Hidup Sehat

Detoks Telapak Kaki Menjadi Cara Mengeluarkan Racun

Detoks telapak kaki merupakan bagian dari perawatan tubuh yang diyakini sebagai cara mengeluarkan racun. Bahkan detoks telapak kaki disebut mampu meningkatkan kesehatan tubuh. Perawatan ini cukup populer dan digemari. Meski demikian, tidak semua orang boleh melakukan detoks telapak kaki. Beberapa kondisi perlu menghindari detoks telapak kaki seperti penderita diabetes, ibu hamil, anak-anak, serta orang yang memiliki luka terbuka di area kaki. 

Jenis detoks telapak kaki

Perdebatan tentang manfaat detoks telapak kaki untuk mengeluarkan racun masih berlangsung hingga saat ini. Cara mengeluarkan racun tersebut masih dianggap belum ilmiah sebab tidak adanya hasil penelitian secara pasti. Meski demikian, terdapat beberapa jenis detoks telapak kaki yang dipercaya bisa menjadi cara mengeluarkan racun dari dalam tubuh seperti: 

  1. Lulur kaki

Lulur kaki tentu sudah tidak asing lagi untuk didengar. Banyak salon yang menawarkan treatment ini untuk membantu menjaga keindahan kaki. Selain itu, lulur kaki ternyata berpotensi menjadi cara mengeluarkan racun. Lulur kaki juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan membantu mengurangi bau di area kaki. 

  1. Koyo kaki

Koyo kaki juga dapat membantu mengeluarkan racun. Koyo kaki ini biasanya dijual di pasaran dan bisa digunakan dengan cara menempelkannya di telapak kaki. Selain bertujuan untuk detoksifikasi, koyo kaki juga memiliki manfaat lain berupa penghilang nyeri, mengatasi sulit tidur, serta memperlancar peredaran darah.  

  1. Rendam kaki ionik

Rendam kaki ionik merupakan metode detoks dengan larutan berupa air, garam, ion, dan minyak esensial. Rendam kaki ionik diklaim menjadi salah satu cara mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Dengan melakukan metode rendam kaki ionik, berbagai kototran dari udara, bahan kimia, atau produk kecantikan yang telah diserap kulit kaki akan dapat dikeluarkan. 

  1. Masker kaki  

Masker kaki menggunakan tanah liat juga diyakini dapat membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Anda hanya perlu menggunakan tanah liat bentolit yang dicampur dengan cuka apel dan minyak esensial untuk dilarutkan ke dalam air. Rendam kaki selama 30 menit. Manfaat masker kaki ini dapat membantu membuat kaki menjadi lebih lembut dan sehat. 

  1. Gunakan bawang  

Penggunaan bawang merah untuk detoks telapak kaki dikaitkan dengan pengobatan tradisional Tiongkok. Detoks ini dilakukan dengan cara meletakkan bawang merah di telapak kaki yang merupakan titik meredian tubuh. Dipercaya bahwa dengan menempelkan bawang tersebut maka tiitk meredian akan terbuka dan racun pun akan keluar dari tubuh. 

Manfaat lain detoks telapak kaki

Tidak hanya dijadikan sebagai cara mengeluarkan racun saja, detoks telapak kaki ternyata bisa memberi berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut ini merupakan beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika melakukan detoks telapak kaki.

  • Menghilangkan stres
  • Meningkatkan kekebalan tubuh 
  • Mengurangi pembengkakan
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Memperbaiki suasana hati
  • Membasmi kuman berbahaya
  • Mencegah dan mengatasi bau kaki
  • Membersihkan sel kulit mati
  • Meredakan nyeri
  • Memberi sensasi menyenangkan
  • Menigkatkan sirkulasi darah

Hingga saat ini, efektivitas cara mengeluarkan racun menggunakan detoks telapak kaki memang belum maksimal. Hal tersebut dikarenakan masih butuh penelitian lanjutan tentang detoks telapak kaki untuk mengeluarkan racun. Meski demikian, tidak ada salahnya jika Anda tetap mencobanya sebab detoks telapak kaki menawarkan berbagai manfaat lain. Apabila Anda ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai cara mengeluarkan racun, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh Aplikasi SehatQ sekarang juga melalui App Store atau Google Play.

Hidup Sehat

Ini Perbedaan Omega 3, 6, dan 9 dari Sisi Manfaat

Asam lemak esensial atau omega memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, Anda mesti memahami bahwa ada perbedaan dari tiap asam lemak esensial yang Anda konsumsi. Setidaknya, ada tiga jenis asam lemak esensial atau omega yang diperlukan tubuh, yaitu omega 3,6, dan 9. 

Walaupun sama-sama berjenis asam lemak esensial, terdapat perbedaan omega 3,6,9 dari sisi strukturnya. Karena itulah, manfaat yang dihasilkan pun tidak sama. Meskipun demikian, manfaat asam lemak apapun itu sama-sama penting bagi kesehatan Anda. 

Yuk, kenali perbedaan omega 3,6, dan 9 dari segi manfaatnya. Apa saja manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi berbagai asam lemak esensial tersebut. 

Manfaat Omega 3

Asam lemak esensial yang berjenis omega tiga memiliki manfaat yang sangat penting bagi jantung dan sistem aliran darah. Pasalnya, omega 3 mengandung docohexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA) yang merupakan nutrisi sangat baik bagi kesehatan jantung. 

Nutrisi inilah yang menjadi perbedaan omega 3,6, dan 9 yang paling mendasar. Nutrisi dari omega 3 bis memperlambat perkembangan plak di pembuluh darah. Tidak hanya itu, nutrisi omega 3 juga bisa mengurangi pembentukan trigliserida yang merupakan bagian dari kolesterol yang membentuk kadar lemak dalam darah. Kemampuan ini berpengaruh pada semakin rendahnya risiko terkena serangan jantung ataupun stroke. 

DHA maupun EPA yang dimiliki oleh omega 3 juga mampu mengurangi tingkat irama jantung tidak normal pada organ tubuh Anda. Ini karena omega 3 mampu menaikkan tekanan darah sehingga memulihkan kondisi darah rendah pada seseorang. Darah yang terlalu rendah sendiri bisa menjadi sumber penyakit jantung, khususnya terkait irama jantung yang tidak normal. 

Manfaat Omega 6 

Perbedaan Omega 3,6, dan 9 semakin jelas terlihat ketika Anda mengetahui manfaat dari omega 6. Sepintas, omega 6 memang memiliki manfaat untuk kesehatan jantug juga, seperti yang bisa dilakukan oleh omega. Namun karena unsur pembentuknya berbeda, manfaat yang bisa disajikan omega 3 juga lebih beragam. 

Jenis asam lemak esensial yang satu ini mengandung asam arakidonat tinggi yang sangat mampu menstimulasi perkembangan saraf dan otak. Karena alasan inilah, menu MPASI disarankan berisi makanan yang mengandung omega 6 untuk mendukung pertumbuhan otak bagi agar optimal. Mengonsumsi makanan dengan kandungan omega 6 juga mampu mencegah masalah hiperaktif pada anak.  

Omega 6 juga berperan meningkatkan korrdinasi perkembangan anak. Dengan begitu, anak-anak yang rutin mengonsumsi makanan kaya omega 6 umumnya lebih terhindar dari keterlambatan berbicara, berjalan, hingga membaca. 

Kemampuan omega 3 dalam mendukung perkembangan otak dan mental anak sudah terbukti secara ilmiah. Bayi yang diberi susu formula dengan asam arakidonat dan asam docosahexaenoic selama 4 bulan pertama kehidupan tidak memiliki skor IQ yang lebih tinggi, tetapi mampu memproses informasi lebih cepat.

Tidak hanya itu, omega 6 juga bisa sangat mendukung kesehatan mata Anda. Mengonsumsi makanan dengan asam lemak esensial yang satu ini bisa meningkatkan produksi air mata sehingga risiko iritasi mata yang parah bisa diminimalkan. 

Manfaat Omega 9 

Lalu bagaimanakah manfaat omega 9? Secara umum, omega 9 juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Sama seperti omega 3, omega 9 menjaga kesehatan jantung dengan mencegah pembentukan plak di dalam darah. 

Namun, manfaat utama dari omega 9 lebih kea rah suasana hati. Anda bisa merasakan suasana hati yang membaik apabila mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan asam lemak esensial yang satu ini. Suasana hati yang membaik pada akhirnya bisa menghindarkan Anda dari risiko berbagai macam masalah mental ataupun depresi yang tidak terkendali. 

Di samping itu, mengonsumsi makanan kaya omega 9 sebagai menu sarapan sangat disarankan. Pasalnya, omega 9 mampu meningkatkan dan menjaga energi Anda. Mengonsumsi makanan kaya omega 9 di waktu sarapan akan memastikan energi Anda lebih terjaga sepanjang hari untuk menjalankan sejumlah aktivitas.

*** 

Meskipun perbedaan omega 3,6, dan 9 dari sisi manfaat cukup banyak; ternyata ketiganya juga memiliki kesamaan dari sisi menjaga kesehatan jantung. Lalu, manakah yang lebih layak dikonsumsi? Karena perbedaan manfaat ketiganya, tentu saja baiknya Anda mengonsumsi ketiganya pula.

Gejala Compulsive Disorder (OCD)
Kesehatan Mental

Gejala Compulsive Disorder (OCD)

Merupakan gangguan mental yang bisa menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan sesuatu tindakan secara berulang-ulang dinamakan dengan obsessive compulsive disorder (OCD). Jika hal tersebut tidak dilakukan oleh penderita gangguan mental ini, maka perasaan mereka hanya akan diliputi dengan keresahan dan ketakutan.

Gangguan obsesif kompulsif dapat dialami siapa saja, meskipun lebih sering terjadi di awal usia dewasa. OCD juga dapat menyerang anak dan remaja, terkadang penderita menyadari jika pikiran dan tindakan mereka berlebihan. Namun, hal itu tetap dirasa harus dilakukan dan mereka para penderita tidak dapat menghindari hal tersebut.

Penyebab Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab kelainan ini, namun terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang masuk dalam kondisi ini. Seperti menderita gangguan mental, memiliki anggota keluarga yang menderita OCD dan sebelumnya pernah mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan.

Gejala dari kelainan ini adalah gangguan pikiran yang menimbulkan rasa cemas hingga takut yang timbul secara terus menerus. Perilaku yang dilakukan berulang kali guna menghilangkan rasa kecemasan tersebut, misalnya OCD, takut terkena penyakit kemudian mencuci tangan secara berlebihan atau terlalu sering membersihkan rumah.

Gejala yang muncul berbeda dengan gejala OCPD atau obsessive compulsive personality disorder, dalam melakukan pengobatan psikiater akan terlebih dahulu melakukan wawancara secara mendalam mengenai pikiran dan perilaku yang timbul hingga dampak yang terjadi pada kehidupan penderita gangguan ini, berikut penjelasan kondisi yang menyebabkan gangguan.

  1. Faktor Genetik dan Biologis

Gangguan ini bisa saja terjadi karena faktor genetik yang diturunkan dalam keluarga, namun gen yang mungkin memengaruhi kondisi tersebut belum dapat teridentifikasi dengan jelas atau diketahui sejak dini.

  1. Faktor Lingkungan

Lingkungan sangat mungkin membuat seseorang mengalami gangguan ini, termasuk trauma masa kecil, infeksi streptococcus atau yang disebut dengan pediatric autoimmune neuropsychiatric disorders associated with streptococcal infections (PANDAS) hingga perilaku kompulsif yang dipelajari dari mengamati anggota keluarga seiring waktu berjalan.

Gejala OCD

Meliputi pikiran yang mengganggu dan timbul secara terus menerus atau obsesif, serta perilaku yang dilakukan berulang-ulang atau kompulsif. Namun, beberapa penderita OCD hanya mengalami pikiran obsesif tanpa disertai perilaku kompulsif dan sebaliknya. Pikiran dan perilaku ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, pekerjaan dan hubungan sosial penderita.

  1. Pikiran Obsesif

Setiap orang bisa mengalami keadaan ini tetapi pada penderita OCD, pikiran yang muncul secara berulang dapat menetap. Pikiran ini bisa tiba-tiba muncul ketika penderita OCD memikirkan atau melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Takut kotor atau terkena penyakit, seperti menghindari bersalaman dengan orang lain atau menyentuh benda yang disentuh banyak orang.
  • Sangat menginginkan segala sesuatu tersusun selaras atau teratur dan tidak senang jika melihat sekumpulan benda menghadap ke arah yang berbeda.
  • Takut melakukan sesuatu yang bisa berdampak buruk pada diri sendiri dan orang lain, seperti merasa ragu apakah sudah mengunci pintu rumah atau mematikan kompor.
  1. Perilaku Kompulsif

Gejala obsessive compulsive disorder (OCD) selanjutnya adalah perilaku kompulsif, merupakan perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang untuk mengurangi rasa cemas atau takut akibat pikiran obsesif. 

Rasa lega sesaat bisa muncul setelah melakukan perilaku kompulsif, namun kemudian gejala obsesif kembali akan muncul dan membuat penderita mengulangi perilaku ini. Gejala perilaku ini seperti mencuci tangan berkali-kali sampai lecet, menyusun benda menghadap ke arah yang sama dan memeriksa berulang kali tindakan yang sebelumnya dilakukan.

bayi & menyusui

Amankah Menyusui Sambil Tidur?

Bayi perlu diberi makan atau ASI pada malam hari dan banyak ibu merasa belajar menyusui sambil berbaring atau tidur membantu mereka untuk mendapatkan lebih banyak istirahat. Anda mungkin ingin memberi makan sambil berbaring di siang hari juga. Namun apakah menyusui sambil tidur aman?

Menyusui bayi Anda setiap 2 hingga 3 jam adalah kerja keras. Anda berhak istirahat, dan menyusui sambil tidur bisa membantu Anda rileks karena Anda bisa beristirahat sambil tetap terikat dan menyusui bayi Anda. Jika Anda merasa lelah, menyusui sambil tidur bisa menjadi salah satu opsi yang Anda lakukan. Namun tidur disini bukanlah memejamkan mata, melainkan tidur berbaring dan tetap terjaga.

Posisi menyusui sambil tidur disebut juga dengan posisi berbaring atau menyamping. Saat menyusui dalam posisi ini, Anda berbaring menyamping dan bayi menghadap Anda, juga berbaring ke samping. Berikut langkah menyusui sambil tidur yang aman untuk dilakukan:

  1. Letakkan bayi telentang di tengah lantai atau di tempat tidur besar. Jika Anda berada di tempat tidur, ingatlah untuk menjauhkan sprei, selimut, dan bantal dari wajah bayi untuk meminimalkan risiko.
  2. Berbaring di samping bayi Anda, dengan perut berbaris di dekat kepala bayi. Anda dapat menggunakan bantal di bawah kepala, pastikan bantal diletakkan di tempat yang tidak dapat dijangkau si kecil! (Anda juga dapat menggunakan bantal sebagai penyangga punggung atau di antara kedua kaki Anda jika itu akan membuat Anda lebih nyaman berbaring miring.)
  3. Geser si kecil ke atas sehingga hidungnya sejajar dengan puting Anda dan lengan Anda berada di atas kepalanya. Atau gendong bayi dengan punggung di sepanjang lengan Anda. (Tapi jangan sandarkan kepala bayi di lengan atas Anda.)
  4. Gulingkan bayi Anda ke samping dengan menarik pinggul atau lututnya ke dekat pinggul Anda. (Tulang belakang Anda dan tulang belakang bayi Anda mungkin membentuk huruf “V”.) Anda dapat meletakkan selimut atau bantal yang digulung di belakang punggung bayi untuk menopangnya dan mencegahnya berguling menjauh dari Anda. Dorong hidung bayi untuk menyentuh puting Anda, tetapi jangan menekan wajahnya ke payudara Anda!
  5. Usahakan memposisikan bayi sehingga telinga, bahu, dan pinggulnya sejajar. Hal ini akan membantu mereka mendapatkan susu dengan lebih mudah.
  6. Jika perlu, gunakan lengan yang tidak bertumpu di tempat tidur untuk membentuk payudara Anda dan mengarahkannya ke mulut bayi Anda. Namun, banyak bayi (terutama bayi yang lebih tua) akan menyusu dengan sendirinya.

Beberapa orang tua yang menyusui menemukan bahwa begitu payudara bagian bawah kosong, mereka dapat dengan mudah mencondongkan tubuh ke depan dan menyusui bayi mereka dari payudara atas penuh mereka. Jika Anda memilih untuk melakukan ini, pastikan untuk mengeringkan payudara bagian bawah sepenuhnya terlebih dahulu.

Kadang-kadang wanita akan menemukan bahwa payudaranya tidak mengalir sepenuhnya atau merata setelah menyusui sambil tidur dengan posisi berbaring menyamping. Kelebihan ASI di payudara Anda dapat menyebabkan pembengkakan, saluran tersumbat, mastitis, atau penurunan suplai ASI, jadi Anda harus terus waspada terhadap hal ini!

Jika payudara Anda tidak terkuras sepenuhnya, Anda harus mempertimbangkan untuk duduk untuk menyelesaikan menyusui atau memerah sedikit ASI untuk memastikan payudara Anda terkuras dengan benar.

Pastikan untuk tetap terjaga saat menyusui bayi Anda sambil tidur. Karena risiko sindrom kematian bayi mendadak yang lebih tinggi saat berbagi ranjang, Anda sebaiknya memastikan bahwa jika mereka tertidur, bayi Anda ditempatkan di lingkungan tidur yang terpisah dan aman.

penyebab keracunan arsenik
Penyakit

Air Tanah Jadi Penyebab Keracunan Arsenik Terbanyak, Begini Mengantisipasinya

Arsenik merupakan logam yang secara alami ditemukan di bebatuan di kerak bumi. Arsenik sangat beracun, dan termasuk zat pemicu kanker (karsinogenik). Oksigen, klorin, dan belerang mengandung arsenik dalam jumlah kecil. Sementara itu. karena berasal dari dalam bumi, air tanah menjadi sumber arsenik terbesar.

Sangat banyak kasus dimana air tanah menjadi penyebab keracunan arsenik. Masalahnya mereka tidak sadar bahwa air yang mereka gunakan untuk minum atau mencuci buah dan sayur beracun.

Sumber racun arsenik dalam kehidupan sehari-hari

Air tanah yang terknotaminasi adalah penyebab keracunan arsenik yang paling umum. Awalnya kontaminasi terjadi akibat arsenik yang berasal dari tanah atau limbah pertanian, pertambangan, dan industri mengendap. Arsenik lalu meresap ke dalam air tanah, kemudian mengalir hingga akhirnya menyatu dengan sumber mata air tanah.

Jumlah arsenik dalam persediaan air tanah seperti sumur biasanya lebih tinggi daripada persediaan air permukaan seperti danau dan sungai, karena arsenik berdiam pada satu tempat.

Makanan dan tanaman juga menjadi sebab seseorang keracunan arsenik yang jarang disadari. Makanan yang dicuci dengan air yang telah terkontaminasi, begitupula tanaman yang disiram dengan air yang sama, akan ikut terkontaminasi dengan racun arsenik.

Namun arsenik pada tumbuhan dan hewan (arsenik organik) biasanaya kurang berbahaya dibandingkan arsenik anorganik yang terdapat di air, udara, dan tanah.

Gejala keracunan arsenik

Paparan arsenik dapat menghasilkan gejala langsung seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Detak jantung tidak normal
  • Kesemutan di tangan dan kaki
  • Kram otot

Paparan arsenik dalam jangka panjang memiliki gejala yang lebih parah. Biasanya diawali dengan perubahan pada kulit, seperti lesi kulit dan munculnya bercak keras pada tangan dan telapak kaki (hiperkeratosis). Ini juga bisa memicu kanker kulit.

Selain itu, keracunan arsenik juga dapat menyebabkan kanker kandung kemih dan paru-paru. Efek lainnya adalah diabetes, penyakit paru, dan penyakit kardiovaskular. Pada beberapa kasus paparan arsenik dapat menyebabkan kematian bayi, atau gangguan pada fungsi otak.

Mencegah keracunan arsenik

Health Canada menetapkan jumlah maksimum arsenik dalam air minum yang dapat diterima adalah 10 μg / L, atau 0,010 miligram per liter (mg / L). Umumnya kadar arsenik dalam air kurang dari 0,005 mg \ L, tetapi konsentrasinya mungkin lebih tinggi di beberapa daerah.

Karena arsenik tidak berbau atau berasa, Anda harus memerhatikan sumber air Anda dengan melakukan uji kualitas atau kontaminannya secara rutin. Salah satu tindakan pencegahan yang paling efektif untuk mencegah keracunan adalah menggunakan air bersih yang disarin untuk keperluan makan dan minum.

Jika ternyata arsenik dalam air Anda melebihi batas yang disarankan, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut ini:

  • Ganti sumber air tanah dengan sumber air yang memiliki kadar arsenik lebih rendah, misalnya air hujan atau air permukaan yang sudah disaring.
  • Membedakan wadah air dengan arsenik tinggi dan air rendah arsenik.
  • Mencampur air arsenik rendah dengan arsenik tinggi untuk mencapai tingkat konsentrasi arsenik yang dapat diterima.
  • Pasang sistem pembuangan arsenik dengan intervensi teknologi untuk menghilangkan arsenik seperti oksidasi, koagulasi-presipitasi, absorpsi, pertukaran ion, dan teknik membran.Cara ini akan berhasil dengan melibatkan masyarakat yang terlebih dulu sudah diberi tahu mengenai risiko paparan arsenik.

Catatan

Arsenik adalah salah satu dari 10 bahan kimia yang menjadi perhatian WHO dalam memastikan kesehatan masyarakat. Namun air bukanlah penyebab keracunan arsenik satu-satunya yang harus dikhawatirkan. Udara dan tanah bisa mengontaminasi dan menyebabkan seseorang keracunan.

Diskusikan mengenai perawatan dan pengobatan keracunan arsenik dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

bayi & menyusui

7 Makanan Penambah Energi Penghilang Lesu

Aktivitas sepanjang hari pasti akan menguras energi Anda. Jika tidak ditopang makanan penambah energi, bisa-bisa Anda merasakan letih dan lesu selama menjalani hari. Tanda-tanda tersebut sebenarnya menunjukkan tubuh Anda sedang kekurangan energi. 

Agar kondisi ini tidak terjadi dan mengganggu aktivitas harian, sebaiknya Anda memilih jenis makanan penambah energi yang tepat. Makanan-makanan kaya karbohidrat yang juga memiliki kandungan serat dan protein umumnya dapat menjadi makanan penambah energi yang mujarab. 

Semua kebutuhan akan makanan yang bisa menopang energi Anda pun bisa ditemukan dalam beragam menu Anda sehari-hari yang alami. Berikut ini adalah beberapa contohnya yang layak Anda coba. 

  1. Oatmeal 

Gantilah nasi atau bubur pada menu sarapan Anda menjadi racikan oatmeal. Produk turunan dari gandum ini ampuh menjadi makanan penambah energi yang menjaga stamina Anda sepanjang hari. Kemampuan oatmeal sebagai penambah energi karena jenis makanan ini melepaskan karbohidrat secara perlahan sehingga menjaga tenaga Anda. Tidak hanya itu, oatmeal juga memiliki kandungan vitamin B yang membantu penyerapan makanan menjadi energi. 

  1. Pisang 

Anda bisa menambahkan tenaga tambahan dari buah! Ketika energi Anda terasa surut, pisang layak dicoba untuk menjadi makanan penambah energi. Pasalnya, pisang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang menyediakan pasokan energi bagi tubuh. Pisang juga kaya serat dan kalium yang bisa membuat Anda merasa kenyang dan berenergi lebih lama. 

  1. Cokelat Hitam 

Cokelat hitam merupakan produk cokelat yang memiliki kandungan kakao di atas 75 persen. Kandungan kakao yang besar tersebut memberikan asupan flavanol besar bagi tubuh sehingga dapat menjadi sumber dorongan energi untuk menjalankan hari. Mengonsumsi sepotong kecil cokelat hitam ketika Anda merasa lelah saja bisa langsung meningkatkan tenaga dan semangat Anda. Tidak percaya? Coba saja sendiri. 

  1. Telur 

Telur merupakan salah satu makanan penambah energi yang sangat direkomendasikan. Protein hewani yang satu ini mengandung semua asam amino esensial, lemak, daj vitamin B yang menjadi sumber pembentuk energi bagi tubuh. Telur juga memiliki kandungan vitamin D, kholik, juga prekursor neurotransmitter asetilkolin yang mengaktifkan otot rangka. Anda akan merasa memiliki energi berlipat ganda tiap kali habis mengonsumsi telur!

  1. Tiram 

Tiram memang jarang dilirik sebagai pilihan makanan penambah energi. Padahal, makanan laut yang satu ini memiliki kandungan zinc yang memiliki fungsi melawan kuman penyebab rasa lelah pada tubuh Anda. Jadi ketika Anda mengonsumsinya, tubuh akan terasa lebih segar dan bertenaga. Selain manfaatnya yang paten untuk tubuh, tiram juga memiliki rasa yang lezat ketika Anda mengolahnya dengan cara dipanggang atau dikonsumsi mentah menggunakan perasan air lemon. 

  1. Hati Sapi 

Layaknya protein hewani lain, hati sapi juga memiliki kandungan protein tinggi yang membuat tubuh terasa penuh energi. Tidak hanya itu, hati sapi juga memiliki kandungan B12 yang membantu menghilangkan rasa lelah pada tubuh. Vitamin ini memang dimiliki oleh hampir tiap protein hewani lain. Cuma vitamin B12 yang ada pada hati sapi jauh lebih besar sehingga membuat efeknya agi bagi tubuh terasa lebih signifikan.

  1. Alpukat 

Alpukat bisa dibilang sebagai buah terbaik untuk menjadi makanan penambah energi. Bagaimana tidak, kandungan lemak dan serat yang tinggi pada alpukat akan memasok energi yang terus berkelanjutan bagi tubuh Anda. Menjadikan alpukat sebagai bagian sarapan di pagi hari bisa lebih memastikan Anda tidak akan kekurangan energi selama menjalani aktivitas sepanjang hari. 

*** 

Tidak sulit bukan menemukan makanan-makanan penambah energi di atas pada dapur? Dari beragam pilihan di atas, jenis makanan apa yang menjadi favorit Anda?

Dampak Mayonaise untuk Ibu Hamil Jadi Tanda Tanya
bayi & menyusui

Dampak Mayonaise untuk Ibu Hamil Jadi Tanda Tanya

Beberapa kudapan lezat menambahkan saus mayonaise sebagai pelengkap. Bagi orang pada umumnya, terutama bagi mereka yang suka, mayonaise ini mungkin bisa menambah cita rasa dari makanan dan aman-aman saja untuk dikonsumsi. Namun, konon para ibu hamil mesti berhati-hati. Sebab mayonaise untuk ibu hamil disebut-sebut bisa membahayakan janin, benarkah demikian?

Jawabannya bisa, ya, bisa juga tidak. Semua tergantung oleh satu faktor kunci, yakni bahan dasar yang digunakan mayonaise tersebut. Narasi mengenai bahaya mayonaise untuk ibu hamil, mungkin, datang dari kenyataan bahwa mayoritas produsen menggunakan telur mentah sebagai bahan pembuat mayonaise.

Dalam kondisi ini, posisi produsen tentu tidak salah. Pasalnya kebijakan tersebut memang sesuai dengan—katakanlah—pakem proses pembuatan mayonaise. Gampangnya, mayonaise yang baik, ya, ia yang terbuat dari kuning telur mentah tersebut. Karena lecithin dan protein di dalam kuning telur bersifat sebagai pengemulsi dan menstabilkan mayonaise, juga memastikan semua bahan menyatu dengan sempurna.

Ingat selalu bahwa mayonaise tidak berbahaya, walaupun ia dibuat dengan telur mentah. Kita harus pahami dan sepakat bahwa ibu hamil adalah kondisi tertentu yang membuat seorang perempuan “berbeda” dengan orang yang tidak hamil. Bukan mayonaise-nya yang berbahaya, tetapi kondisi ibu hamil yang tidak siap dengan kandungan bahan makanan itu sehingga jika dikonsumsi dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah kesehatan tertentu.

Kuning telur mentah berbahaya bagi ibu hamil karena di sana diyakini banyak sekali terdapat bakteri salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit bawaan yang disebut Salmonellosis dan amat berpotensi membahayakan janin maupun ibu hamil itu sendiri. 

Mayonaise untuk ibu hamil yang menyebabkan penyakit ini akan menimbulkan gejala mual, muntah, demam, sakit kepala, diare, dan kram yang tak wajar. Salmonellosis juga dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti dehidrasi ekstrim, arthritis reaktif, bakteri yang menyebar di aliran darah, hingga meningitis. Adapun dampaknya pada janin bisa menyebabkan cacat perkembangan janin yang parah.

Jika melihat penjelasan di atas, berarti apakah mayonaise untuk ibu hamil aman-aman saja selama dibuat dengan telur yang telah dipasteurisasi atau melalui proses pematangan? Jawabannya juga belum tentu. Ibu hamil juga perlu memperhatikan kandungan bahan lain yang terdapat dalam mayonaise. Pasalnya, ibu hamil tetap harus memperhatikan keseimbangan gizi atau nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya selama menjalani masalah kehamilan.

Secara umum, di dalam sesendok mayonaise memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • Mayonaise tinggi kalori, ada 700 kilokalori di setiap 100 gram atau 94 kilokalori per 1 sendok makan mayonaise;
  • Kandungan lemak yang tinggi, sebanyak 5 mg kolesterol ada di dalam 1 sendok makan mayonaise yang lezat;
  • Mengandung hingga 125 mg sodium. Penting untuk diketahui bahwa rekomendasi garam harian yang dianjurkan sebaiknya tak melebihi 2.300 mg;
  • Protein dan beragam vitamin (vitamin A, D, E, K, B6 dan B12).

Dengan mengonsumsi mayonaise, meski dibuat dengan telur yang dipasteurisasi, ibu hamil mungkin memiliki risiko seperti:

  • Obesitas

Idealnya, orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi 2.000 kalori per hari, khusus ibu hamil ada tambahan 300 kalori per hari. Konsumsi mayonaise berlebihan, apalagi ditambah makanan tinggi kalori lain, dapat membuat berat badan melonjak dalam waktu cepat.

  • Tekanan darah tinggi

Patut diperhatikan bahwa mayonaise mengandung kadar garam tinggi, yakni hampir 50% dari rekomendasi konsumsi harian. Hal ini dapat membuat tekanan darah meningkat yang berbahaya untuk calon ibu dan janin di dalam kandungan.

  • Diabetes

Gula yang terkandung di dalam mayonaise pun tergolong tinggi. Bila dikonsumsi berlebihan dapat mengakibatkan diabetes gestasional pada ibu hamil.

  • Membahayakan sistem imun bayi

Ibu hamil yang mengonsumsi lemak dalam jumlah tinggi dapat membahayakan sistem imun bayi. Selain itu kadar lemak yang tinggi pun akan meningkatkan risiko obesitas bayi di masa mendatang.

Dari semua penjelasan di atas, diharapkan ibu hamil dapat menyikapi dan menjawab pertanyaan mengenai keamanan mayonaise untuk dirinya dengan arif dan bijak. Tentu saja, mungkin tiap-tiap orang memiliki kondisi kesehatan dan kekuatan sistem imun yang berbeda-beda. 

Jika ingin tetap mengonsumsinya, pastikan mayonaise untuk ibu hamil itu aman. Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu atau semacamnya. Akan tetapi, bagi Anda yang tidak ingin mengambil risiko, sebaiknya hindari bahan makanan ini.

Penyakit

Sering Cemas Karena Obesophobia, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Obesitas merupakan kondisi yang membuat banyak orang tidak percaya diri. Banyak oranng, terutama remaja memiliki ketakutan tinggi terhadap keadaan tersebut atau disebut juga obesophobia. Apabila dibiarkan terus menerus tanpa pemeriksaan dan pengobatan, obesophobia dapat menimbulkan komplikasi dan gangguan kesehatan.   

Cara mendiagnosa obesophobia

Dokter akan melakukan diagnosa medis dengan cara evaluasi psikologis. Akan tetapi, sebelumnya Anda harus mengetahui kapan saatnya pergi ke dokter apabila muncul tanda-tanda berikut ini:

  • Sering cemas ketika memikiran tentang berat badan
  • Terobsesi dengan penurunan berat badan
  • Diet terus menerus 
  • Menghindari aktivitas sosial yang berkaitan dengan makanan
  • Memiliki pandangan body image negatif tentang dirinya sendiri
  • Selalu membatasi asupan makanan
  • Terobsesi menghitung kalori sebelum mengonsumsi makanan atau minuman
  • Terlalu banyak berolahraga

Pada dasarnya, tidak ada tes formal yang mampu mendiagnosis obesophobia. Kondisi ini biasanya diidentifikasi oleh dokter sebagai gangguan kecemasan. Berikut ini evaluasi psikologis yang dilakukan:

  • Menanyakan gejala yang dialami
  • Mengevaluasi kebiasaan makan
  • Menganalisis riwayat medis, kejiwaan, serta sosial

Apabila doter mendiagnosa adanya kelainan, maka disarankan perawatan dan pengobatan lanjutan.

Cara mengatasi obesophobia

Perawatan dan pengobatan obesophobia bertujuan mengelola ketakutan dan kecemasan mengenai kenaikan berat badan serta mengurangi risiko adanya gangguan makan. Berikut ini perawatan dan pengobatan dengan pendekatan diagnosis gangguan makan:

  1. Psikoterapi

Penderita akan berkonsultasi selama beberapa sesi. Psikoterapi berfungsi mengurangi kecemasan dan meningatkan kepercayaan diri tentang body image. Metode yang paling umum dilakukan yaitu terapi kebiasaan kognitif yang meliputi pemeriksaan berikut ini:

  • Mengenali pola pikir yang menyimpang
  • Mengubah kepercayaan yang salah mengenai kesehatan
  • Menerapkan kebiasaan positif

Tes psikoterapi paling umum untuk mengatasi fobia dan gangguan kecemasan yaitu Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Penderita obesophobia akan mengakui pola pikir menyimpangnya. Terapis kemudian membantu mengubah kepercayaan negatif dan membantu penderita mempelajari kebiasaan positif. 

Selain itu, penderita juga mendapatkan exposure therapy. Terapis memberikan beberapa makanan tinggi kalori sebagai bentu terapi. Akan tetapi, cara ini harus dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu. 

  1. Obat-obatan

Umumnya fobia tidak diatasi dengan obat-obatan. Namun, dokter mungkin akan memberikan resep obat-obatan untuk mengatasi kecemasan antara lain: 

  • Antidepresan
  • Antipsikotik
  • Penstabil mood

Obat jenis antidepresan digunaan pasien yang menderita gangguan kecemasan dan mencegah serangan panik. Pastikan konsultasi ke psikiater terlebih dahulu sebelum memulai atau mengakhiri pengobatan. 

Apabila terhadi gangguan kebiasaan makan, penderita mungkin akan meresepkan obat-obatan terkait dengan gangguan tersebut. 

Kemungkinan terjadinya kurang gizi

Anoreksia nervosa dan bulimia merupakan akibat dari obesophobia. Anoreksia nervosa merupakan ketakutan berlebihan akan penambahan berat badan. Penderita anoreksia nervosa menjadi sangat kurus dengan pola makan terbatas. Kondisi ini bisa sangat merusak tubuh karena berisiko menyebabkan pengeroposan tulang, kemandulan, rapuhnya kuku dan tulang, serta tumbuhnya lapisan rambut halus di seluruh tubuh. 

Sementara bulimia memiliki gejala yang hampir sama dengan anoreksia nervosa. Namun, penderita bulimia cenderung mempertahankan berat badan normalnya. Biasanya penderita makan dalam jumlah sangat banyak dalam jangka waktu tertentu karena tidak mampu mengontrol keinginannya. Kemudian penderita bulimia mencoba mengeluarkan makanan yang dikonsumsinya dengan cara muntah paksa, puasa, minum obat pencahar, atau olahraga berlebihan. 

Apabila kedua kondisi tersebut, terutama anoreksia nervosa, terjadi terus menerus tanpa diberikan perawatan dan pengobatan maka kasus kurang gizi sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu, jika Anda merasakan tanda dan gejalanya segera periksakan diri ke dokter.

Uncategorized

Mengenal Dokter Akupuntur dan Kondisi yang Ditanganinya

Akupuntur merupakan sebuah teknik pengobatan yang dilakukan dengan menusukkan jarum di titik-titik tertentu di tubuh untuk menstimulasi kerja organ. Teknik pengobatan ini adalah bentuk pengobatan tradisional Tiongkok.

Akupuntur sendiri dikenal dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri hingga sakit kepala. Nah, seiring berjalannya waktu akupuntur menjadi salah satu cabang ilmu kedokteran modern yang menghasilkan dokter akupuntur. Yuk, mengenal lebih dekat dengan dokter spesialis akupuntur dan apa saja kondisi yang ditanganinya serta apa itu akupuntur.  

Apa yang dilakukan dokter akupuntur?

Dokter akupuntur atau ahli akupuntur adalah praktisi medis yang meredakan nyeri dan stres fisik pasien dengan merangsang titik-titik tertentu di tubuh. Pada pengobatan tradisional Tiongkok, tubuh setiap orang memiliki aliran energi yang disebut Qi (chi). Nah, energi Qi manusia akan mengalir dengan lancar ke berbagai sistem organ tubuh tertentu jika tubuh dalam keadaan sehat. 

Secara tidak langsung, hal tersebut mengatakan bahwa tubuh manusia dapat mengalami gangguan fungsi tertentu seperti nyeri dan sakit. Hal tersebut terjadi karena energi Qi tadi tidak mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh. Oleh karena itulah akupuntur dilakukan, untuk melancarkan kembali Qi dalam tubuh. 

Seorang  ahli akupuntur akan melakukan penilaian pasien dengan empat pemeriksaan:

  • Inspeksi. Ini melibatkan melihat pasien, tipe tubuh, postur tubuh, warna kulit, dan kilau rambut. ini mungkin juga termasuk metode tradisional diagnosis lidah. 
  • Mendengarkan. Informasi diperoleh dengan mendengarkan suara dan pernapasan pasien. Mencium juga disertakan. 
  • Perasaan atau palpasi. Ini menggunakan palpasi perut dan sentuhan meridian, dan seni tradisional diagnosis denyut nadi, di mana praktisi merasakan denyut nadi pasien dan mencatat kecepatan, ritme, kualitas, dan bentuk.
  • Pertanyaan. Pertanyaan standar yang digunakan untuk menilai fungsi tubuh pencernaan, diet, tidur, nyeri fungsi sensorik, eliminasi, berkeringat, menstruasi, dan riwayat kesehatan. 

Akupuntur sendiri digunakan terutama untuk meredakan ketidaknyamanan yang terkait dengan berbagai penyakit dan kondisi, termasuk:

  • Mual dan muntah yang diinduksi kemoterapi dan pasca operasi
  • Sakit gigi
  • Sakit kepala, termasuk sakit kepala tegang dan migran
  • Nyeri persalinan
  • Nyeri punggung bawah
  • Sakit leher
  • Osteoarthritis
  • Kram menstruasi
  • Gangguan pernapasan, seperti rhinitis alergi

Risiko akupuntur

Risiko akupuntur rendah jika Anda memiliki praktisi akupuntur bersertifikat atau langsung mengunjungi dokter akupuntur yang kompeten. Efek samping yang umum termasuk nyeri dan perdarahan ringan atau memar di tempat jarum dimasukkan. 

Jarum sekali pakai tersebut menjadi standar praktik, jadi risiko infeksi sangat minimal. Tidak semua orang adalah kandidat yang baik untuk akupuntur. Anda mungkin berisiko mengalami komplikasi jika:

  • Mengalami gangguan pendarahan. Peluang Anda untuk mengalami pendarahan atau memar dari jarum meningkat jika Anda memiliki kelainan pendarahan atau jika Anda menggunakan pengenceran darah. 
  • Punya alat pacu jantung. Akupuntur yang melibatkan aliran listrik ringan ke jarum dapat mengganggu pengoperasian alat pacu jantung. 
  • Sedang hamil. beberapa jenis akupuntur dianggap merangsang persalinan, yang dapat menyebabkan persalinan prematur.

Manfaat akupuntur terkadang sulit untuk diukur, tetapi banyak orang yang merasakan manfaat sebagai alat untuk mengontrol berbagai kondisi yang menyakitkan. Akupuntur pun memiliki efek samping yang sedikit, jadi mungkin patut untuk dicoba jika Anda kesulitan mengendalikan rasa sakit dengan metode yang lebih konvensional. Namun, ada baiknya untuk berkonsultasi dnegan dokter akupuntur terlebih dahulu sebelum melakukan perawatan ini.

Penyakit

Apa Itu Neurofibromatosis Tipe 2?

Neurofibromatosis (NF) adalah sebuah gangguan genetik yang menyebabkan tumor untuk tumbuh di otak, sumsum tulang belakang, dan saraf. Kondisi ini terjadi sebagai hasil dari ketidaknormalan gen. Ada dua jenis NF, yang mana keduanya dapat menyebabkan pertumbuhan tumor di berbagai macam daerah tubuh. Neurofibromatosis tipe 1 (NF1) lebih umum dijumpai dibandingkan dengan neurofibromatosis tipe 2 (NF2). NF1 menyebabkan tumor terbentuk di berbagai jaringan dan organ tubuh. Hal ini menyebabkan gangguan atau masalah kulit dan cacat tulang. Sementara itu, neurofibromatosis tipe 2 (NF2) menyebabkan tumor terbentuk di otak dan saraf tulang belakang. Meskipun kebanyakan jenis tumor yang disebabkan oleh NF bukanlah kanker, tumor tersebut masih dapat berbahaya dan mengganggu kualitas hidup Anda. 

NF2 dan tumor

Neurofibromatosis tipe 2 menyebabkan tumor non-kanker untuk tumbuh pada saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Berbeda dengan NF1, neurofibromatosis tipe 2 tidak selalu menunjukkan gejala yang terlihat dan jarang ditemui terjadi pada anak-anak. Tumor yang disebabkan oleh NF2 biasanya pada saraf kranial kedelapan, yang menghubungkan bagian dalam telinga dengan otak. Tumor ini juga dikenal dengan sebutan acoustic neuroma, yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan masalah pada keseimbangan. Schwannoma adalah jenis lain tumor yang dapat terjadi pada orang-orang yang menderita neurofibromatosis tipe 2 (NF2). Tumor ini berasal dari sel Schwann, yang melindungi sel saraf dan neurotransmitter Anda. Schwannoma sumsum tulang belakang merupakan hal yang umum dijumpai pada mereka yang memiliki NF2. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan kelumpuhan. 

NF2 dan genetik

Mengingat neurofibromatosis tipe 2 merupakan sebuah kondisi genetik, gangguan ini dapat diwariskan dari orang tua. Namun, hal ini tidak selamanya demikian. Menurut Institut Gangguan Saraf dan Stroke Nasional, sekitar 30 hingga 50 persen dari kasus tersebut disebabkan karena mutasi genetik acak. Saat mutasi terjadi, kondisi ini dapat diwariskan dari generasi ke generasi. 

Gejala NF2 dapat muncul pada usia berapapun, namun biasanya berkembang pada saat remaja atau awal pendewasaan. Gejala dapat bervariasi, dengan tingkat keparahan tergantung pada lokasi di mana tumor berada pada tubuh. Beberapa gejala NF2 yang paling umum dijumpai di antaranya adalah suara berdenging di telinga, adanya gangguan pada keseimbangan penderita, glaucoma (sebuah penyakit mata yang merusak saraf optik), hilangnya kemampuan pendengaran, gangguan penglihatan, mati rasa atau kelemahan pada tangan dan kaki, serta kejang. Hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan apabila Anda menderita gejala-gejala tersebut. Gejala tersebut juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan lain, sehingga diagnosa yang akurat dan tepat sangat dibutuhkan dan penting. 

Orang-orang dengan neurofibromatosis tipe 2 dapat mengembangkan tumor kulit jinak, sama dengan karakteristik penyakit Nf1. Tumor tersebut harus terus dipantau guna memastikan ada atau tidak adanya pertumbuhan, perubahan, ataupun menyebabkan rasa nyeri apapun. Tumor otak jinak dapat memberikan tekanan pada beberapa bagian otak dan menyebabkan gegar otak, gangguan penglihatan, dan masalah pada keseimbangan. Bahkan, beberapa di antaranya dapat berubah menjadi kanker. Sementara itu, tumor sumsum tulang belakang pada saraf di sekitar tulang belakang dapat menyebabkan tubuh gemetar, mati rasa, dan nyeri pada kaki. Tumor di sekitar leher dapat menyebabkan gangguan pada wajah, misalnya kesulitan tersenyum, berkedip, atau bahkan menelan. Untuk menghindari komplikasi tersebut, deteksi dini, diagnosa yang tepat, dan perawatan yang cepat sangat diperlukan.