Efek Samping Suntik 3 Bulan dan Cara Mengatasinya

Suntik KB 3 bulan merupakan salah satu alat kontrasepsi dengan cara menyuntikkan hormon ke dalam tubuh. Kandungan progestin dalam suntik KB mencegah terjadinya ovulasi atau pematangan sel telur dan membuat dinding rahim tidak kondusif bagi sel telur yang telah dibuahi. Selain itu, progestin juga mengentalkan lendir di leher rahim sehingga membuat sperma sulit mencapai rahim. Setiap metode kontrasepsi memiliki efek samping, termasuk suntik KB 3 bulan. Hal ini normal terjadi karena tubuh beradaptasi dengan perubahan hormon. Berikut efek samping yang bisa terjadi dan tips mengatasinya:

Perubahan Siklus Menstruasi

Efek samping yang paling sering terjadi pada suntik KB 3 bulan adalah berubahnya siklus menstruasi yang terjadi selama 6-12 bulan sejak pertama kali disuntik. Siklus menstruasi bisa menjadi lebih panjang maupun lebih pendek. Ada pula yang merasakan volume darah haid menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Setelah suntikan pertama, haid bisa terjadi lebih dari 7 hari, kemudian muncul flek di sela siklus, lalu menjadi jarang dan berhenti sama sekali setelah satu tahun pemakaian. Tidak mengalami haid bukan berarti darah akan menumpuk di dalam tubuh. Hormon yang digunakan dalam suntik KB 3 bulan berfungsi menekan penebalan dinding rahim yang biasanya luruh dalam bentuk darah haid. Sehingga ketika siklus haid dimulai, tidak ada darah yang bisa diluruhkan. Bukan berarti juga Anda sudah tidak subur atau tiba-tiba mengalami kehamilan.

Kenaikan Berat Badan

Rata-rata berat badan akan naik sekitar 1-2 kg per tahun. Penyebabnya karena hormon progesteron pada suntik KB 3 bulan dapat mempengaruhi pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus, sehingga nafsu makan bertambah. Anda bisa mengimbanginya dengan mengatur pola makan dengan gizi seimbang, penuhi kebutuhan air putih, dan olahraga rutin agar berat badan tetap berada di angka ideal.

Nyeri Payudara dan Sakit Kepala

Karena adanya perubahan hormonal setelah suntik progestin melalui suntik KB 3 bulan, maka tubuh akan bereaksi baik dari segi fisik maupun emosi. Efek yang dirasakan yaitu nyeri pada payudara, kepala pusing dan berkunang-kunang, atau merasa mual. Pada beberapa wanita, suasana hati cepat berubah dan lebih sering marah daripada biasanya. Anda bisa mengatasi rasa nyeri dengan meminum parasetamol atau ibuprofen. Namun, jika gejala muncul berkepanjangan dan sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda bisa konsultasikan ke dokter kandungan.

Gairah Seks Menurun

Cara kerja suntik KB 3 bulan yaitu menyuntikkan hormon progesterone yang bertujuan untuk mengentalkan lendir pada vagina. Sedangkan suntikan progestin berfungsi mengubah makanan dengan kandungan karbohidrat menjadi lemak yang sulit bereaksi terhadap air. Oleh karena itu, semakin banyak kadar lemak dalam tubuh, maka semakin sedikit kadar air yang ada. Hal ini berpengaruh pada vagina yang menjadi lebih kering dan bisa menimbulkan rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual. Jika dibiarkan, maka gairah seks akan menurun dan malas untuk melakukan hubungan seksual. Tips yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan rangsangan atau foreplay terlebih dahulu supaya vagina tidak terlalu kering dan bisa berhubungan dengan nyaman. Imbangi dengan konsumsi buah dan air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.

Kepadatan Tulang Berkurang

Penggunaan suntik KB 3 bulan dalam jangka Panjang bisa menyebabkan penipisan tulang dan memicu penurunan kepadatan tulang atau osteoporosis. Anda bisa menurunkan risiko osteoporosis tersebut dengan konsumsi makanan dengan kandungan vitamin D dan kalsium. Namun, risiko tersebut hanya terjadi pada beberapa orang dan bisa hilang ketika suntik KB berhenti dilakukan.

Perubahan hormon yang terjadi akibat suntik KB 3 bulan juga bisa menimbulkan efek pada kulit seperti munculnya jerawat. Alasannya, hormon progestin menyebabkan sekresi kelenjar minyak dan lemak secara berlebihan. Jika efek samping yang dirasakan sudah cukup mengganggu kesehatan secara menyeluruh seperti migrain, gangguan pada motorik dan indra lainnya, segera konsultasikan pada dokter. Anda dan pasangan bisa memilih jenis kontrasepsi lainnya yang lebih nyaman dan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *