Detoks Telapak Kaki Menjadi Cara Mengeluarkan Racun

Detoks telapak kaki merupakan bagian dari perawatan tubuh yang diyakini sebagai cara mengeluarkan racun. Bahkan detoks telapak kaki disebut mampu meningkatkan kesehatan tubuh. Perawatan ini cukup populer dan digemari. Meski demikian, tidak semua orang boleh melakukan detoks telapak kaki. Beberapa kondisi perlu menghindari detoks telapak kaki seperti penderita diabetes, ibu hamil, anak-anak, serta orang yang memiliki luka terbuka di area kaki. 

Jenis detoks telapak kaki

Perdebatan tentang manfaat detoks telapak kaki untuk mengeluarkan racun masih berlangsung hingga saat ini. Cara mengeluarkan racun tersebut masih dianggap belum ilmiah sebab tidak adanya hasil penelitian secara pasti. Meski demikian, terdapat beberapa jenis detoks telapak kaki yang dipercaya bisa menjadi cara mengeluarkan racun dari dalam tubuh seperti: 

  1. Lulur kaki

Lulur kaki tentu sudah tidak asing lagi untuk didengar. Banyak salon yang menawarkan treatment ini untuk membantu menjaga keindahan kaki. Selain itu, lulur kaki ternyata berpotensi menjadi cara mengeluarkan racun. Lulur kaki juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan membantu mengurangi bau di area kaki. 

  1. Koyo kaki

Koyo kaki juga dapat membantu mengeluarkan racun. Koyo kaki ini biasanya dijual di pasaran dan bisa digunakan dengan cara menempelkannya di telapak kaki. Selain bertujuan untuk detoksifikasi, koyo kaki juga memiliki manfaat lain berupa penghilang nyeri, mengatasi sulit tidur, serta memperlancar peredaran darah.  

  1. Rendam kaki ionik

Rendam kaki ionik merupakan metode detoks dengan larutan berupa air, garam, ion, dan minyak esensial. Rendam kaki ionik diklaim menjadi salah satu cara mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Dengan melakukan metode rendam kaki ionik, berbagai kototran dari udara, bahan kimia, atau produk kecantikan yang telah diserap kulit kaki akan dapat dikeluarkan. 

  1. Masker kaki  

Masker kaki menggunakan tanah liat juga diyakini dapat membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Anda hanya perlu menggunakan tanah liat bentolit yang dicampur dengan cuka apel dan minyak esensial untuk dilarutkan ke dalam air. Rendam kaki selama 30 menit. Manfaat masker kaki ini dapat membantu membuat kaki menjadi lebih lembut dan sehat. 

  1. Gunakan bawang  

Penggunaan bawang merah untuk detoks telapak kaki dikaitkan dengan pengobatan tradisional Tiongkok. Detoks ini dilakukan dengan cara meletakkan bawang merah di telapak kaki yang merupakan titik meredian tubuh. Dipercaya bahwa dengan menempelkan bawang tersebut maka tiitk meredian akan terbuka dan racun pun akan keluar dari tubuh. 

Manfaat lain detoks telapak kaki

Tidak hanya dijadikan sebagai cara mengeluarkan racun saja, detoks telapak kaki ternyata bisa memberi berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut ini merupakan beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika melakukan detoks telapak kaki.

  • Menghilangkan stres
  • Meningkatkan kekebalan tubuh 
  • Mengurangi pembengkakan
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Memperbaiki suasana hati
  • Membasmi kuman berbahaya
  • Mencegah dan mengatasi bau kaki
  • Membersihkan sel kulit mati
  • Meredakan nyeri
  • Memberi sensasi menyenangkan
  • Menigkatkan sirkulasi darah

Hingga saat ini, efektivitas cara mengeluarkan racun menggunakan detoks telapak kaki memang belum maksimal. Hal tersebut dikarenakan masih butuh penelitian lanjutan tentang detoks telapak kaki untuk mengeluarkan racun. Meski demikian, tidak ada salahnya jika Anda tetap mencobanya sebab detoks telapak kaki menawarkan berbagai manfaat lain. Apabila Anda ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai cara mengeluarkan racun, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh Aplikasi SehatQ sekarang juga melalui App Store atau Google Play.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *