Mengenal Dokter Akupuntur dan Kondisi yang Ditanganinya

Akupuntur merupakan sebuah teknik pengobatan yang dilakukan dengan menusukkan jarum di titik-titik tertentu di tubuh untuk menstimulasi kerja organ. Teknik pengobatan ini adalah bentuk pengobatan tradisional Tiongkok.

Akupuntur sendiri dikenal dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri hingga sakit kepala. Nah, seiring berjalannya waktu akupuntur menjadi salah satu cabang ilmu kedokteran modern yang menghasilkan dokter akupuntur. Yuk, mengenal lebih dekat dengan dokter spesialis akupuntur dan apa saja kondisi yang ditanganinya serta apa itu akupuntur.  

Apa yang dilakukan dokter akupuntur?

Dokter akupuntur atau ahli akupuntur adalah praktisi medis yang meredakan nyeri dan stres fisik pasien dengan merangsang titik-titik tertentu di tubuh. Pada pengobatan tradisional Tiongkok, tubuh setiap orang memiliki aliran energi yang disebut Qi (chi). Nah, energi Qi manusia akan mengalir dengan lancar ke berbagai sistem organ tubuh tertentu jika tubuh dalam keadaan sehat. 

Secara tidak langsung, hal tersebut mengatakan bahwa tubuh manusia dapat mengalami gangguan fungsi tertentu seperti nyeri dan sakit. Hal tersebut terjadi karena energi Qi tadi tidak mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh. Oleh karena itulah akupuntur dilakukan, untuk melancarkan kembali Qi dalam tubuh. 

Seorang  ahli akupuntur akan melakukan penilaian pasien dengan empat pemeriksaan:

  • Inspeksi. Ini melibatkan melihat pasien, tipe tubuh, postur tubuh, warna kulit, dan kilau rambut. ini mungkin juga termasuk metode tradisional diagnosis lidah. 
  • Mendengarkan. Informasi diperoleh dengan mendengarkan suara dan pernapasan pasien. Mencium juga disertakan. 
  • Perasaan atau palpasi. Ini menggunakan palpasi perut dan sentuhan meridian, dan seni tradisional diagnosis denyut nadi, di mana praktisi merasakan denyut nadi pasien dan mencatat kecepatan, ritme, kualitas, dan bentuk.
  • Pertanyaan. Pertanyaan standar yang digunakan untuk menilai fungsi tubuh pencernaan, diet, tidur, nyeri fungsi sensorik, eliminasi, berkeringat, menstruasi, dan riwayat kesehatan. 

Akupuntur sendiri digunakan terutama untuk meredakan ketidaknyamanan yang terkait dengan berbagai penyakit dan kondisi, termasuk:

  • Mual dan muntah yang diinduksi kemoterapi dan pasca operasi
  • Sakit gigi
  • Sakit kepala, termasuk sakit kepala tegang dan migran
  • Nyeri persalinan
  • Nyeri punggung bawah
  • Sakit leher
  • Osteoarthritis
  • Kram menstruasi
  • Gangguan pernapasan, seperti rhinitis alergi

Risiko akupuntur

Risiko akupuntur rendah jika Anda memiliki praktisi akupuntur bersertifikat atau langsung mengunjungi dokter akupuntur yang kompeten. Efek samping yang umum termasuk nyeri dan perdarahan ringan atau memar di tempat jarum dimasukkan. 

Jarum sekali pakai tersebut menjadi standar praktik, jadi risiko infeksi sangat minimal. Tidak semua orang adalah kandidat yang baik untuk akupuntur. Anda mungkin berisiko mengalami komplikasi jika:

  • Mengalami gangguan pendarahan. Peluang Anda untuk mengalami pendarahan atau memar dari jarum meningkat jika Anda memiliki kelainan pendarahan atau jika Anda menggunakan pengenceran darah. 
  • Punya alat pacu jantung. Akupuntur yang melibatkan aliran listrik ringan ke jarum dapat mengganggu pengoperasian alat pacu jantung. 
  • Sedang hamil. beberapa jenis akupuntur dianggap merangsang persalinan, yang dapat menyebabkan persalinan prematur.

Manfaat akupuntur terkadang sulit untuk diukur, tetapi banyak orang yang merasakan manfaat sebagai alat untuk mengontrol berbagai kondisi yang menyakitkan. Akupuntur pun memiliki efek samping yang sedikit, jadi mungkin patut untuk dicoba jika Anda kesulitan mengendalikan rasa sakit dengan metode yang lebih konvensional. Namun, ada baiknya untuk berkonsultasi dnegan dokter akupuntur terlebih dahulu sebelum melakukan perawatan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *