Obat

Cara Mudah Mengobati Penebalan Kulit dan Kapalan

Siapa yang tidak kesal kalau kulitnya kapalan? Selain mengganggu penampilan, penebalan kulit ini juga bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Banyak yang menganggap penebalan kulit ini tidak perlu diobati. Memang, penyakit ini bukan lah kondisi gawat yang mengancam nyama, tetapi masalah ini juga bisa sembuh dengan sendirinya.

Penyebab dari penebalan kulit itu sendiri biasanya terjadi karena gesekan dan tekanan yang terjadi berulang-ulang di area yang sama. Hal yang bisa memicu timbulnya penebalan kulit meliputi:

  • Kebiasaan memakai sepatu yang tidak sesuai ukuran, baik terlalu sempit atau kebesaran
  • Tidak memakai alas kaki ketika berjalan atau lari
  • Tidak memakai kaus kaki saat mengenakan sepatu, atau memakai kaus kaki yang tidak sesuai dengan ukuran kaki
  • Melakukan kegiatan tertentu secara berulang-ulang, contohnya menulis, bermain alat musik atau bersepeda.
  • Memiliki kelainan bentuk kaki, seperti bunion (benjolan tulang yang abnormal pada jempol kaki), hammertoe (kondisi tulang bengkok di ruas jari kaki sehingga membuat jari tersebut berbentuk seperti cakar), osteofit (tulang yang tumbuh di sekitar persendian).
  • Faktor usia, jaringan lemak pada kulit semakin berkurang seiring bertambahnya usia sehingga penebalan kulit akan lebih mudah terbentuk.

Penebalan kulit bisa terjadi di bagian tubuh manapu, tapi umumnya terbentuk pada bagian yang sering berjadi gesekan atau mengalami tekanan. Telapak kaki, siku, dan telapak tangan adalah area yang sering mengalami penebalan kulit.

Cara mengobati penebalan kulit (kapalan)

Dalam kondisi sehat, kapalan sebetulnya bisa disembuhkan dengan mengubah gaya hidup. Mulai dari memakai sepatu sesuai dengan ukuran kaki serta selalu mengenakan pelindung kaki maupun tangan. Anda juga bisa mengoleskan krim untuk melembapkan kulit sekaligus mencegah kembalinya penebalan kulit.

Meskipun demikian, bagi yang mengidap kondisi kesehatan lain, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Misalnya, orang yang mengidap diabetes dan memilliki kulit yang sangat sensitif. Selain itu, Anda juga perlu mewaspadai kapalan yang terlihat kemerahan atau terasa sangat sakit. Tanda-tanda ini bisa mengindikasi adanya infeksi dan harus ditangangi oleh dokter. Biasanya, dokter akan mengikir lapisan penebalan kulit tersebut kemudian memasang plester yang mangandung 40% asam salisilat.