polycrol
Uncategorized

Mengenal Komposisi Polycrol, Obat Ampuh Atasi Gangguan Lambung

Ada berbagai penyakit lambung yang bisa terjadi karena Anda menderita gangguan lambung. Ketika gangguan lambung terjadi, Anda bisa mencoba menggunakan obat Polycrol untuk mengatasinya.

Obat ini merupakan obat yang hadir dalam bentuk cair. Penggunaanya dilakukan ketika Anda mengalami kadar asam lambung berlebih yang menyebabkan gangguan pada lambung. 

Apa saja komposisi obat Polycrol?

Sebagai obat yang mengatasi masalah lambung, obat ini dilengkapi dengan beberapa komposisi utama. Komposisi tersebut terdiri atas:

  • Alumunium Hidroksida

Dalam obat ini, terdapat 300 mg kandungan aluminium hidroksida. Kandungan ini merupakan antasida yang secara khusus bisa dipakai untuk mengobati mulas, sakit perut, asam lambung, atau gangguan pencernaan asam.

Perlu diperhatikan, penderita kondisi ginjal tertentu harus berhati-hati ketika mengonsumsi obat dengan kandungan aluminium hidroksida. Karena, kandungan ini mungkin bisa menimbulkan efek samping berbahaya pada ginjal.

Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat pencernaan lain, seperti antacid, ketika sedang mengonsumsi obat yang mengandung aluminium hidroksida.

  • Magnesium Hidroksida

Ada juga kandungan magnesium hidroksida di dalam obat Polycrol. Kandungan magnesium hidroksida ini digunakan sebanyak 100 mg. 

Serupa dengan aluminium hidroksida, magnesium hidroksida memiliki kemampuan untuk mengurangi asam lambung. Selain itu, kandungan ini juga mampu meningkatkan kadar air di usus, sehingga dapat meningkatkan buang air besar.

Seringkali, magnesium hidroksida juga dipakai sebagai obat pencahar. Ketika akan mengonsumsi obat yang mengandung kandungan ini, sebaiknya pastikan Anda tidak mengalami sakit perut, mual, atau muntah-muntah.

  • Simetikon

Komposisi ketiga yang ada pada obat ini adalah simetikon, sebanyak 25 mg. Kandungan simetikon umumnya dipakai untuk meredakan tekanan yang menimbulkan rasa sakit pada perut.

Biasanya, tekanan rasa sakit ini disebabkan oleh penumpukan gas yang berlebih di usus atau di perut. 

Simetikon bisa digunakan sebagai kandungan dalam obat untuk bayi, anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Tapi, obat ini tidak dianjurkan bagi Anda yang sedang berada di tengah masa kehamilan atau menyusui.

Mengenal kondisi gangguan lambung

Gangguan lambung terjadi apabila organ lambung Anda tidak berfungsi dengan semestinya. Salah satu penyakit yang umum terjadi akibat gangguan lambung adalah gastritis atau iritasi lambung.

Penting bagi Anda untuk mengetahui apakah Anda mengalami gastritis atau tidak. Karena, begitu merasakan adanya gejala gastritis, Anda bisa tahu kapan waktunya untuk mengonsumsi obat Polycrol. 

Umumnya, gejala yang akan dialami ketika Anda terserang gastritis adalah: 

  • Mual dan muntah
  • Perut bagian atas terasa penuh, terutama setelah makan
  • Gangguan pencernaan

Gejala-gejala ini tidak selalu mudah dideteksi bagi setiap orang yang menderita gastritis. Bisa saja, gejala baru benar-benar dirasakan ketika kondisi sudah parah. 

Apabila Anda menderita gastritis erosif, maka Anda mungkin akan mengalami gejala yang berbeda, berupa:

  • Tinja yang lembek dan hitam
  • Muntah darah

Secara umum, gastritis terjadi akibat melemahnya lapisan perut. Hal ini akan menyebabkan rusaknya cairan pencernaan. Selain itu, gastritis juga bisa terjadi akibat infeksi saluran pencernaan.

Ini merupakan kondisi infeksi bakteri yang menjadi penyebab paling utama dari penyakit gastritis. Kondisi ini juga merupakan gangguan lambung, sehingga Anda bisa mengandalkan pengobatan menggunakan Polycrol.

Begitu mengalami tanda-tanda dari gejala gangguan lambung, segera gunakan Polycrol untuk mengatasinya. Jangan tunggu sampai kondisi Anda sudah semakin parah, agar tidak menimbulkan komplikasi serius.