Ini Penyebab Sakit Pundak dan Cara Mengatasinya

Sakit pundak merupakan salah satu keluhan yang umum terjadi pada orang yang aktif berativitas. Pada sebagian besar kasus sakit pundak tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perawatan yang dilakukan di rumah. Penyebab sakit pundak juga beragam, hingga menyebabkan seseorang tidak bisa bergerak leluasa dan merasakan nyeri yang menganggu aktivitas.

sakit pundak

Di pundak, terdapat tiga tulang utama yaitu lengan atas, selangka, dan tulang pundak. Selain itu, terdapat dua persendian utama yaitu acromioclavicular antara skapula (belikat) dan klavikula (selangka), dan ada satu lagi yaitu glenohumeral yaitu persendian berbentuk seperti bola.

Pundak memiliki persendian dengan mobilitas yang paling tinggi. Dengan adanya persendian ini. Pundak bisa bergerak ke depan maupun ke belakang. Bahkan, gerakan memutar dan menjauh dari tubuh juga berpusat dari persendian ini. Ada banyak penyebab sakit pundak, di antaranya:

  • Aktivitas fisik yang terlalu berat yang melibatkan pundak
  • Berolahraga
  • Gerakan repetitif
  • Penyakit sekitar pundak
  • Lansia
  • Serangan jantung
  • Cedera sumsum tulang belakang postur tubuh buruk

Saat seseorang mengalami sakit pundak dan leher, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh demi mendapatkan diagnosis pasti. Dokter dapat menganjurkan pemindaian rontgen, ultrasonografi (USG) atau MRI untuk melihat lebih detil kondisi pundak. Selain itu, dokter juga akan menanyakan beberapa hal seperti:

  • Apakah nyeri dirasakan di satu atau kedua sisi?
  • Apakah rasa nyeri muncul tiba-tiba?
  • Kapan rasa nyeri muncul?
  • Apakah rasa nyeri berpindah ke bagian tubuh lainnya?
  • Bisakah menunjuk pusat rasa nyeri di pundak?
  • Apakah sakit ketika pundak digerakkan ke arah tertentu?
  • Rasa nyeri tajam atau seperti ditekan?
  • Apa yang membuat rasa nyeri mereda atau memburuk?

Jika sakit pundak dan leher disertai dengan demam atau ketidakmampuan menggerakkan bahu, jangan tunda konsultasi dengan dokter. Selain itu, apabila sakit pundak terjadi tiba-tiba tanpa ada pemicu jelas seperti cedera, itu bisa jadi tanda terjadinya serangan jantung. Umumnya, orang yang mengalami serangan jantung juga merasa kesulitan bernapas, dada sesak, keringat berlebih, serta rasa sakit yang menyebar ke rahang dan leher.

Cara mengatasi sakit pundak

  • Perawatan di rumah

Sakit pundak ringan bisa diatasi sendiri di rumah dengan memberikan kompres dengan es batu selama 15-20 menit dan diulang 3 kali dalam sehari. Jangan lupa beri lapisan kain atau handuk agar kompres es tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

  • Pengobatan

Pengobatan sakit pundak sendiri di rumah, obat nonsteroid pencegah inflamasi bisa dibeli tanpa resep dokter. Jika atas resep dokter, umumnya akan diberikan resep yang serupa atau corticosteroid. Cara mengonsumsinya bisa lewat oral atau suntik ke pundak.

  • Memakai sling

Dokter juga bisa menyarankan pasien memakai sling atau shoulder immobilizer apabila aktivitas dapat memperburuk kondisi sakit pundak dan leher. Biasanya, sling ini harus dipakai selama beberapa waktu sampai kondisinya membaik.

  • Operasi

Operasi juga bisa menjadi langkah yang diambil apabila dirasa perlu. Biasanya, ini berkaitan dengan cedera yang cukup parah. Apabila seseorang melewati prosedur operasi pundak, ikuti instruksi pascaoperasi dengan seksama.

Semua opsi penanganan sakit pundak dan leher bisa didiskusikan dengan dokter. Apabila penyebab sakit pundak adalah masalah medis lainnya, dokter umumnya akan menyarankan pengobatan penyakit itu untuk meredakan gejala seperti nyeri pundak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *