Kulit & Kecantikan

Awas! Hindari Cara Menghilangkan Bekas Luka Bakar Ini

Pernahkah Anda langsung menggunakan odol untuk mengatasi luka bakar yang Anda alami? Perlu diketahui, bahwa memakai odol adalah cara menghilangkan bekas luka bakar yang salah.

Beberapa bahan yang kerap dipercaya untuk mengatasi dan menghilangkan bekas luka bakar sejak lama sebenarnya justru tidak membantu penyembuhan dengan cepat dan baik, malah bisa saja memperburuk kondisi luka bakar

Cermat memilih obat luka bakar agar sehat

Bahan-bahan yang harus dihindari

Beberapa bahan berikut ini mungkin sering Anda dengar sebagai cara mengatasi luka bakar yang terbaik, namun sebenarnya perlu Anda hindari karena efeknya justru berlawanan. Bahkan, bisa jadi efeknya justru memperburuk luka bakar atau malah menimbulkan infeksi dan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Bahan-bahan yang perlu Anda hindari antara lain:

1. Mentega

Jangan pernah menggunakan mentega untuk luka bakar, apalagi untuk menghilangkan bekasnya. Tidak ada bukti yang mendukung efektivitas hal ini, malah justru bisa membuat luka bakar Anda memburuk.

Hal ini disebabkan mentega menyimpan panas dan kemungkinan membawa bakteri-bakteri berbahaya yang bisa menginfeksi kulit yang terbakar. Cukup gunakan mentega untuk makanan Anda dan jauhkan dari luka dan sebagainya.

2. Putih telur

Putih telur yang masih mentah bisa berisiko menyebabkan infeksi bakteri dan seharusnya tidak diaplikasikan ke luka bakar. Selain itu, telur juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

3. Odol

Satu “obat” luka bakar yang paling terkenal adalah odol, tapi hindari mengaplikasikannya ke luka bakar. Selain tanpa bukti, odol bisa mengiritasi luka bakar dan berisiko tinggi menyebabkan infeksi karena tidak steril.

4. Es

Es terlihat masuk akal sebagai cara menghilangkan bekas luka bakar dan juga mengatasinya, namun sebenarnya mengaplikasikan es dan juga air yang sangat dingin malah bisa mengiritasi area kulit yang terbakar dan juga bisa menimbulkan sensasi terbakar tambahan dari rasa dingin tersebut.

Komplikasi luka bakar

Luka bakar dengan derajat lebih tinggi bisa menimbulkan komplikasi bila tidak segera ditangani secara medis ataupun menggunakan bahan-bahan berbahaya di atas, seperti di antaranya:

1. Infeksi yang bisa muncul pada luka terbuka di mana bakteri dan patogen lainnya dapat masuk ke dalam tubuh. Biasanya infeksi bisa segera diatasi, namun juga bisa jadi lebih parah seperti sepsis atau infeksi yang masuk ke dalam aliran darah.

2. Dehidrasi yang disebabkan karena tubuh kehilangan cairan akibat adanya luka bakar.

3. Suhu tubuh yang terus menurun akibat kerusakan pada kulit karena terbakar sehingga tubuh akan sulit mengatur suhu. Risikonya bisa mengalami hipotermia, di mana suhu tubuh menurun hingga tingkat yang membahayakan.

4. Luka bakar dengan derajat tinggi bisa mencapai jaringan dan otot, sehingga menimbulkan kerusakan jangka panjang

5. Luka bakar akan meninggalkan bekas yang bisa jadi permanen dan tidak akan hilang selamanya, sehingga bisa merusak kepercayaan diri atau bahkan mental seseorang. Apalagi jika luka ini berada di area yang tidak mudah ditutupi seperti di bagian muka. 

Sangat penting untuk mengenali apakah luka bakar yang Anda alami bisa ditangani sendiri di rumah atau memerlukan penanganan medis segera. Untuk luka bakar yang disebabkan tersetrum listrik, sebaiknya segera dapatkan penanganan medis dan jangan sekali-kali diobati sendiri di rumah.

Kemudian, jangan gunakan bahan-bahan yang sembarangan sebagai cara menghilangkan bekas luka bakar karena bisa memperburuk kondisinya. Beberapa bahan alami lainnya bisa Anda gunakan secara aman untuk jenis luka bakar ringan atau derajat satu.