencoba masker wajah yogurt di rumah, penting untuk memahami semua sifat dan resiko yang terlibat, serta bahan-bahan lain yang mungkin ingin Anda coba. Ketika Anda mencoba masker wajah yogurt, Anda dapat mencoba berbagai jenis yogurt dan bahan-bahan berdasarkan hasil yang ingin Anda capai.

Cara terbaik membuat masker yogurt adalah dengan menggunakan yogurt tawar tanpa rasa untuk masker wajah, tetapi tidak semua jenis sama. Yogurt susu sapi biasa mengandung lebih banyak kalsium daripada varietas lainnya. Yogurt Yunani, di sisi lain, memiliki tekstur lebih tebal karena tidak adanya jumlah whey yang dimiliki oleh jenis lainnya, sehingga lebih mudah diaplikasikan pada kulit.

Namun jika Anda memiliki alergi susu sapi, Anda dapat menggunakan yogurt nabati yang terbuat dari almond dan santan, serta yogurt susu kambing. Semua jenis masker wajah memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk meningkatkan tekstur kulit, warna kulit, dan keseimbangan kelembaban kulit Anda. Namun, manfaatnya bervariasi berdasarkan bahan yang Anda gunakan. Di bawah ini adalah beberapa manfaat yang diakui dari penggunaan masker wajah yogurt:

  • Menambah kelembaban

Tekstur lembut yogurt dianggap membantu mengunci kelembaban di kulit Anda.

  • Mencerahkan kulit

Penelitian menunjukkan bahwa masker yogurt berpotensi mencerahkan kulit Anda.

  • Manfaat pengencangan

Yogurt dipercaya dapat membantu meratakan warna kulit Anda dan juga mengencangkan kulit, menurut riset hal ini mungkin terjadi dengan bantuan probiotik yang terjadi secara alami.

  • Perlindungan sinar UV

Selain memiliki potensi untuk membantu mengembalikkan bintik-bintik penuaan yang disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari, yogurt juga membantu meminimalkan efek sinar ultraviolet (UV).

  • Peningkatan elastisitas pada kulit

Menurut penelitian, yogurt dapat mendukung peningkatan elastisitas kulit. Seiring bertambahnya usia, kulit Anda secara alami kehilangan kolagen, sejenis protein yang meningkatkan elastisitas. Masker yogurt dapat membantu mengembalikan elastisitas sekaligus meningkatkan penampilan kulit secara keseluruhan.

  • Mengurangi garis-garis halus dan kerutan

Peningkatan elastisitas juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi penampilan garis-garis halus dan kerutan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa probiotik dalam yogurt dapat membantu melindungi terhadap tanda-tanda penuaan.

  • Mengatasi jerawat

Probiotik juga dianggap membantu melawan bakteri P. acnes, penyebab utama lesi jerawat peradangan dan membantu mencegah jerawat.

  • Mengobati kondisi kulit radang lainnya

Efek anti-inflamasi yang sama yang ditemukan dalam probiotik dianggap membantu mengobati kondisi kulit inflamasi lainnya, termasuk rosacea, psoriasis, dan eksim.

Yogurt memiliki banyak manfaat, baik untuk tubuh secara keseluruhan dan juga untuk wajah Anda. Namun, jika Anda memiliki kulit terinfeksi atau bermasalah, Anda disarankan untuk memiliki persetujuan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan masker yogurt.