Napas Bunyi, Apa Saja Jenisnya?

napas bunyi

Napas bunyi merupakan kondisi yang menimbulkan suara ketika seseorang menarik dan membuang napas. Napas bunyi bisa didengar secara langsung. Namun, stetoskop juga diperlukan untuk mendengar suara tersebut (ketika pasien melakukan pemeriksaan auskultasi). Stetoskop merupakan alat yang dibutuhkan (jika manusia mengalami napas bunyi), untuk mengetahui apa yang menyebabkan suara tersebut terjadi. Ada berbagai faktor yang dapat memicu nafas yang disertai dengan bunyi tertentu.

Untuk menghasilkan suara, paru-paru memiliki 3 jenis suara, antara lain suara napas, suara adventif, dan resonansi vokal. Pasien bisa menghasilkan bunyi napas di setiap bagian dada.

Apa Saja Jenis Napas Bunyi?

Napas bunyi juga dapat menunjukkan suara yang berbeda, karena tergantung pada jenis napas berikut:

  • Rales

Rales merupakan jenis napas yang menunjukkan suara klik di paru-paru. Suara tersebut terjadi ketika penderita bernapas. Rales juga disertai dengan suara yang beragam, antara lain suara yang terdengar seperti kering, basah, halus, dan kasar.

  • Ronki

Ronki merupakan jenis napas yang menunjukkan suara yang serupa dengan dengkuran.

  • Stridor

Stridor merupakan jenis napas yang dipengaruhi oleh penyumbatan aliran udara di tenggorokan.

  • Mengi

Mengi merupakan jenis napas yang dipengaruhi oleh penyempitan saluran udara. Mengi menunjukkan suara napas yang seolah-olah meniup peluit.

Apa Saja Gejala Napas Bunyi?

Selain bunyi napas, penderita mungkin juga mengalami gejala lain seperti batuk dan demam. Gejala-gejala tersebut bisa muncul karena manusia menderita kondisi lain seperti pneumonia.

Apa Saja Yang Memicu Napas Bunyi?

Napas yang disertai dengan bunyi terjadi karena berbagai kondisi yang sesuai dengan jenis napas berikut:

  • Rales

Rales disebabkan oleh penyakit jantung, pneumonia, fibrosis paru, fibrosis kistik, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

  • Ronki

Ronki disebabkan oleh bronkitis, bronkiektasis, dan PPOK.

  • Stridor

Stridor disebabkan oleh laryngomalacia (pelunakan kotak suara), epiglottitis (peradangan yang terjadi di lidah), pita suara lumpuh, kotak suara menyempit, infeksi batang tenggorokan, dan benda tersangkut di tenggorokan.

  • Mengi

Mengi disebabkan oleh alergi, asma, PPOK, pneumonia, bronkitis, bronkiolitis, gagal jantung, GERD (penyakit yang berkaitan dengan asam lambung), kanker paru-paru, edema paru, penyakit paru interstisial, dan trakebronkitis.

Jika Anda Mengalami Masalah Pada Pernapasan

Jika Anda menunjukkan kondisi seperti yang disebutkan di atas, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis (jika Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Gejala apa saja Anda alami?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?

Seperti Apa Diagnosis Napas Bunyi?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis yang sesuai dengan faktor pemicunya. Contohnya, jika Anda mengalami pneumonia, dokter akan melakukan diagnosis dengan cara berikut:

  • Pemeriksaan fisik

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dengan menggunakan stetoskop. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui apakah pasien mengalami pneumonia atau tidak. Dokter akan mengetahui bahwa pasien mengalami pneumonia melalui tanda dan gejalanya.

  • Tes pencitraan

Tes lain yang dapat dilakukan dokter adalah tes pencitraan seperti CT scan dan X-ray. Tujuannya untuk menunjukkan gambaran yang lebih terperinci dari dalam tubuh pasien.

  • Tes lain

Dokter dapat melakukan tes lain seperti tes darah juga untuk mengetahui lebih lanjut tentang bakteri penyebab pneumonia.

Bagaimana Cara Mengobati Napas Bunyi?

Untuk mengobati nafas bunyi, pasien bisa mencoba cara berikut:

  • Obat-obatan

Ada berbagai obat yang dapat digunakan pasien untuk mengatasi kondisi tersebut. Dua di antaranya adalah aspirin dan acetaminophen.

  • Bahan alami

Contoh bahan alami yang bisa dikonsumsi pasien adalah air putih.

Bagaimana Cara Mencegah Napas Bunyi?

Pada dasarnya, pasien perlu menerapkan pola hidup yang sehat seperti beristirahat yang cukup dan tidak merokok untuk mencegah masalah pada pernapasan.

Kesimpulan

Napas bunyi merupakan kondisi yang perlu diwaspadai. Kondisi tersebut bisa terjadi karena penderita mengalami kondisi lain yang dapat mengganggu pernapasan. Ada berbagai cara yang sederhana yang bisa dilakukan pasien untuk mengatasi masalah pernapasan. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang napas bunyi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *