Trikotilomania 

Trikotilomania merupakan gangguan mental yang membuat seseorang ingin menarik rambut baik di bagian kepala, alis mata, maupun bagian lain pada tubuh mereka. Trikotilomania merupakan perilaku yang terjadi secara berulang dan sulit untuk dihentikan. Salah satu penyebab seseorang mengalami trikotilomania adalah stres.
Trikotilomania bisa terjadi pada remaja, namun lebih umum terjadi pada orang dewasa, namun lebih banyak terjadi pada wanita. Trikotilomania juga bisa memicu rasa kurang percaya diri pada manusia, karena mereka terus menarik rambut sehingga bisa menimbulkan kebotakan di satu sisi.

Kebiasaan menarik rambut bisa dialami baik ketika manusia sadar maupun tidak sadar. Ketika menarik rambut, penderita bisa merasa senang, karena hal tersebut merupakan cara untuk mengatasi emosi negatif seperti merasa sedih.

Tanda dan Gejala

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi kelima (DSM-5) yang menjadi panduan untuk Asosiasi Psikiater Amerika (American Psychiatrist Association), seseorang yang mengalami trikotilomania menunjukkan perilaku yang berfokus pada tubuh dengan menarik rambutnya, dan hal tersebut terjadi secara berulang, meskipun adanya usaha untuk mencegah kebiasaan seperti ini.
Perilaku yang dialami manusia bisa terjadi baik ketika mereka merasa senang maupun sedih. Kriteria-kriteria trikotilomania adalah sebagai berikut:

  • Menarik rambut secara terus menerus sehingga membuat rambut rontok.
  • Mencoba untuk menghentikan kebiasaan yang dialami, bahkan secara terus menerus.
  • Penarikan rambut yang dilakukan memicu gangguan pada aspek kehidupan individu.
  • Seseorang yang mengalami kondisi medis berupa kondisi dermatologis.
  • Penarikan rambut yang menjadi kebiasaan seseorang yang mengalami gangguan mental (body dysmorphic disorder).

Penyebab
Tidak ada penyebab yang jelas seseorang bisa mengalami trikotilomania. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang mungkin dapat membuat seseorang mengalami trikotilomania:

  • Riwayat keluarga, bisa saja ada anggota keluarga yang mengalami hal yang sama.
  • Usia, seseorang bisa mengalami trikotilomania ketika usianya di antara 10 hingga 13 tahun.
  • Tekanan, banyaknya pikiran bisa membuat seseorang mengalami trikotilomania sebagai cara untuk mengurangi masalah tersebut.
  • Hormon, bisa mengalami perubahan saat pubertas.
  • Jalur otak, salah satu penyebab dimana hal tersebut memicu ketidaknormalan ketika mengatur emosi, pergerakan, pembentukan kebiasaan, dan kontrol impuls.
  • Zat-zat kimia, ketidakseimbangan pada zat-zat tersebut bisa terjadi.

Diagnosis

Jika Anda mengalami trikotilomania, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat melakukan diagnosis dengan cara berikut:

  • Evaluasi

Cara tersebut dilakukan dengan memeriksa kondisi rambut dan kondisi medis lainnya.

  • Wawancara

Cara ini dilakukan untuk mengetahui jika individu mengalami gangguan dalam kontrol impuls.

Pengobatan
Jika Anda ingin mengobati trikotilomania, maka pengobatan yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Medikasi

Contoh obat yang dapat Anda gunakan adalah obat antidepresan.

  • Terapi

Terapi yang dapat dilakukan adalah terapi kognitif, terapi penerimaan dan komitmen, dan pelatihan pembalikan kebiasaan (habit reversal training).

Pencegahan
Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah trikotilomania:

  • Mengurangi stres seperti yoga.
  • Mengurangi kebiasaan menarik rambut.
  • Memotong rambut.
  • Memakai topi.

Berkonsultasi Dengan Dokter
Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter, Anda sebaiknya persiapkan diri dengan beberapa hal berikut:

  • Mencatat riwayat medis Anda atau keluarga.
  • Mencatat gejala yang Anda alami.
  • Mencatat obat-obat yang Anda konsumsi.

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter akan menanyakan kepada Anda seperti:

  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan?
  • Apakah kebiasaannya menghilang atau terus terjadi?

Kesimpulan
Meskipun trikotilomania bukan merupakan gangguan yang serius, Anda sebaiknya hilangkan kebiasaan seperti ini dengan menerapkan beberapa cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat tanyakan ke dokter mengenai trikotilomania.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *