morinaga chil kid
Uncategorized

Fakta Seputar Mengkonsumsi Susu Morinaga Chil Kid

Jika Anda sedang mencari produk susu untuk anak yang masih balita, Anda mungkin bisa mencoba menggunakan susu dari Morinaga Chil Kid. Susu ini secara khusus diberikan untuk anak usia 1-3 tahun, dan dilengkapi dengan beragam nutrisi.

Memberikan susu pada anak adalah keputusan yang tepat, karena susu memiliki banyak sekali nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Sama seperti susu lainnya, susu dari Morinaga juga sangat kaya akan vitamin dan mineral.

Kelebihan susu Morinaga Chil Kid

Ada beberapa faktor yang membuat susu Morinaga unik, membuat susu ini berbeda dengan susu lain pada umumnya. Susu ini memiliki kelebihan berupa:

  • Brain care

Susu Morinaga dipercaya memiliki salah satu keunggulan berupa komposisi untuk mendukung perawatan otak. Di dalam susu ini, terdapat kandungan kolin, zat besi, DHA, dan asam linoleat yang semuanya berkontribusi dalam memelihara kesehatan otak.

  • Body defense

Fungsi body defense dari susu Morinaga Chil Kid mampu memberikan perlindungan ganda untuk tubuh anak Anda. Terdapat komposisi bahan lactoferin yang membunuh sel kuman dalam tubuh anak, serta kandungan laktulosa yang bermanfaat untuk saluran pencernaan.

Kedua kelebihan di atas adalah keunikan dari susu Morinaga. Apabila Anda memberikan susu ini pada anak Anda, maka kesehatan otak serta daya tahan tubuh anak akan lebih terjaga.

Nutrisi umum pada susu

Selain kandungan-kandungan yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda perlu tahu bahwa setiap susu pada dasarnya memiliki kandungan nutrisi alami. Kandungan nutrisi ini juga akan didapatkan oleh anak ketika anak rutin mengonsumsi susu.

  • Kalsium

Anda tentu tahu bahwa susu adalah sumber kalsium yang utama. Kalsium diperlukan oleh setiap orang, baik orang dewasa maupun anak-anak, guna menjaga kesehatan serta kekuatan tulang.

Di masa tumbuh dan berkembang, anak memerlukan asupan kalsium yang memadai. Dengan begitu, pertumbuhan tulang anak tidak akan terhambat.

  • Protein

Susu umumnya juga memiliki kandungan protein alami di dalamnya. Protein ini mengandung sembilan jenis asam amino yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Terdapat 82 persen protein yang ada pada susu. Dengan memberikan susu pada anak, Anda bisa memastikan anak mendapatkan asupan protein yang memadai.

  • Kolin

Susu Morinaga Chil Kid juga mengandung kolin. Kandungan kolin ini berfungsi untuk memberikan nutrisi bagi pergerakan otot, suasana hati, serta memori.

Apabila kolin dalam tubuh rendah, maka akan menimbulkan masalah berupa kerusakan otot dan penyakit hati.

  • Vitamin D

Vitamin D adalah vitamin yang cukup sulit ditemukan secara alami pada makanan lain. Tapi, Anda bisa memastikan anak mendapatkan asupan vitamin D yang cukup dari mengonsumsi susu.

Vitamin D diperlukan oleh tubuh untuk menyerap kalsium. Jadi, vitamin D yang memadai juga akan memaksimalkan penyerapan kalsium, sehingga kesehatan tulang anak menjadi lebih terjaga.

Ada banyak nutrisi yang bisa Anda berikan pada anak melalui produk susu seperti susu Morinaga. Anda bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai nutrisi dalam susu ini melalui informasi nilai gizi yang ada pada kemasan produk.

Pastikan Anda selalu memperhatikan komposisi produk susu sebelum memberikannya pada anak. Karena, beberapa anak bisa saja memiliki alergi terhadap kandungan tertentu yang ada pada susu.

Anda bisa memberikan Morinaga Chil Kid apabila anak Anda berada dalam rentang usia 1-3 tahun. Susu ini bisa Anda dapatkan secara bebas baik online maupun offline.

Sumber:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/296564#health_benefits
https://www.verywellfit.com/milk-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4117877
Hidup Sehat

Sorbitol: Definisi, Keamanan, dan Manfaatnya untuk Tubuh

Bukan hanya gula pasir yang dimanfaatkan sebagai pemanis alami, tapi ada pula gula alkohol yang dijadikan sebagai alternatif pengganti gula pasir. Salah satunya adalah sorbitol. Sorbitol adalah pemanis buatan yang banyak ditemui dalam produk permen bebas gula dan obat batuk sirup.

Ada yang menyatakan bahwa sorbitol lebih sehat dibandingkan gula pasir, karena mengandung kalori yang lebih sedikit dan lambat dicerna oleh tubuh. Benarkah begitu?

Mengenal sorbitol.

Sorbitol sebenarnya adalah bagian dari karbohidrat yang disebut gula alkohol atau poliol. Senyawa ini larut dalam air dan secara alami terdapat di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Sorbitol juga diproduksi secara komersial untuk digunakan dalam makanan dan minuman kemasan. Fungsinya untuk memberikan rasa manis, tekstur, dan menjaga kelembaban makanan.

Apakah sorbitol aman dikonsumsi?

Keamanan sorbitol telah ditinjau dan dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan di seluruh dunia. Ini termasuk WHO, FDA, Uni Eropa, serta negara Australia, Kanada, dan Jepang. Meskipun keamanan sorbitol dan gula alkohol lainnya telah diakui oleh dunia, sebagian gula alkohol dapat mengganggu pencernaan, termasuk perut bergas, kembung, dan diare. Ini terjadi apabila gula alkohol tersebut dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Oleh sebab itu, produk makanan yang mengandung gula alkohol berupa sorbitol atau manitol harus mencantumkan peringatan pada label kemasannya terkait potensi efek pencaharnya ini.

Manfaat sorbitol untuk tubuh.

Sorbitol dianggap lebih baik dibandingkan gula pasir disebabkan rasanya yang tidak begitu manis atau lebih rendah kalori. Rasa manisnya hanya sekitar 60%, sedangkan kalorinya 35% lebih sedikit dibandingkan gula pasir per gramnya. Kalori dalam sorbitol sebesar 2,6 Kalori, sedangkan gula pasir 4 Kalori per gramnya.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 1920-an, efek positif gula alkohol dikenal untuk kesehatan mulut dan mengontrol kadar gula darah.

Kesehatan mulut.

Sorbitol bermanfaat untuk kesehatan mulut, karena bersifat nonkariogenik. Artinya, gula alkohol tidak berkontribusi pada pembentukan rongga atau gigi  berlubang. Kegiatan mengunyah makanan juga melindungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang dengan cara melancarkan aliran air liur. Meningkatnya sekresi air liur dan sifat nonkariogenik inilah yang menjadikan gula alkohol (sorbitol dan xylitol) digunakan dalam permen karet bebas gula.

Mengontrol kadar gula darah.

Sama seperti gula alkohol lainnya, kecuali erythritol, sorbitol mengandung kalori dalam bentuk karbohidrat. Perlahan-lahan, sorbitol diserap dari usus kecil Anda, tapi tidak semuanya. Sorbitol yang tersisa diteruskan ke usus besar, yang akan dimetabolisme dan menghasilkan kalori lebih sedikit. Karena itu, konsumsi sorbitol dibandingkan dengan gula pasir dalam jumlah yang sama dapat mengurangi sekresi insulin, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah.

Berapakah asupan yang direkomendasikan per harinya?

Sebenarnya, tidak ada rekomendasi yang formal untuk asupan sorbitol setiap harinya. Proses fermentasi sorbitol di dalam usus besar inilah yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, termasuk perut kembung, bergas, dan diare.

Namun, efek ini bisa bervariasi pada setiap orang. Oleh karena itu, FDA memerlukan pernyataan label terkait potensi efek pencahar untuk makanan yang memungkinkan seseorang mengonsumsi 50 gram sorbitol dalam sehari.

Jika saat ini Anda sedang menjalani diet rendah oligosakarida difermentasi, disakarida, monosakarida, dan poliol (FODMAP), maka sumber makanan yang mengandung sorbitol harus dipantau. Hal ini dikarenakan sorbitol merupakan sejenis poliol.

Sumber makanan sorbitol.

Secara alami, gula alkohol diproduksi di berbagai tanaman sebagai hasil fotosintesis. Sorbitol pun ditemukan secara alami dalam buah beri, seperti blackberry, rasberi, dan stroberi, serta buah-buahan lainnya, seperti aprikot, alpukat, apel, ceri, persik, dan plum.

Selain dari makanan utuh, sorbitol diproduksi juga secara komersial untuk membantu mengurangi asupan kalori dari gula pasir. Misalnya, dalam makanan yang dipanggang, cokelat, makanan penutup, permen keras, permen karet bebas gula, dan snack bar.