Kesehatan Wanita

Efek Samping Konsumsi Merk Pil KB yang Beredar

Tidak semua merk pil KB yang dijual di pasaran aman dan bebas dari efek samping dan risiko. Efek samping ini bisa mulai ringan hingga berat tergantung dari bagaimana cara Anda mengonsumsinya dan juga kandungan di dalamnya. 

Merk pil KB yang tepat mampu mencegah kehamilan dan menjaga kesehatan

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda mungkin bisa mengecek isi bahan pil KB sebelum membeli dan menggunakannya. Lalu, efek samping apa yang bisa timbul setelah mengonsumsi pil KB?

Apa itu Pil KB?

Pil KB adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan. Anda bisa menggunakannya baik secara darurat maupun sudah sesuai dosis anjuran dokter.

Pil KB biasanya mengandung beberapa jenis hormon, contohnya seperti Levonorgestrel. Biasanya obat-obatan ini dijual bebas tanpa memerlukan resep dokter untuk membelinya.

Selain Levonorgestrel, terdapat juga hormon lainnya seperti cyproterone dan ethinyl estradiol yang tentunya memiliki manfaat tersendiri masing-masing. Kandungan ini juga disinyalir aman untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Cara bekerja obat ini mulai selama 120 jam setelah melakukan hubungan seksual yang tidak menggunakan pengaman seperti misalnya kondom. Di beberapa negara termasuk Indonesia, hanya pria dan wanita yang berusia 17 tahun ke atas yang boleh mengonsumsi obat ini. 

Efek samping dan risiko konsumsi pil KB

Beberapa merk pil KB bisa menimbulkan efek samping setelah dikonsumsi. Kenali apa saja efek sampingnya seperti berikut ini:

  • Nyeri dan kram perut
  • Payudara terasa nyeri
  • Sakit kepala
  • Kelelahan¬†
  • Pusing
  • Mulas dan muntah
  • Pendarahan menstruasi yang banyak
  • Spotting
  • Perubahan siklus haid

Pil KB membantu untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, terutama setelah berhubungan seksual yang tidak aman. Namun obat-obatan ini tidak dapat melindungi Anda dari penyakit menular seksual.

Tetap gunakan kondom untuk menghindarkan Anda dari penyakit menular seksual dan juga jaga kesehatan serta kebersihan organ reproduksi.

Hindari konsumsi pil KB pada kondisi ini

TIdak semua orang bisa mengonsumsi pil KB, oleh karena itu sebaiknya Anda segera minum obat tersebut kecuali pada kondisi berikut ini:

Anda memiliki alergi pada satu atau lebih bahan-bahan di dalam pil KB

Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa menurunkan keefektivitasan pil KB

Jika Anda tergolong kegemukan atau obesitas, ada indikasi 

Selain itu, perhatikan jenis pil KB yang Anda konsumsi. Tidak semua pil KB bisa dikonsumsi secara rutin harian, terutama jika pil KB yang tergolong obat darurat.

Mencegah efek samping pil KB

Untuk mengurangi sekaligus mencegah efek samping dapat timbul, beberapa ahli merekomendasikan Anda bahwa sebaiknya konsumsi pil KB dalam keadaan perut penuh dan kenyang. Sehingga tubuh tidak akan mengalami efek samping seperti pusing.

Jika Anda mengalami kelelahan, Anda bisa mengatasinya dengan beristirahat dan luangkan waktu untuk sedikit bersantai. Temukan beberapa kegiatan menyenangkan atau Anda bisa meneruskan hobi yang tertunda.

Apabila Anda mengalami gejala alergi, segera minum obat anti alergi. Jangan abaikan atau biarkan jika gejala efek samping yang Anda alami sudah terlalu parah, segera bawa ke dokter untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Jangan lupa konsultasikan selalu dengan dokter Anda untuk mendapatkan merk pil KB terbaik yang cocok dengan Anda. Apabila Anda mengalami perubahan di siklus haid, tetap konsultasikan pada dokter.