Sehat Mana, Brown Rice atau White Rice?

Brown Rice

Sebagai negara agraris, masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan utama. Bahkan muncul istilah ‘jika tak makan nasi artinya belum makan apa-apa’. 

Nasi putih lebih populer bagi masyarakat Indonesia dibandingkan brown rice karena harganya yang lebih terjangkau. Padahal, kandungan nutrisi dan serat dari brown rice lebih tinggi. 

Brown rice juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes untuk mengontrol kadar gulanya. 

Apakah brown rice lebih sehat?

Umumnya beras coklat dan beras putih berasal dari biji-bijian yang sama. Hanya saja, di dalam beras coklat masih menempel gabah berupa dedak yang mengandung serat, germ yang mengandung lemak sehat, serta endosperma yang mengandung karbohidrat. 

Sedangkan pada beras putih, lapisan gabah sudah dibersihkan sehingga nutrisi di dalam beras putih berkurang. Hal ini lah yang membuat beras coklat dianggap lebih bergizi dan sehat dibandingkan beras putih. 

Dibandingkan beras putih, beras coklat memiliki mineral, serat, dan juga vitamin yang tinggi. Dalam 100 gram nasi coklat yang sudah dimasak terdapat 1,8 gram serat, sedangkan pada 100 gram nasi putih hanya terdapat 0,4 gram serat. 

Berikut perbandingan nutrisi antara beras coklat dan juga beras putih yang wajib kamu ketahui:

Kandungan Brown riceBeras putih
Tiamin6%1%
Niasin8%2%
Vitamin B67%5%
Mangan45%24%
Magnesium11%3%
Fosfor8%4%
Besi2%1%
Seng4%3%

Manfaat brown rice

Berikut ini manfaat brown rice yang bagus untuk kesehatan yang wajib kita ketahui.

  • Mengontrol kadar gula 

Brown rice cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang rendah dan mampu mengontrol kadar gula darah dengan baik. 

Beras coklat memiliki angka indeks glikemik sebesar 50 lebih rendah dibandingkan beras putih sebesar 72. 

  • Menurunkan berat badan

Beras coklat juga efektif membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena beras coklat memiliki kandungan serat tinggi sehingga membuat perut kenyang lebih lama. Berdasarkan studi, beras coklat juga efektif mengurangi lemak pada tubuh dibandingkan beras putih. 

  • Menyehatkan jantung

Kandungan serat yang tinggi pada beras coklat mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan juga kanker. 

Beras coklat juga memiliki kandungan magnesium yang tinggi yang berkhasiat menjaga kesehatan jantung. 

Selain itu, senyawa lignan yang terkandung pada beras merah juga efektif menurunkan risiko penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah serta kolesterol. 

  • Bebas gluten

Beras coklat bebas dari gluten, sehingga cocok dikonsumsi untuk seseorang yang kesulitan untuk mencerna makanan yang mengandung gluten, seperti nasi putih, roti, hingga pasta. 

Beras coklat juga cocok diberikan untuk penderita autoimun yang harus menerapkan hidup sehat tanpa gluten. 

Bolehkah tetap mengonsumsi nasi putih?

Meskipun brown rice memiliki kandungan serat yang lebih tinggi, kita masih tetap bisa mengonsumsi nasi putih kok, terutama untuk para atlet.

Nasi putih memiliki peran yang sangat penting untuk atlet sebagai bahan bakar saat latihan atau melakukan pertandingan. 

Saat berlatih atau bertanding, atlet membutuhkan nasi putih karena lebih mudah dicerna oleh tubuh, sehingga energi bisa terserap dengan cepat. Selain itu, mengonsumsi nasi putih pada atlet juga bisa mencegah terjadinya pendarahan pada saluran pencernaan. 

Nasi putih bermanfaat untuk seseorang yang memerlukan kalori tinggi untuk aktivitas sehari-hari, misalnya seseorang yang bekerja di lapangan atau buruh kasar. 

Jadi, penggunaan brown rice maupun nasi putih disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, terutama untuk menunjang aktivitasnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *