Obat

Atasi Kram Perut, Ini Khasiat Lain dari Buscopan

Buscopan adalah salah satu jenis obat yang dikenal ampuh mengatasi berbagai masalah pada bagian perut dan usus. Obat ini mengandung Hyoscine Butylbromide. 

Cara kerja Buscopan dengan mengurangi produksi asam di lambung, memperlambat gerakan alami dari usus dan melemaskan otot-otot di saluran cerna misalnya perut, usus, kandung kemih, ginjal dan kandung empedu. 

Lalu, apa saja khasiat dan manfaat Buscopan? Ini beberapa diantaranya:

1. Mengurangi Gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Manfaat Buscopan yang paling utama yaitu mampu mengurangi gejala irritable bowel syndrome (IBS).

Irritable bowel syndrome adalah kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan. Beberapa gejala yang bisa timbul akibat IBS diantaranya sakit atau kram perut yang berulang, kembung, diare, atau sembelit. 

Kondisi ini termasuk ke dalam jenis berkepanjangan (kronis) yang bersifat kambuhan. Adapun penyebab IBS bisa dipicu oleh beragam hal, termasuk stres, konsumsi makanan dan minuman tertentu, sampai perubahan hormonal, misalnya saat menstruasi.

2. Atasi Kram Akibat Infeksi Saluran Kencing

Selanjutnya, obat ini juga digunakan untuk mengatasi kram pada bagian saluran kencing. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh cystitis atau peradangan di kandung kemih yang menimbulkan rasa nyeri ketika buang air kecil. 

Cystitis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri yang juga menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK).

3. Nyeri Perut Akibat Menstruasi 

Sebagian wanita, akan mengalami sakit perut yang menyiksa ketika menstruasi tiba. Gejala ini biasanya dibarengi dengan kram perut. Sakit perut saat haid terjadi karena kejang otot rahim. Kontraksi otot rahim ini dipicu oleh peningkatan hormon prostaglandin yang terjadi tepat sebelum menstruasi dimulai.

Buscopan juga banyak digunakan oleh wanita untuk mengatasi kram perut yang bisa terjadi akibat berbagai kondisi kesehatan, misalnya kram perut akibat menstruasi.

4. Nyeri pada Lambung 

Ada banyak permasalahan yang terjadi pada lambung. Nah, Buscopan juga banyak digunakan untuk mengatasinya. 

Mereka menggunakannya ketika lambung mengalami gangguan, seperti kembung, mual, muntah, nyeri pada bagian ulu hati, dan nyeri perut atas yang muncul setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. 

Aturan Pakai Buscopan 

Biasanya Buscopan diberikan melalui resep dokter. Namun, Anda juga bisa mendapatkannya tanpa resep dokter selama menyesuaikan dengan gejala-gejala yang telah didiagnosis dokter.

Buscopan tersedia dalam bentuk tablet dan suntikan (injeksi). Cara penggunannya pun disesuaikan dengan obat yang Anda beli.

Untuk, jenis tablet, Anda dapat menelannya utuh dengan bantuan air putih (secara oral). Jangan mengisap, membelah, atau mengunyah tablet, ya. 

Dokter umumnya akan meresepkan obat ini sebanyak 1-2 tablet sebanyak tiga kali sehari, bergantung pada kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

Anda dapat meminum obat ini jika gejala nyeri perut muncul. Obat ini dapat diminum sebelum atau setelah makan. Lalu, kalau ternyata Anda melewatkan satu dosis, minumlah sesegera mungkin begitu Anda mengingatnya.  

Sementara itu, Buscopan injeksi biasanya hanya diberikan oleh dokter atau tim medis di rumah sakit.

Nah, itulah sederet khasiat dari obat Buscopan. Meski khasiat obat ini banyak, tetapi tak semua diperbolehkan mengonsumsinya. 

Penderita dengan hipertensi, gangguan fungsi hati dan gangguan ginjal, wanita hamil dan menyusui, sebaiknya tidak menggunakan Buscopan untuk mengatasi masalah yang dialami.

Jika muncul efek samping yang membahayakan, seperti mulut kering, detak jantung berdetak cepat, mengalami sembelit, gangguan penglihatan, muncul berbagai permasalahan kulit, seperti ruam dan gatal, sulit bernapas, hingga kejang.

Obat

Cara Penggunaan dan Dosis Obat Avesco

jangan konsumsi avesco pada kondisi:

Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu seperti hipersensitif, penyakit hati yang aktif, serta peningkatan nilai fungsi hati yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya.

jangan konsumsi avesco bersamaan dengan:

  • Amlodipine
  • Antasida
  • Antipyrine
  • Asam Fusidat Sistemik
  • Azithromycin
  • Ciclosporin
  • Cimetidine
  • Colestipol
  • Digoxin
  • Eritromisin
  • Glecaprevir / Pibrentasvir
  • Itrakonazol
  • Ketokonazol
  • Klaritromisin
  • Kontrasepsi oral
  • Obat antihipertensi
  • Telaprevir
  • Terfenadine
  • Tripanavir/Ritonavir
  • Warfarin

Perhatian Khusus

Pasien diabetes melitus, hipotiroid, riwayat stroke yang baru terjadi, kehamilan dan menyusui, serta pasien yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, pasien yang memiliki riwayat penyakit hati dan ginjal, pasien anak, rabdomiolisis.

Penyakit hati yang aktif, peningkatan nilai fungsi hati yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya, hipersensitif, kehamilan, dan menyusui, 

PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dosis awal: 10 mg 1xsehari. Kisaran dosis: 10-80 mg 1xsehari. Hiperkolesterolemia primer & hiperlipidemia kombinasi atau campuran: 10 mg/hari selama 2 minggu & hingga 4 minggu untuk memperoleh respon maksimal. Hiperkolesterolemia familial homozigot: 80 mg. Hiperkolesterolemia familial heterozigot anak usia 10-17 tahun: 10 mg/hari, maksimal 20 mg/hari. Penyesuaian dosis sebaiknya dilakukan dengan selang waktu (interval) ?4 minggu.

Aturan Pakai

Diminum sebelum atau sesudah makan

Kontra Indikasi

Hipersensitif, hamil, pasien yang mempunyai masalah pada organ hati seperti : kolestasis, ensefalopati, hepatitis, dan penyakit kuning.

Perhatian

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Lakukan tes fungsi hati sebelum memulai terapi, 12 minggu sesudahnya, selama evaluasi dosis, dan selanjutnya secara periodik. Pasien dengan mialgia difusa, perlunakan atau kelemahan otot. Laporkan segera jika terjadi gejala nyeri, perlunakan atau kelemahan otot, terutama yang disertai dengan demam. Hentikan penggunaan jika terjadi peningkatan CPK yang jelas, didiagnosis atau diduga miopati, atau memiliki faktor risiko mengalami kegagalan ginjal sekunder akibat rabdomiolisis.

Dosis dan Cara Penggunaan Avesco

Avesco termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dokter. Dosis penggunaan Avesco secara umum:

  • Dewasa: sebagai dosis awal diberikan dosis 10-20 mg sekali sehari, dosis dapat di sesuaikan dengan jarak waktu 4 minggu. Dosis dapat ditingkatkan hingga 40 mg sekali sehari. Maksimal dosis: 80 mg perhari.
  • Anak-anak usia 10-17 tahun: diberikan dosis 10 mg, diminum sekali sehari. Dosis dapat ditingkatan dengan jarak waktu 4 minggu maksimal 20 mg perhari. Atau sesuai petunjuk Dokter.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Penyakit hati aktif.
  • Hamil dan menyusui.
  • Penggunaan bersamaan dengan siklosporin, asam fusidic, telaprevir, glecaprevir/pibrentasvir dan kombinasi tipranavir/ritonavir.

Interaksi Obat

  • Obat yang menghambat enzim sitokrom p450 secara kuat seperti, itraconazole, ketoconazole, posaconazole, vorikonazol, erythromycin, clarithromycin, telitromisin.
  • Penghambat enzim sitokrom p450 yang lebih lemah seperti fluconazole, siklosporin, verapamil, diltiazem.
  • Gemfibrozil dapat menurunkan tingkat lipid secara drastis.
  • Colchicine, amiodaron, dronedarone, ranolazine, sakuinavir , ritonavir, atau calcium channel blockers (misalnya verapamil, diltiazem, atau amlodipine) dapat meningkatkan resiko cedera otot (miopati) termasuk rhabdomyolysis.
  • Vitamin D menurunkan kadar dan konsentrasi metabolit aktifnya, namun keduanya secara sinergis mengurangi kadar LDL dan konsentrasi kolesterol total.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Avesco ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: dosis awal: 10 atau 20 mg satu kali sehari; dosis awal untuk pasien yang perlu menurunkan kolesterol LDL lebih dari 45%: 40 mg satu kali sehari.

Dosis pemeliharaan: 10 mg sampai 80 mg sekali sehari

Anak: Untuk kasus hiperkolesterolemia familial: 10-17 tahun 10 mg satu kali sehari.

Max: 20 mg sekali sehari. Penyesuaian dosis dilakukan dalam interval waktu 4 minggu atau lebih.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Hindari mengonsumsi jus grapefruit dalam jumlah yang berlebihan (>1L/hari).

Obat

Asupan Gizi Untuk Anak Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Appeton Taurine

appeton taurine

Memasuki usia sekolah, artinya kegiatan harian anak pun akan semakin banyak. Demi mendukung hal tersebut, tentu dibutuhkan asupan zat gizi harian yang cukup guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak sekolah. Salah satu penunjang pemenuhan gizi saat usia sekolah adalah Appeton Taurine. Meski begitu, asupan gizi yang diberikan sejak balita pun perlu diperhatikan.

Asupan yang dimakan oleh anak sejak dini harus bervariasi, memperhatikan kebersihan makanan, dan sesuai dengan aktivitas fisik anak agar tercapai berat badan anak yang ideal. Prinsip gizi seimbang terdiri dari 4 pilar yang merupakan rangkaian untuk menyeimbangkan zat gizi yang keluar dengan zat gizi yang masuk dengan memonitor berat badan secara teratur. Prinsip gizi seimbang itu sebagai berikut ini.

  1. Mengonsumsi makanan beragam

Makanan beragam maksudnya selain makanan yang dimakan bervariasi, tetapi juga memperhatikan proporsi makanan yang seimbang, jumlahnya cukup, dan tidak berlebihan.

  1. Membiasakan perilaku hidup bersih

Perilaku hidup bersih dapat menghindarkan diri dari sumber infeksi, contohnya adalah mencuci tangan, menutup makanan yang akan disajikan, memakai alas kaki, dan menutup mulut dan hidung bila bersin.

  1. Melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik dapat memperlancar metabolisme dalam tubuh. Mengajak anak bermain atau berjalan bersama adalah contoh aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh orang tua dan anak.

  1. Mempertahankan dan memantau berat badan normal

Indikator untuk bayi dan balita adalah perkembangan berat badan terhadap usia dengan menggunakan acuan Kartu Menuju Sehat (KMS), atau kurva CDC/NCHS, atau kurva WHO.

Setelah memperhatikan prinsip gizi seimbang, Anda bisa memberikan sumber makanan yang mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi pada anak usia sekolah selain mengandalkan suplemen Appeton Taurine. Berikut pilihan sumber makanan yang setidaknya harus ada setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan gizi atau nutrisi pada anak sekolah.

  1. Karbohidrat

Karbohidrat termasuk salah satu sumber energi utama yang diperlukan otak untuk menjalankan berbagai aktivitas dan proses metabolismenya. Demi melancarkan kerja sel-sel otak dan tubuh, asupan karbohidrat akan diubah terlebih dahulu menjadi bentuk glukosa. Bahkan, karbohidrat juga kerap terlibat dalam proses reproduksi, pencengahan penyakit, pembekuan darah, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Terpenuhinya kebutuhan karbohidrat anak berarti menambah asupan kalori anak yang nantinya dipakai sebagai energi untuk beraktivitas.

  1. Lemak

Meski sering dipandang sebelah mata, ternyata tidak semua sumber lemak itu buruk dan masih dibutuhkan untuk memenuhi gizi anak usia sekolah. Beberapa jenis lemak sebenarnya masih dibutuhkan untuk menunjang fungsi tubuh. Bukan hanya itu, lemak juga berperan sebagai sumber energi, khususnya ketika cadangan karbohidrat sudah menipis. Sama halnya seperti karbohidrat, kebutuhan lemak anak yang terpenuhi berarti menambah asupan kalori yang akan digunakan sebagai energi.

  1. Protein

Protein adalah zat gizi makro yang berperan dalam membangun serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Protein yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi asam amino. Asam amino inilah yang nantinya dipergunakan sebagai bahan baku untuk membangun sel-sel dan jaringan baru. Sama halnya seperti karbohidrat, kebutuhan lemak anak yang terpenuhi berarti menambah asupan kalori yang akan digunakan sebagai energi.

  1. Serat

Agar proses pertumbuhannya berjalan dengan optimal, serat adalah salah satu zat gizi yang diperlukan oleh anak. Serat sebenarnya merupakan bagian dari karbohidrat kompleks, tetapi tanpa kandungan kalori di dalamnya. Bukan hanya satu, tapi ada dua jenis serat yang dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi anak yaitu serat larut air dan serat tidak larut air. 

  1. Vitamin

Vitamin memang tergolong zat gizi mikro, tapi asupannya untuk anak tidak boleh terlewatkan. Ada 6 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, yakni vitamin A, B, C, D, E, dan K. Kesemua vitamin tersebut digolongkan ke dalam dua kelompok, yaitu vitamin larut air seperti meliputi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, dan C dan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K.

  1. Mineral

Ada beragam jenis mineral yang diperlukan selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Mulai dari kalsium, fosfor, magnesium, kalium, zat besi, natrium, fluor, seng, iodium, mangan, tembaga, kromiun, dan selenium. Kesemua zat gizi mikro tersebut punya peran yang sama besarnya untuk menunjang segala fungsi tubuh anak, khususnya selama tumbuh kembangnya.

Itulah sumber makanan yang bisa menjaga keseimbangan gizi dan nutrisi pada anak usia sekolah. Suplemen seperti Appeton Taurine memang penting sebagai penunjang, tetapi pemenuhan gizi dan nutrisi tetaplah hal yang utama.

Obat

Obat Painkiller yang Populer Digunakan Saat Proses Persalinan

Ada begitu banyak narasi yang menggambarkan betapa menyakitkannya proses persalinan. Salah satu yang paling ekstrem, sekaligus paling populer adalah; melahirkan layaknya pertaruhan hidup dan mati seseorang. Oleh karenanya tak perlu heran jika dalam proses melahirkan, seorang wanita mendapat banyak dosis obat painkiller atau obat pereda nyeri.

Seperti namanya, penggunaan obat painkiller di sini tak lain sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir (atau malah menghilangkan seluruhnya) rasa sakit sepanjang proses persalinan. Adapun tingkat dari efek obat painkiller tersebut bisa disesuaikan berdasarkan situasi dan kondisi yang tengah berlangsung.

Ada beberapa obat painkiller yang kerap digunakan saat proses persalinan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, setiap pilihan memiliki efek, kelebihan, dan kekurangan masing-masing. Berikut beberapa di antaranya:

  • Bius lokal

Bius lokal dapat dimaknai secara sederhana sebagai upaya membuat sebagian area pada tubuh mati rasa dengan memanfaatkan zat atau senyawa tertentu. Bius lokal membantu mengurangi rasa sakit saat melahirkan, tapi tidak mengurangi rasa sakit karena kontraksi.

Biasanya, bius lokal diterapkan ketika seorang ibu sudah memasuki tahap kedua proses persalinan. Pembiusan dilakukan di sekitar area vagina, termasuk perineum, agar daerah tersebut mati rasa. Penyuntikan obat painkiller tersebut mengincar saraf pudendal yang ada di bagian dalam vagina. Efek obat biasanya akan terasa dalam waktu 2-3 menit dan bertahan selama sekitar 1 jam.

Kelebihan bius lokal adalah minim efek samping, karena tidak punya pengaruh langsung terhadap unsur-unsur vital pada ibu maupun bayi. Kendati demikian, obat painkiller jenis ini punya kelemahan hanya mampu menghilangkan rasa sakit pada area yang kecil dan tidak bertahan lama.

  • Epidural

Pemberian obat painkiller ini memungkinkan area pinggul ke bawah mati rasa dengan intensitas tergantung jenis obat dan dosis yang digunakan. Karena itu, epidural membantu mengurangi rasa sakit akibat kontraksi dan rasa sakit di vagina saat melahirkan, sehingga membantu mencegah ibu merasa tertekan ataupun kelelahan. Ibu akan tetap sadar dan terjaga selama proses melahirkan.

Pemberian epidural biasanya dilakukan pada saat proses kelahiran aktif, pada tahap kedua melahirkan, dan sebelum melahirkan dengan operasi caesar. Biasanya pemberian epidural dilakukan setelah pembukaan 4-6 cm. Epidural disuntikkan ke area di punggung bagian bawah, dekat syaraf tulang belakang. Efek epidural biasanya akan terasa setelah 10-20 menit.

Beberapa di antara kelemahan teknik ini adalah memperlambat proses melahirkan dan meningkatkan resiko diperlukannya infus dan monitor janin. Proses ini juga meningkatkan risiko penurunan tekanan darah yang berkaitan dengan perlambatan detak jantung bayi, serta membuat ibu pusing dan mual. Belum lagi apabila jarum suntik menusuk membran di sekitar saraf tulang belakang, Ibu bisa merasakan sakit kepala, atau dalam kasus yang jarang terjadi, saraf menjadi terluka atau infeksi.

  • Analgesik

Analgesik adalah kelompok obat painkiller yang paling populer. Fungsi dari obat ini adalah melumpuhkan pusat rasa sakit pada otak, sehingga mengurangi intensitas rasa sakit. Biasanya obat analgesik sudah mulai diberikan sekitar 6-8 jam sebelum persalinan.

Obat painkiller ini diberikan dengan suntikan pada otot atau melalui infus. Adapun efek dari obat ini biasanya terasa dalam 15-30 menit. Sayangnya, kelompok obat ini memiliki beberapa efek samping, seperti rasa mual, pusing, dan muntah, juga mungkin sekali membuat bayi mengalami masalah pernapasan, kurangnya kemampuan menghisap, dan refleks yang lebih lambat saat lahir.

Masing-masing dokter punya preferensi tersendiri mengenai penggunaan obat painkiller, kendati biasanya keputusan tersebut didasari oleh kondisi ibu. Pada beberapa situasi, ibu juga punya kesempatan untuk memilih obat painkiller apa yang ingin mereka gunakan. Berdasarkan apa yang tertulis di atas, demikian kiranya dapat menjadi semacam informasi tambahan bagi kamu yang akan segera menjalani persalinan.

Terkena Darah Tinggi? Coba Obat Tensilon 20 Blister Ini
Obat

Terkena Darah Tinggi? Coba Obat Tensilon 20 Blister Ini

Setiap orang dihimbau untuk menjaga kesehatan tubuh supaya terhindar dari risiko seperti tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa dicegah melalui beberapa cara, salah satunya termasuk menggunakan obat seperti Tensilon 20 blister.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Produk Kesehatan

Jika Anda ingin memperoleh produk kesehatan seperti obat Tensilon 20 blister, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Harga

Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga obat terjangkau, Anda bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika tidak, Anda mungkin akan mempertimbangkan untuk mencari merek lain.

Jika produk tersebut dijual dengan potongan harga, Anda perlu cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak. Anda juga perlu berhati-hati ketika Anda membeli produk dengan potongan harga. Tujuannya supaya Anda bisa terhindar dari penipuan.

  • Kualitas

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas produk. Jika produk tersebut memiliki kualitas yang baik, orang-orang mungkin akan membeli produk yang sama lagi di lain waktu. Jika Anda merasa bingung untuk memilih merek produk kesehatan, Anda sebaiknya cari merek yang menawarkan tidak hanya kualitas yang baik, namun juga cari merek yang menawarkan lebih banyak manfaat bagi tubuh.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar produk kesehatan. Sebelum didistribusikan ke toko-toko di Indonesia, produk-produk kesehatan (termasuk obat) perlu diuji terlebih dahulu kualitasnya melalui pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

  • Pembelian

Jika Anda ingin membeli produk kesehatan melalui toko, Anda perlu beli produk tersebut di toko-toko resmi seperti apotik ternama. Jika Anda ingin membelinya secara online, Anda perlu beli produknya melalui situs-situs ternama. Toko-toko tersebut akan menjamin keaslian produk kesehatan.

  • Diskusi dan rekomendasi

Hal lain yang dapat membantu keputusan Anda dalam membeli produk kesehatan bisa melalui diskusi dan rekomendasi. Anda bisa bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal dan sering membeli produk kesehatan (baik melalui toko maupun secara online). Jika Anda sudah mendengar pendapat mereka dan mayoritas memberikan tanggapan positif tentang produk tersebut, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Karena setiap produk kesehatan (yang perlu dikonsumsi) memiliki aturan pakai yang berbeda, Anda perlu baca aturan pakai yang tertera pada kemasan dan ikuti petunjuknya. Jika tidak, Anda bisa mengalami efek samping.

Selain aturan pakai, jika Anda menerima produk kesehatan yang tidak sesuai dengan deskripsi dari toko, Anda bisa mengembalikannya. Pengembalian produk kesehatan bisa dilakukan jika toko menerapkan kebijakan pengembalian barang (dalam waktu tertentu) dan pengembalian uang (refund).

Informasi Tentang Tensilon 20 Blister

Jika Anda ingin menjaga tekanan darah, Anda bisa mencoba Tensilon 20 blister. Obat tersebut merupakan obat jamu herbal tradisional yang memiliki manfaat dalam meredakan gejala-gejala yang ringan akibat tekanan darah tinggi.

Obat tersebut tersedia di situs SehatQ dengan harga Rp 159.000,00. Obat tersebut mengandung ekstrak bawang putih (16 mg), ekstrak daun seledri (32 mg), dan ekstrak akar valeria (112 mg).

Obat tersebut perlu dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari (sesudah makan). Obat tersebut juga perlu disimpan di bawah suhu 30 ℃.

Sama seperti obat lain, obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping, antara lain sakit kepala, merasa gelisah, susah tidur, penglihatan kabur, peningkatan denyut jantung, penyempitan pembuluh darah, dan penurunan gerak usus. Jika Anda menunjukkan kondisi tersebut, Anda sebaiknya temui dokter.

Kesimpulan

Tensilon 20 blister merupakan salah satu obat yang bisa digunakan untuk menjaga tekanan darah. Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal yang disebutkan di atas jika Anda ingin belanja dengan aman. Anda juga perlu ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan. Obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping pada tubuh. Jika kondisi memburuk, Anda bisa konsultasikan persoalan tersebut ke dokter.

https://www.sehatq.com/artikel/jenis-obat-keputihan-di-apotek
Obat

Daftar Obat Keputihan di Apotik Berdasarkan Penyebabnya

Keputihan yang normal biasanya berwarna bening atau putih tanpa bau yang menyengat. Namun, jika cairan keputihan mendadak berwarna atau berbau aneh, ini bisa jadi tanda penyakit. Apalagi jika disertai rasa gatal atau nyeri pada vagina. Maka dari itu, kamu perlu mengatasinya dengan membeli obat keputihan di apotik.

Jika kamu mencurigai keputihan yang keluar tampak tidak normal, sebaiknya periksakan dulu ke dokter. Sembarangan mendiagnosis sendiri dan menggunakan obat tanpa anjuran dokter justru bisa memperburuk kondisi. Kenapa?

Konsultasi ke dokter dapat membantu mempercepat penyembuhan penyakitnya. Dokter dapat merekomendasikan obat keputihan berdasarkan penyebabnya. Keputihan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh infeksi atau penyakit tertentu.

Meski begitu, ciri-ciri keputihan tidak normal umumnya mirip meski penyebabnya mungkin berbeda. Maka, pilihan obatnya juga bisa berbeda untuk masing-masing kasus. Obat yang diberikan akan membantu meringankan gejala spesifik yang muncul dari penyakit penyebabnya, juga otomatis mengatasi keputihan.

Berikut berbagai pilihan obat keputihan di apotik berdasarkan penyebabnya:

1. Keputihan akibat infeksi bakteri vagina 

Keputihan akibat infeksi bakteri mempunyai ciri jumlah lendir yang lebih banyak dari biasanya, lebih encer, dan berwarna keabuan disertai bau amis. Bacterial vaginosis juga menyebabkan wanita mengalami nyeri saat berhubungan seks atau buang air kecil.

Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan bakteri Gardnerella vaginitis di luar batas wajar. Maka karena penyebabnya adalah bakteri, obat yang tepat untuk jenis keputihan ini adalah antibiotik seperti:

  • Metronidazole (Flagyl)
  • Tinidazole (Tindamax)
  • Clindamycin (Cleocin, Clindesse, dll)

2. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah infeksi vagina yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis.

Ciri keputihan akibat penyakit ini adalah lendir yang berubah warna menjadi kuning kehijauan dan berbau. Gejala lain yang biasanya muncul adalah rasa gatal dan nyeri pada vagina saat buang air kecil atau berhubungan seks.

Obat untuk keputihan akibat trikomoniasis adalah antibiotik metronidazole (flagyl) atau tinidazole berbentuk pil dalam dosis tunggal.

3. Gonore

Gonore merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan bakteri Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ini menyebabkan vagina menjadi bengkak kemerahan sehingga memunculkan sensasi panas, gatal, dan nyeri saat buang air kecil.

Keputihan yang muncul akibat gonore adalah campuran dari nanah yang keluar bersama urine.

Obat untuk keputihan gonore taraf ringan adalah penisilin. Namun untuk kasus yang lebih parah, penisilin mungkin tidak lagi efektif karena bakteri sudah lebih kebal. Maka, alternatif obatnya adalah:

  • Azithromycin
  • Doxycycline
  • Ceftriaxone
  • Erythromycin

4. Klamidia

Klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Umumnya penyakit ini tidak menimbulkan gejala khusus.

Namun, jumlah keputihan yang berlebihan dari biasanya merupakan pertanda awal. Keputihan berlebih akibat klamidia juga biasa dibarengi dengan rasa nyeri dan panas saat buang air atau berhubungan seks, juga sakit perut disertai demam.

Obat untuk mengatasi keputihan akibat klamidia meliputi kombinasi antibiotik azithromycin dan doxycycline. Kombinasi ini efektif menyembuhkan klamidia hingga 90 persen. Antibiotik levofloxacin atau ofloxacin dapat digunakan jika bakteri sudah kebal terhadap antibiotik lain.

5. Infeksi jamur vagina

Jamur Candida yang hidup di sekitar vagina bisa terus berkembang biak dan menyebabkan infeksi jamur vagina.

Keputihan yang muncul akibat kondisi ini biasanya lebih kental, tebal, dan berwarna putih, tapi tidak berbau. Selain itu, gejala lainnya termasuk rasa sakit dan panas pada vagina saat buang air kecil atau berhubungan seks.

Kondisi ini dapat diobati dengan obat antijamur dalam bentuk krim, salep, atau tablet. Contohnya miconazole, terconazole, clotrimazole, atau butoconazole. Obat-obatan ini hanya digunakan untuk pengobatan jangka pendek selama tiga sampai tujuh hari.

Ada juga fluconazole yang digunakan selama tiga hari untuk menangani gejala infeksi berat.

6. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul kebanyakan disebabkan oleh infeksi bakteri lanjutan dari klamidia atau gonore.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, berikut beberapa antibiotik yang biasa digunakan untuk mengatasi radang panggul:

  • Ofloxacin
  • Moxifloxacin

7. Radang leher rahim (serviks)

Obat yang digunakan untuk radang leher rahim tergantung dari jenis infeksi penyebabnya. Jika peradangan disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti gonore, dokter akan memberikan suntik antibiotik ceftriaxone dan satu dosis azithromycin minum.

Apabila penyebab awalnya adalah klamidia, obat radang panggul adalah antibiotik minum seperti azithromycin (Zithromax), doxycycline, ofloxacin (Floxin), atau levofloxacin (Levaquin). Sementara jika disebabkan oleh trikomoniasis obatnya adalah metronidazole.

Jika radang panggul disebabkan oleh pemasangan IUD, dokter akan menyesuaikan antibiotik yang ditargetkan untuk jenis bakteri tertentu.

Peradangan biasanya akan sembuh dalam hitungan hari hingga minggu.

8. Vaginitis

Sama seperti radang leher rahim, pilihan obat untuk vaginitis juga disesuaikan dengan penyebabnya. Untuk vaginitis yang disebabkan oleh bakteri, dokter akan meresepkan tablet minum metronidazole (Flagyl) atau gel untuk dioles langsung ke kulit vagina.

Sementara untuk infeksi jamur, dokter akan memberikan krim atau supositoria yang dijual bebas seperti miconazole (Monistat 1), clotrimazole (Gyne-Lotrimin), butoconazole (Femstat 3) atau tioconazole (Vagistat-1). Infeksi jamur juga dapat diobati dengan resep obat antijamur minum seperti fluconazole (Diflucan).

Untuk trikomoniasis, dokter akan meresepkan tablet metronidazole (Flagyl) atau tinidazole (Tindamax). Sementara untuk sindrom atrofi vagina akibat menopause dokter akan memberikan terapi estrogen. Estrogen yang diberikan bisa dalam bentuk krim vagina, tablet atau cincin.

Namun jika penyebabnya bukan bakteri atau jamur, dokter akan menentukan terlebih dahulu sumber iritannya. Jika sudah ditemukan, dokter akan memintamu untuk menghindari berbagai bahan atau zat tersebut.

9. Kanker serviks

Kanker serviks termasuk salah satu penyakit yang menyebabkan keputihan. Untuk menghilangkan keputihan, dokter tidak akan memberikan obat yang khusus untuk gejala tersebut saja. Namun, perawatan menyeluruh akan dilakukan agar kanker bisa sembuh total.

Kemoterapi, radiasi, dan operasi menjadi prosedur pengobatan kanker serviks yang banyak digunakan. Di antara ketiganya, kemoterapi adalah prosedur yang banyak menggunakan obat dalam prosesnya. Obat umumnya diberikan melalui infus agar langsung masuk ke pembuluh darah.

Untuk mengobati kanker serviks, obat-obatan yang paling sering digunakan yaitu:

  • Cisplatin
  • Carboplatin
  • Paclitaxel (Taxol®)
  • Topotecan
  • Gemcitabine (Gemzar®)

Beberapa obat lain juga dapat digunakan, seperti docetaxel (Taxotere®), ifosfamide (Ifex®), 5-fluorouracil (5-FU), irinotecan (Camptosar®), dan mitomycin.

Sama seperti obat pada umumnya, berbagai obat pembunuh sel kanker ini juga dapat menimbulkan efek samping. Risiko efek samping kemoterapi akan tergantung pada jenis dan dosis obat serta lamanya perawatan. Berbagai efek samping yang paling sering muncul yaitu:

  • Mual dan muntah
  • Selera makan hilang
  • Rambut rontok
  • Luka pada mulut
  • Kelelahan parah

Demikian penjelasan mengenai obat untuk keputihan yang ada di apotik sesuai dengan penyebabnya. Semoga menambah wawasanmu.

vaksinasi corona
Obat

Apakah Vaksinasi Corona Diperbolehkan untuk Anak-Anak?

Orang-orang dewasa sudah mulai mendapatkan vaksinasi corona awal tahun 2021, sedangkan anak-anak masih membutuhkan waktu mungkin selama berbulan-bulan setelahnya. Penelitian lebih lanjut perlu menentukan jumlah dosis keseluruhan dan jarak interval atar dosis. Sementara saat menunggu vaksin corona untuk anak-anak, orang tua harus tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti social distancing dan higienitas yang baik. 

Jenis vaksin corona yang beredar

Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HL.01.07/Menkes/12758/2020 vaksin corona yang beredar di Indonesia telah dietetapkan. Berbagai jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia antara lain diproduksi oleh PT Bio Farma, Oxford-AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax, Pfizer-BioNTech, dan Sinovac.

Salah satu jenis vaksin yang akan digunakan yaitu Sinovac dengan pemberian sebanyak dua dosis atau dua kali suntikan. Vaksin ini menggunakan metode inactivated sehingga sudah tidak mengandung virus hidup dengan kata lain virus dilemahkan. Sebelum dilakukan program vaksinasi langsung ke masyarakat, Sinovac telah melalui tahap uji klinis untuk memastikan keamananya. Untuk tahap awal, petugas kesehatan menjadi target utama pemberian vaksin.

Vaksinisasi corona bagi anak-anak

Anda perlu mengetahui bahwa uji klinis vaksin Covid-19 jenis Sinovac hanya dilakukan pada orang-orang berumur 18-59 tahun yang lebih banyak terpapar dan lansia di atas 60 tahun yang lebih rentan. Pengembangan vaksin untuk anak-anak masih dalam tahap perencanaan.

Secara umum, tidak banyak anak-anak yang terinfeksi Covid-19 dibandingkan orang dewasa dan lansia. Anak-anak cenderung menularkan virus ke orang lain sementara mereka hanya mengalami gejala ringan atau bahkan tanpa gejala. Hal ini cukup berbahaya jika anak-anak berinteraksi dengan pihak-pihak yang lebih rentan seperti kakek dan neneknya.

Sementara vaksin jenis Pfizer hanya diizinkan untuk masyarakat usia 16 tahun ke atas. Vaksin Moderna juga hanya dipebolehkan untuk usia 18 tahun ke atas. Baik Pfizer maupun Moderna baru saja dimulai uji cobanya akhir tahun 2020 ke anak-anak berusia 12 tahun. Jika pengujian berhasil, data penelitian harus diberikan dan ditinjau Food and Drug Administration (FDA).

Apabila disetujui maka dilanjutkan proses produksi dan distribusi. Serangkaian proses tersebut akan memakan waktu cukup lama sehingga vaksin untuk anak-anak dan remaja akan diberikan lebih alama dibandingkan orang dewasa dan lansia.

Bahaya Covid-19 pada anak-anak

Dalam beberapa kasus yang langka, anak-anak yang terpapar Covid-19 akan mengalami Multisystem Inflamantry Syndrome atau MIS-C. Kondisi ekstrem ini merupakan respon dari sistem imun tubuh sehingga berisiko menyebabkan kerusakan jantung, paru-paru, ginjal, darah, dan otak. Saat menderita MIS-C, anak-anak perlu perawatan intensif di rumah sakit. Berikut ini tanda dan gejala MIS-C pada anak-anak:

  • Demam lebih dari 24 jam
  • Mual
  • Diare
  • Nyeri perut
  • Ruam kulit
  • Kelelahan yang tidak biasa
  • Detak jantung cepat
  • Mata merah
  • Kemerahan atau bengkak di bibir, lidah, tangan, atau kaki
  • Sakit kepala, pusing, atau kepala berat
  • Pembesaran kelenjar getah bening

Apabila terjadi gejala berikut ini, maka anak-anak telah tergolong memasuki keadaan darurat:

  • Nyeri perut serius
  • Kesulitan bernapas
  • Bibir atau wajah kebiruan
  • Kesulitan bangun tidur atau bahkan susah tidur

Uji klinis dilakukan untuk menguji keamanan dan keefektifannya. Sampai saat ini vaksin corona pada anak-anak diharapkan lebih cepat diproduksi dan disitribusikan. Meskipun tidak banyak yang terinfeksi Covid-19, namun penyebaran melalaui anak-anak sangat mungkin terjadi. Hal ini akan membahayakan orang lain di sekitarnya.

Mengenal Efek Samping Simvastatin, Obat untuk Menurunkan Kolesterol
Obat

Mengenal Efek Samping Simvastatin, Obat untuk Menurunkan Kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi seringkali dialami oleh banyak orang yang terbiasa tidak menerapkan pola makan sehat. Saat seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, salah satu obat yang digunakan adalah simvastatin. Tapi, tahukah Anda sebenarnya ada efek samping simvastatin yang tidak baik untuk tubuh Anda?

Selayaknya obat pada umumnya, simvastatin juga tidak terhindari dari resiko adanya efek samping. Kemunculan efek samping ini mungkin bisa berbeda-beda pada setiap orang. 

Karena itu, penting bagi Anda untuk mengonsumsi simvastatin sesuai anjuran dari dokter. 

Kemungkinan efek samping simvastatin

Konsumsi simvastatin secara rutin memang tidak akan menyebabkan kantuk. Akan tetapi, ada efek samping lain yang bisa ditimbulkannya. Efek samping ini dibagi ke dalam dua kategori, yaitu:

  • Efek samping umum

Kategori ini merupakan kategori efek samping yang lebih umum terjadi pada pasien. Efek samping dalam kategori ini cenderung lebih ringan dan tidak berjangka panjang. 

Efek samping umum penggunaan obat ini meliputi sakit kepala, mual, nyeri perut, konstipasi, nyeri otot, nyeri sendi, dan infeksi organ pernapasan bagian atas. 

Terkadang, dalam beberapa kasus, efek samping umum juga dapat berupa perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Perubahan warna ini juga bisa terjadi pada bagian putih mata Anda. 

  • Efek samping serius

Kategori efek samping ini melibatkan bentuk-bentuk efek samping yang lebih serius. Terkadang, efek samping ini bahkan bisa mengancam jiwa apabila tidak mendapatkan pertolongan pertama sesegera mungkin.

Efek samping serius penggunaan obat ini berupa nyeri otot yang parah, gagal ginjal, keracunan hati, anemia, reaksi alergi yang parah hingga membuat kesulitan bernapas, sensitivitas terhadap matahari, dan lain sebagainya.

Reaksi alergi serius bisa dikenali dengan tanda-tanda seperti mengalami sesak napas, kesulitan bernapas dan berbicara, ruam kulit yang sangat parah, serta pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, dan tenggorokan.

Efek samping simvastatin bagi wanita hamil dan menyusui

Tidak sedikit wanita hamil dan menyusui yang memiliki kadar kolesterol cukup tinggi. Hal ini bisa juga dipengaruhi oleh konsumsi makanan selama masa kehamilan. 

Kadar kolesterol yang tinggi pada ibu hamil dan menyusui bisa membahayakan kesehatan bayi. Karena itu, kondisi ini tetap perlu dikendalikan.

Namun, simvastatin tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai upaya mengatasi kolesterol pada wanita hamil dan menyusui. Akan lebih baik kalau Anda berhenti mengonsumsi simvastatin setidaknya tiga bulan sebelum mengandung.

Untuk memastikan hal ini, Anda bisa mencoba untuk berbicara dengan dokter mengenai keinginan untuk hamil. Dokter bisa memberikan alternatif pengobatan lain sebagai bentuk antisipasi jika Anda mengandung tiga bulan kemudian.

Bagi wanita yang tengah berada di masa menyusui, sebenarnya tidak diketahui dengan pasti apa efek sampingnya. Belum dapat dipastikan apakah kandungan dari simvastatin akan terdapat pada ASI yang diberikan ke bayi.

Akan tetapi, berbagai jenis obat-obatan memang bisa memberikan efek samping yang tidak baik bagi bayi. Selama masa kehamilan, sebaiknya hentikan konsumsi simvastatin. 

Jika Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi, cobalah membicarakannya dengan dokter untuk mendapatkan alternatif pengobatan lain. 

Reaksi dengan obat-obatan lain

Simvastatin juga memiliki potensi untuk menimbulkan reaksi yang kurang baik ketika digabungkan dengan obat jenis lain. Beberapa di antaranya adalah antibiotik, obat HIV, warfarin, obat antidepresan, dan lain-lain.

Selalu konsultasikan dengan dokter Anda mengenai obat-obatan yang dikonsumsi. Hal ini penting untuk menghindari efek samping simvastatin yang tidak diinginkan.

Gonore dan Perawatan Ceftriaxone
Obat

Gonore dan Perawatan Ceftriaxone

Gonore adalah infeksi menular seksual yang disebabkan karena bakteri Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ini ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat hubungan seksual oral, anal, dan vaginal yang tidak menggunakan pengaman. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), di Amerika Serikat pada tahun 2017 dilaporkan ada lebih dari 500 ribu kasus gonore. Infeksi menular seksual ini dapat menyebabkan komplikasi yang serius apabila tidak dirawat, sehingga sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan perawatan secepatnya. Kebanyakan kasus penyakit gonore dapat diobati dengan obat-obatan seperti ceftriaxone dan perawatan segera. 

Perawatan penyakit gonore

Antibiotik dapat mengatasi gejala dan menyembuhkan infeksi penyakit gonore selama obat tersebut diminum sesuai dengan anjuran dan resep dokter. Perawatan akan dimulai setelah diagnosa dibuat. 

  • Gonore kelamin

Bagi wanita yang tidak sedang hamil namun menderita infeksi gonore yang memengaruhi serviks, uretra, dan rahim, CDC merekomendasikan penggunaan obat-obatan seperti ceftriaxone 250 mg yang disuntikkan ke otot dalam satu dosis dan azithromycin 1 gram satu dosis untuk diminum secara bersamaan. Apabila ceftriaxone tidak tersedia, perawatan alternatif yang direkomendasikan adalah cefixime 400 mg diminum dalam satu dosis dan azithromycin 1 gram satu dosis untuk diminum secara bersamaan. Ceftriaxone dan cefixime keduanya masuk ke dalam kelas antibiotik yang dikenal dengan sebutan cephalosporin. 

  • Gonore oral

Infeksi gonore yang menyerang tenggorokan lebih sulit diobati dibandingkan dengan gonore yang ada di daerah kelamin. Meskipun obat-obatan yang sama direkomendasikan untuk merawat infeksi gonore oral, obat tersebut biasanya kurang efektif. Dokter dapat melakukan kultur tenggorokan 5 hingga 7 hari setelah perawatan dimulai. Prosedur ini dapat membantu menentukan apakah infeksi benar-benar hilang. Perawatan jangka panjang dibutuhkan apabila infeksi tidak sembuh setelah beberapa hari. 

Perawatan disseminated gonorrhoea 

Disseminated gonorrhoea adalah sebuah komplikasi langka yang terjadi ketika N. gonorrhoeae menginfeksi aliran darah. Orang-orang dengan kondisi ini perlu mendapatkan rawat inap di rumah sakit pada fase pertama perawatan mereka. Pasien juga perlu mengunjungi ahli penyakit menular. 

  • Gonococcal arthritis

Bagi mereka yang terinfeksi gonococcal arthritis, CDC merekomendasikan perawatan awal berupa ceftriaxone 1 gram yang disuntikkan ke otot atau diberikan secara intravena setiap 24 jam dan azithromycin 1 gram yang diminum dalam sekali dosis. Apabila seseorang tidak bisa menggunakan ceftriaxone yang mungkin disebabkan karena alergi obat, mereka dapat diberi cefotaxime dan ceftizoxime masing-masing dalam dosis 1 gram dan diberikan secara intravena setiap 8 jam. Fase pertama terus berlanjut hingga kondisi pasien menunjukkan tanda-tanda semakin membaik selama 24 hingga 48 jam. Pada fase kedua, apabila kondisi pasien menunjukkan tanda-tanda semakin membaik, pengobatan pasien akan diganti dengan antibiotik oral dengan waktu perawatan total sekitar 1 minggu. 

  • Gonococcal meningitis dan endocarditis

Orang yang menderita gonococcal meningitis dan endocarditis, CDC merekomendasikan perawatan awal berupa ceftriaxone 1-2 gram secara intravena setiap 12-24 jam dan azithromycin 1 gram diminum dalam satu dosis. Perawatan meningitis membutuhkan waktu sekitar 10 hari, sementara perawatan endocarditis setidaknya 4 minggu. 

Sama seperti obat-obatan lainnya, ceftriaxone dan antibiotik lainnya dapat menyebabkan efek samping, seperti perubahan bakteri yang biasanya hidup di usus atau vagina. Hal ini dapat membuat seseorang menjadi lebih rentan terkena diare dan infeksi jamur vagina. Beberapa efek samping lain di antaranya adalah sakit perut, ruam, reaksi alergi, dan kerusakan ginjal.

Nyeri pada Gigi? Ini 5 Obat Sakit Gigi untuk Anak Secara Alami
Obat

Nyeri pada Gigi? Ini 5 Obat Sakit Gigi untuk Anak Secara Alami

Sakit gigi menjadi hal yang sangat menyebalkan bagi siapapun, tak terkecuali bagi orang dewasa, apalagi bagi anak-anak. Anak-anak memang rentan terhadap sakit gigi, karena mereka sangat menyukai permen atau cokelat yang mungkin bisa menjadi penyebab sakit gigi. 

Tidak hanya itu, memberikan obat sakit gigi untuk anak pun bukanlah hal yang mudah. Pun beberapa anak sulit untuk mengonsumsi obat-obatan. Nah, berikut beberapa cara mengobati sakit gigi pada anak secara alami. 

Obat sakit gigi untuk anak secara alami

  1. Air asin

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit gigi adalah mengurangi pembengkakan pada mulut. Jika anak cukup besar dan bisa meludah, mereka dapat menggunakan larutan air asin hangat untuk mengurangi peradangan. American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), menyarankan untuk membuat larutan air garam tersebut dengan mencampurkan satu sendok teh garam ke dalam secangkir kecil air hangat. Larutan air garam ini dapat dioleskan pada gigi yang sakit atau untuk kumur-kumur. 

  1. Kompres dingin

Obat sakit gigi untuk anak lainnya adalah dengan mengompres air dingin atau es batu pada pipi bagian luar Si Kecil, dekat dengan area yang sakit. Kompres dingin akan menyebabkan pembuluh darah di area tersebut mengerut, sehingga rasa sakit tidak terlalu parah. 

  1. Bawang putih

Bawang putih bertindak sebagai antibiotik alami. Hancurkan beberapa siung bawang putih, diamkan beberapa saat dan oleskan di area yang terkena. Minta anak Anda untuk membilas mulut mereka dengan air hangat. Jika anak masih terlalu kecil, cari alternatif lain untuk pengobatan, karena bisa saja mereka tidak menyukai karena bawang putih terlalu pedas. 

  1. Peppermint

Ambil beberapa daun peppermint dan letakkan langsung di gigi. Anda juga bisa menggunakan minyak esensial peppermint dengan mengoleskan pada bagian yang sakit menggunakan kapas. 

  1. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh bertindak sebagai analgesik topikal dan juga memiliki sifat antibakteri. Oleskan minyak ke area yang terkena menggunakan kapas. Cengkeh juga bisa bekerja sebagai pereda nyeri untuk sakit gigi. Pastikan untuk mengencerkan minyak cengkeh dengan sesuatu yang aman untuk makanan seperti minyak almon. 

Cengkeh memang populer di antara obat sakit gigi buatan sendiri, dan bisa digunakan untuk anak-anak. Namun Anda perlu hati-hati. Bahan aktif (eugenol) yang membuatnya bisa meredakan rasa nyeri, bila digunakan terlalu sering atau dalam konsentrasi yang terlalu tinggi dapat memperburuk nyeri dan bahkan merusak saraf. Meskipun demikian, beberapa tetes minyak cengkeh pada kapas dapat membantu anak yang menderita sakit gigi yang parah. 

Penyebab sakit gigi pada anak

Sakit gigi pada anak bisa menunjukkan masalah serius yang perlu ditangani oleh dokter gigi anak. Banyak hal yang dapat menyebabkan sakit gigi pada anak, berikut beberapa penyebab umum nyeri pada gigi:

  • Gigi berlubang akibat kerusakan gigi dan mudah diperbaiki dengan tambalan
  • Peradangan, ditandai dengan merah dan gusi bengkak
  • Erosi enamel yang disebabkan oleh bakteri atau asam yang mengekspos pulpa gigi
  • Bruxism, juga dikenal sebagai gerinda gigi
  • Periodontitis, infeksi gusi yang menyebabkan gusi surut dan menyebabkan kehilangan gigi
  • Masalah sinus, jika anak Anda memiliki masalah sinus, kemungkinan besar itu adalah penyebab sakit giginya
  • Gigi baru, hal ini terutama terjadi pada anak-anak yang berusia kurang dari sepuluh tahun. Saat mereka kehilangan gigi susu, gigi baru dapat menyebabkan tekanan pada saraf saat tumbuh
  • Diet, kekurangan vitamin (seperti vitamin C untuk gusi dan vitamin D untuk gigi) menyebabkan masalah gigi dan mulut. Selain itu, makanan yang sangat asam atau manis juga menyebabkan sakit gigi. 

Sakit gigi pada anak bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk gigi berlubang. Beberapa obat sakit gigi untuk anak secara alami di atas dapat Anda terapkan jika Si Kecil mengalami sakit gigi. Namun, jika dalam beberapa hari perawatan tersebut tak juga kunjung membaik, ada baiknya untuk mengunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.