Diklaim Lebih Sehat, Apakah Air Hexagonal Itu?

Diklaim Lebih Sehat, Apakah Air Hexagonal Itu?

Air hexagonal dengan berbagai klaim manfaatnya, cukup ramai diperbincangkan. Di pasaran, tersedia produk air hexagonal dengan harga yang tentu relatif lebih tinggi dibanding air mineral biasa. Apa sebenarnya air hexagonal ini?

Ada beberapa istilah untuk air hexagonal. Sebagian menyebutnya air terstruktur, ada pula yang menyebutnya sebagai magnetic water. Jenis air ini merupakan air yang telah dibuat sedemikian rupa agar strukturnya berubah menjadi bentuk hexagonal. Konon, struktur tersebut serupa dengan struktur air yang belum tercemar atau terkontaminasi.

Klaim manfaat air hexagonal

Disebut-sebut bahwa air hexagonal lebih sehat dibandingkan air mineral biasa. Menurut para produsen air hexagonal, jenis air ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan energi.

Berkaitan dengan otak, air hexagonal dinyatakan dapat meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan daya ingat.

Konsumsi jenis air ini juga dikatakan dapat meningkatkan kualitas tidur, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tetap ideal, serta menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Tidak hanya itu, konsumsi air hexagonal disebutkan dapat membantu untuk detoksifikasi tubuh. Pencernaan menjadi lebih lancar dan tidak lagi terjadi konstipasi. Bahkan, jenis air ini juga disebutkan dapat membuat kulit lebih mulus.

Dan salah satu klaim yang paling bombastis dari air hexagonal ini adalah dapat membuat orang yang mengonsumsinya memiliki usia harapan hidup lebih panjang.

Pandangan ilmiah tentang air hexagonal

Berdasarkan teori-teori seputar air hexagonal, diduga strukturnya yang berbentuk hexagonal memungkinkan air jenis ini menahan energi. Karenanya, energi tersebut diduga dapat membuat tubuh lebih berenergi dan meningkatkan kemampuan air dalam menghidrasi tubuh.

Sayangnya, berbagai manfaat dan teori yang mendasari manfaat tersebut, kebanyakan berupa klaim dari produsen air hexagonal. Setidaknya, sampai saat ini belum ditemukan penelitian valid yang mendukung klaim manfaat kesehatan yang diberikan oleh air hexagonal.

Memang, pada tahun 2013 pernah dilakukan sebuah penelitian tentang air hexagonal. Penelitian tersebut berkaitan dengan kemampuan air hexagonal dalam menurunkan kadar gula darah.

Sesuai dengan jurnal yang dirilis oleh Nutrition Research and Practice, dilaporkan bahwa penelitian melibatkan hewan uji yang telah diinduksi dan menjadi diabetes. Dalam delapan minggu pemberian air hexagonal, terlihat ada penurunan kadar gula darah dalam tubuh hewan uji.

Hasil penelitian ini terdengar sangat menjanjikan, bukan? Namun, skala penelitian ini sangat kecil, hanya melibatkan 24 hewan uji. Hasil penelitian juga tidak pernah diteliti lebih lanjut pada manusia.

Lebih dari itu, ada banyak sekali teori tentang air hexagonal yang dapat dipatahkan dengan teori ilmiah. Sebagai contoh, struktur air adalah H2O. Artinya, satu molekul air mengandung 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen.

Sementara air hexagonal dikatakan memiliki struktur H3O2. Padahal, struktur air merupakan H2O. Struktur yang berbeda tersebut mengindikasikan bentuk senyawa kimia lain yang belum diketahui.

Singkat kata, klaim manfaat kesehatan yang dimiliki air hexagonal belum terbukti secara ilmiah.

Manfaat kesehatan dari air mineral atau air putih telah lama sekali diketahui. Tidak harus memiliki struktur hexagonal agar air memberikan manfaat bagi kesehatan Anda.

Bagian paling penting, Anda mengonsumsi cukup air putih. Minimal 8 gelas per hari jika aktivitas Anda biasa saja. Tapi, minumlah lebih banyak air bila Anda termasuk orang yang sangat aktif, sedang mengandung atau menyusui, tinggal di daerah tropis, serta sedang sakit, terlebih mengalami infeksi bakteri atau virus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *