Cara Menjernihkan Mata Secara Alami Tanpa Obat Tetes Mata
Penyakit

Cara Menjernihkan Mata Secara Alami Tanpa Obat Tetes Mata

Mata adalah anggota tubuh pertama yang dilihat saat kita bertemu orang baru. Mata mempengaruhi kesan pertama seseorang. Mata yang cerah dan bersinar bisa menandakan seseorang yang bersemangat, optimis, dan prima. 

Sayangnya ada banyak faktor yang membuat mata kita terlihat kuyu, kemerahan, atau keruh. Misalnya, polusi udara atau paparan layar gadget. 

Berikut cara menjernihkan mata secara alami yang bisa Anda coba. 

  1. Kompres dengan kantong teh hijau

Mengompres dengan kantong teh sangat membantu menyegarkan mata, mengatasi mata lelah, dan mengurangi kantong mata yang terlihat bengkak.

Teh hijau juga mengandung senyawa  epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan sehingga membantu meningkatkan kesehatan sel kornea. 

Cara menggunakannya adalah dengan mengompres mata menggunakan kantong teh yang telah direndam air. Setelah itu letakkan kantong teh hijau di kelopak mata selama 10 menit. 

Memasukkan air rendaman ke dalam kulkas selama 15 menit sebelum mengompres mata akan lebih baik karena akan menambahkan sensasi dingin dan segar pada mata.

  1. Meningkatkan asupan asam lemak 

Penelitian membuktikan bahwa asam lemak omega-3 dan 6 efektif untuk mengobati sindrom mata kering dan membuat penglihatan Anda kembali jernih. Beberapa pilihan makanan yang direkomendasikan antara lain:

  • Ikan salmon
  • Ikan kembung
  • Ikan sarden
  • Biji rami
  • Biji chia
  • Kacang kenari

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen omega-3 tambahan setiap hari.

  1. Mentimun

Mentimun memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat, serta vitamin C yang berguna menenangkan kulit dan mengatasi mata lelah. 

Potong dua irisan mentimun dengan ketebalan sekitar setengah inci (1,3 cm), lalu letakkan kedua irisan mentimun pada kedua mata Anda selama 15 menit. Ini adalah cara menjernihkan mata paling mudah yang bisa Anda lakukan.

  1. Tidur cukup dan berkualitas

Kurang tidur membuat mata lelah sehingga mengurangi sinar mata. Usahakan tidur 7 – 9 jam setiap malam. Jika Anda mengalami sulit tidur, hindari bermain gadget sebelum tidur dan letakkan perangkat elektronik jauh dari jangkauan Anda. 

Anda juga bisa menyesuaikan kamar Anda agar lebih aman dan mengenakan penutup mata agar tidur lebih nyenyak.

  1. Gunakan kacamata

Paparan sinar ultraviolet (UV) matahari meningkatkan risiko kulit mata terbakar dan mempengaruhi kornea. Anda bisa mencegahnya dengan memakai kacamata hitam dengan pelindung UV saat beraktivitas di luar saat siang hari.

  1. Minum banyak air

Hampir tiga perempat bagian mata terdiri dari air. Kekurangan cairan tubuh menyebabkan mata kering, lelah, dan keruh. 

Minumlah 8 gelas atau setara dengan 2 liter air setiap hari untuk memberikan kelembaban yang baik bagi mata. Jumlah ini bisa ditingkatkan jika cuaca sedang panas atau tingkat aktivitas Anda tinggi.

  1. Mengistirahatkan mata

Jika aktivitas Anda membutuhkan konsentrasi visual, seperti membaca atau melihat layar komputer, jangan lupa mengistirahatkan mata setiap 20 menit sekali. Memfokuskan penglihatan pada satu area akan menyebabkan mata kering, lelah, dan iritasi. 

Untuk mengistirahatkan mata, coba tutup mata Anda selama beberapa menit atau berkedip cepat selama beberapa detik untuk menyebarkan air mata alami ke seluruh permukaan mata.

  1. Gunakan kompres dingin

Jika mata Anda bengkak, coba gunakan kompres dingin. Menempatkan kain yang telah dibasahi dengan air dingin atau es batu yang dibalut kain selama 10 menit membantu menenangkan mata dan meredakan peradangan.

Catatan

Untuk mendapat mata yang putih dan bersinar dalam jangka lama, cara menjernihkan mata yang paling baik adalah dengan mengatur pola makan. 

Selain minum air yang cukup, perbanyaklah memakan makanan yang kaya vitamin A, C, dan E, serta mengurangi kafein. Beberapa makanan yang telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan mata adalah almond, dan kunyit.

Jangan Diremehkan, Ini Penyebab Mata Sakit Saat Berkedip
Penyakit

Jangan Diremehkan, Ini Penyebab Mata Sakit Saat Berkedip

Pernahkah Anda merasakan mata sakit saat berkedip? Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Faktor penyebab ini bisa serius, bisa juga tidak.

Sayangnya, banyak orang lebih sering meremehkan penyebab mata sakit saat berkedip. Padahal, bila tidak ditangani dengan benar, hal ini bisa menimbulkan efek negatif jangka panjang pada mata. 

Hal yang menyebabkan mata sakit saat berkedip

Memahami penyebab mata sakit saat berkedip sebenarnya cukup penting. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa mengetahui cara untuk mengobati serta mencegah kondisi ini terulang kembali di kemudian hari.

Berikut ini beberapa faktor yang bisa menimbulkan rasa sakit ketika berkedip:

  • Alergi

Setiap orang bisa mengalami alergi apa saja. Efek dari alergi pun bisa timbul di berbagai area tubuh, termasuk pada mata. 

Alergi terhadap zat seperti serbuk sari atau spora jamur dapat menyebabkan radang konjungtiva. Radang ini disebut juga dengan alergi konjungtivitis.

Bila hal ini terjadi, maka bukan hanya sakit ketika berkedip, mata Anda juga akan memerah, gatal, dan berair. 

  • Blepharitis

Blepharitis merupakan kondisi yang ditandai dengan peradangan pada tepi kelopak mata, baik kelopak mata bagian atas maupun bagian bawah. Peradangan ini akan membuat tepi kelopak mata Anda terasa perih dan nyeri saat berkedip.

Ada beberapa hal yang bisa membuat seseorang mengalami Blepharitis. Beberapa di antaranya adalah infeksi bakteri serta kondisi kelenjar mata yang tersumbat.

Tidak hanya itu, masalah kulit juga bisa memicu hal ini. Contohnya seperti dermatitis seboroik, yaitu gangguan kulit yang menyebabkan kulit bersisik dan berwarna kemerahan.

  • Mata kering

Anda mungkin tidak menyangka bahwa rasa nyeri ketika berkedip juga bisa disebabkan oleh kondisi mata yang kering. Pada dasarnya, mata akan berusaha untuk memproduksi lebih banyak cairan lewat air mata.

Hal ini dilakukan supaya Anda tetap bisa berkedip, bergerak, dan melihat dengan nyaman. Apabila cairan ini tidak berhasil diproduksi dalam jumlah yang cukup, mata Anda rentan mengalami kekeringan. 

Saat mata Anda menjadi kering, Anda akan merasakan berbagai gejala mata kering. Salah satunya adalah rasa nyeri ketika berkedip.

  • Glaukoma

Glaukoma terjadi ketika mata Anda mengalami tekanan yang cukup tinggi, melebihi tekanan mata normal. Mata sakit saat berkedip bisa menjadi salah satu gejala dari kondisi ini.

Saat seseorang terserang glaukoma, ia akan mengalami penumpukan cairan di mata. Biasanya, kondisi ini jarang menimbulkan gejala. 

Gejala rasa sakit ketika berkedip bisa saja menjadi pertanda bahwa glaukoma yang dialami sudah cukup parah dan menjadi masalah darurat. Bila hal ini terjadi, Anda harus segera mendapatkan pertolongan medis. 

  • Sinusitis

Sinusitis adalah kondisi peradangan pada selaput lendir. Tidak banyak orang yang tahu bahwa rasa nyeri ketika berkedip bisa juga disebabkan oleh sinusitis.

Sinus merupakan rongga kecil di antara hidung dan mata. Saat sinus meradang, Anda akan mengalami sinusitis. Biasanya hal ini disebabkan oleh infeksi virus.

Ketika Anda terserang sinusitis, berbagai gejala bisa Anda rasakan. Salah satunya adalah mata sakit saat berkedip.

  • Keratitis

Keratitis adalah infeksi yang terjadi pada kornea. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Salah satu gejala dari keratitis adalah nyeri ketika berkedip, serta mata berair. Selain itu, Anda mungkin akan merasakan seolah-olah ada pasir di mata Anda. 

Itulah beberapa faktor yang bisa menyebabkan mata sakit saat berkedip. Bila kondisi ini terus Anda alami dan tak kunjung membaik, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter mata Anda.