Ingin Menghambat Penggumpalan Darah? Minum Lixiana!

Lixiana adalah obat yang dapat mencegah penggumpalan pembuluh darah penyebab stroke dengan cara menyumbatnya.

Obat ini adalah produksi Kalbe Farma, perusahaan farmasi ternama di Indonesia berbentuk tablet sehingga sangat mudah dikonsumsi.

Kandungan dan komposisi

Satu tablet obat mengandung zat aktif utama, yaitu Edoxaban. Kandungan zat aktif ini bergantung pada beberapa varian produk. Ada yang komposisinya sebesar 60 mg, 30 mg, dan 15 mg.

Edoxaban adalah zat aktif utama yang bekerja dengan cara memperpanjang durasi pembekuan darah serta mengurangi risiko formasi trombus atau gumpalan darah.

Golongan obat

Obat anti penggumpalan darah dalam tubuh ini merupakan golongan obat keras atau resep. Itu berarti obat tidak boleh diperjualbelikan secara bebas dan sembarangan di toko-toko obat atau minimarket.

Apabila Anda menginginkan obat ini untuk mengatasi penggumpalan darah yang dapat menyebabkan stroke, Anda harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter untuk bisa mendapatkan resep yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Manfaat lain

Selain untuk menghambat penggumpalan darah penyebab stroke, obat ini juga untuk mencegah serangan jantung, kondisi kronis yang cukup berbahaya selain stroke.

Yang dapat mengonsumsi

Yang dapat mengonsumsi Lixiana adalah orang-orang dewasa yang mengalami masalah penggumpalan darah. Obat juga dapat dikonsumsi oleh lansia tanpa harus menurunkan dosis.

Yang tidak dapat mengonsumsi

Yang tidak dapat mengonsumsi obat antipenggumpalan darah ini adalah pada anak-anak, ibu hamil dan menyusui serta penderita alergi terhadap bahan obat.

Cara mengonsumsi dan dosis

Cara mengonsumsi obat ini adalah dengan atau tanpa makanan. Dosis obat ini beragam berdasarkan kandungan Edoxaban di dalamnya dan berat badan.

Jika Anda memiliki berat badan 60 kg ke bawah, dosisnya adalah 30 mg/hari sedangkan jika berat badan Anda 60 kg ke atas, dosisnya adalah 60 mg/hari.

Efek samping

Efek samping yang ditimbulkan oleh obat ini adalah Anda akan anemia, epistaksis, pendarahan pada saluran pencernaan, pusing, mual, muntah sesak napas, kelelahan, dan ruam pada kulit.

Apabila Anda menderita salah satu efek samping di atas segeralah untuk berkonsultasi kepada dokter untuk meminta saran dan tindakan medis terbaik yang berkaitan dengan pemakaian obat dan solusinya.

Yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat 

Obat pembekuan darah ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain. Interaksi dapat terjadi ketika obat digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain. Interaksi dapat berdampak pada efisiensi obat dalam mengatasi masalah dan menimbulkan efek samping.

Adapun obat-obatan yang dapat menimbulkan interaksi saat pemakaian adalah eritromisin, ketikonazol, defibrotid, dan aspirin. Hendaknya supaya diperhatikan.

Apabila salah satu efek samping yang ditimbulkan dari pemakaian ini berpengaruh pada kondisi tubuh, dan dikhawatirkan berefek pada kinerja harian, segera hentikan dan beristirahatlah supaya kondisi Anda segar kembali.

Jika ada dosis obat yang terlewat, segera kejar dosis tersebut jika belum terlalu lama. Namun jika sudah sangat terlalu lama, sebaiknya segera ganti dengan dosis baru. Ingat, jangan sekali-kali menggandakan dosis yang dapat berakibat efek samping.

Simpanlah obat dalam ruangan yang kering serta sejuk kemudian jauhkan dari paparan sinar matahari langsung yang dapat memengaruhi obat. Selain itu, jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Apabila obat sudah memasuki masa kedaluwarsa dan sudah habis terpakai, segera buang obat ke tempat sampah khusus supaya tidak ada penyalahgunaan dan pencemaran lingkungan.

Harga 

Lixiana, terutama yang kandungan Edoxabannya 30 mg, dibanderol pada kisaran Rp 408.000-an, dan dapat Anda peroleh di toko-toko obat offline dan online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *