Penyebab dan Gejala Charcot Joint

Istilah charcot joint atau kaki charcot mungkin sudah umum bagi pada penderita diabetes melitus. Sebab penyakit ini memang menjadi salah satu faktor risikonya.

Namun, penyakit ini sebenarnya juga bisa terjadi pada siapa saja, utamanya pada beberapa kondisi medis tertentu. Penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan pada kaki.

Mulai dari bagian tulang, sendi, hingga jaringan lunak disekitarnya. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kaki charcot mulai dari definisi, penyebab, hingga gejalanya pada ulasan di bawah ini!

Definisi

Charcot joint adalah kondisi kerusakan progresif sendi yang menahan beban, biasanya di kaki atau pergelangan kaki. Kondisi ini juga disebut dengan neuropathic joint dan charcot arthropathy.

Kaki Charcot dapat terjadi pada setiap sendi, namun paling sering terjadi di ekstremitas bawah, di kaki dan pergelangan kaki. Sejauh ini penyebab paling umum dari sendi Charcot adalah diabetes mellitus. 

Saat ini, kaki Charcot paling sering terjadi pada pasien dengan neuropati diabetik dan kondisi predisposisi lainnya. Seperti neuropati alkoholik, kehilangan sensorik yang disebabkan oleh cerebral palsy atau kusta, dan ketidakpekaan bawaan terhadap rasa sakit. 

Penyebab charcot joint

Penyebab pasti dan utama dari kondisi ini sebenarnya belum sepenuhnya diketahui. Namun para ahli medis mengetahui beberapa faktor terkait yang berperan pada kondisi ini.

Berikut beberapa faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan kamu mengalami kaki charcot:

1. Cedera dan kerusakan saraf (neuropati perifer)

Teori neurotraumatic menyatakan bahwa kaki Charcot disebabkan oleh trauma atau cedera yang tidak dirasakan pada kaki yang tidak sadar.

Hal ini biasanya terjadi pada orang yang mengalami neuropati perifer. Neuropati perifer adalah kondisi di mana saraf di kaki bagian bawah dan kaki telah rusak sehingga kamu tidak dapat merasakan sesasi apapun pada kaki.

Trauma atau cedera pada orang dengan neuropati perifer dapat menyebabkan kerusakan progresif dan kerusakan pada tulang dan sendi.

Salah satu contoh peristiwa umumnya adalah keseleo atau cedera yang tidak diketahui . Karena kamu mengalami neuropati perifer, kamu tidak dapat merasakan nyeri atau sensasi lain sehingga cedera dapat diabaikan.

Jika patah tulang di kaki atau pergelangan kaki tidak diobati dengan benar, kelainan bentuk dapat memburuk, menyebabkan luka kaki, hingga infeksi.

2. Kondisi medis tertentu

Semua kondisi yang bisa menyebabkan neuropati sensorik di mana seseorang tidak bisa merasakan rasa sakit, bisa menyebabkan kaki charcot.

Seperti komplikasi diabetes, sifilis, alkoholisme kronis, kusta, meningomyelocele, cedera tulang belakang, syringomyelia, dialisis ginjal, dan ketidakpekaan bawaan terhadap rasa sakit. 

Saat ini diabetes menjadi salah satu penyebab paling umum dari Charcot arthropathy. Setidaknya 0,15-2,5 persen pasien diabetes mengalami kondisi ini.

Gejala

Saat kaki kamu tidak dapat merasakan sensasi nyeri, maka selalu perhatikan penampilan dari kaki untuk melihat adakah gejala dari penyakit ini.

Perhatikan beberapa gejala umum seperti kemerahan, hangat saat disentuh, pembengkakan, atau deformitas. Namun, gejalanya bisa saja berbeda tergantung pada stadium mana kondisi yang kamu alami.

Kaki charcot akut ditandai dengan eritema, edema, dan peningkatan suhu kaki yang secara klinis dapat menyerupai selulitis atau asam urat. 

Pada kasus yang sangat parah, kondisi ini bisa mengharuskan pasien melakukan amputasi akibat kerusakan yang parah.

Itu dia sedikit rangkuman mengenai penyebab dan gejala charcot joint. Jika kamu memiliki faktor risiko atau mengalami gejalanya, segera lakukan konsultasi dengan dokter ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *