betadine feminine hygiene
Kesehatan Wanita

Atasi Masalah Kewanitaan dengan Betadine Feminine Hygiene

Organ kewanitaan merupakan salah satu organ penting yang wajib dijaga kebersihannya setiap hari. selain untuk kesehatan, menjaga organ kewanitaan membuat wanita dapat lebih terhindar dari berbagai penyakit baik ringan maupun berbahaya yang dapat mengintai organ kewanitaan. Berikut adalah beberapa masalah yang dapat muncul pada organ kewanitaan wanita:

  1. Keputihan

Keputihan sebenarnya adalah hal yang sangat normal terjadi pada wanita. Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan putih bening atau putih susu pada daerah kewanitaan. Keputihan umum terjadi saat saat wanita mendekati siklus menstruasi. Meskipun ini sangat normal, ada beberapa tanda keputihan yang dapat dikatakan tidak normal bila terjadi. Berikut adalah beberapa gejalanya:

  • Cairan keputihan berwarna kekuningan atau kehijauan
  • Konsistensi yang berubah (lebih kental atau berbentuk seperti ampas tahu)
  • Berbau tidak sedap seperti bau busuk
  1. Gatal 

Gatal dapat disebabkan oleh terjadinya iritasi, atau bakteri yang masuk kedalam organ kewanitaan. Diluar itu gatal juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual yang dapat terjadi saat berhubungan seksual dengan tanpa menggunakan pengaman. Pada gejala ringan, gatal pada area kewanitaan tidak perlu mendapatkan perawatan khusus, namun jika kasusnya tak kunjung membaik atau bahkan kondisi gatal yang terjadi semakin parah mengkonsultasikan ke dokter spesialis adalah hal yang paling tepat mengatasinya.

  1. Aroma yang tidak sedap

Setiap organ kewanitaan wanita memiliki aroma khasnya masing-masing. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh gaya hidup masing-masing seseorang. Normalnya, organ kewanitaan wanita memiliki bau asam yang khas yang sedikit mirip dengan aroma yogurt. Ini disebabkan oleh tingkat Ph pada organ kewanitaan yang berada pada 3,8 hingga 4,5. 

  1. Infeksi

Infeksi pada organ kewanitaan umumnya disebabkan oleh bakteri. Beberapa gejala yang ditimbulkan saat wanita mengidap infeksi adalah keluarnya cairan kental berbentuk gumpalan berwarna putih atau keabu-abuan, muncul aroma yang tidak sedap,  serta gatal yang luar biasa pada organ kewanitaan. Pada kasus yang ringan, infeksi dapat diobati menggunakan obat pembersih kewanitaan, namun pada kasus berat perawatan khusus oleh dokter dinilai dapat mengobati keluhan yang terjadi dengan lebih tepat.

Lalu bagaimana cara mengatasi masalah kewanitaan yang terjadi? 

  1. Rajin membersihkan organ kewanitaan 

Membersihkan organ kewanitaan dengan rutin adalah hal terpenting yang dapat dilakukan. Baiknya, basuh organ kewanitaan menggunakan air bersih dan hindari penggunaan sabun dengan kandungan detergen yang tinggi karena akan tidak baik bagi keseimbanga Ph organ kewanitaan. Jika Anda  ingin menggunakan sabun untuk membersihkannya, sabun khusus organ kewanitaan akan lebih tepat untuk digunakan.

  1. Rajin mengeringkan

Keadaan yang basah pada organ kewanitaan akan membuatnya lembab dan rentan terkena infeksi. Baiknya, keringkan organ kewanitaan hingga benar-benar kering setiap habis buang air kecil ataupun besar agar organ kewanitaan tidak lembab.

  1. Menerapkan “safe sex” 

Masalah kewanitaan seperti gatal dan infeksi akan sangat mudah terjadi saat seseorang tertular penyakit seksual oleh pasangan. Agar terhindar dari keluhan tersebut, pastikan selalu menggunakan kondom saat berhubungan sex agar resiko penularan penyakit yang dapat menyebabkan gatal dan infeksi dapat diminimalisir.

  1. Menggunakan pakaian dalam yang tepat

Mungkin hal ini terdengar sepele, namun pemilihan bahan pakaian dalam yang dikenakan cukup berpengaruh bagi kesehatan organ kewanitaan. Pilih celana dalam berbahan katun lembut untuk penggunaan sehari-hari. Celana dalam berbahan dasar katun juga lebih mudah menyerap keringat sehingga organ kewanitaan dapat tetap kering dan sejuk.

  1. Menggunakan antiseptik

Saat organ kewanitaan mengalami beberapa keluhan ringan seperti keputihan yang berbau, gatal, ataupun iritasi, Anda dapat menggunakan cairan antiseptik untuk mengatasinya. Salah satu cairan antiseptik yang dapat mengatasi beberapa tersebut adalah betadine feminine hygiene. 

Betadine feminine hygiene bekerja sebagai antiseptik dengan melindungi organ kewanitaan dari infeksi serta virus penyebab masalah kewanitaan seperti keputihan, gatal-gatal, serta bau tak sedap.

Cara penggunaannya, cukup teteskan 2-3 tetes betadine feminine hygiene pada 1 liter air bersih kemudian basuh pada area kewanitaan secara perlahan. Diamkan selama 1 menit kemudian bilas menggunakan air bersih. Anda dapat menggunakannya 2 hingga 3 kali dalam satu hari dan hentikan pemakaian saat keluhan sudah berhasil diatasi.

Itulah beberapa cara ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kewanitaan yang dapat Anda lakukan. Menjaga kebersihan organ kewanitaan adalah hal terpenting dalam hal ini, selain itu menggunakan antiseptik khusus seperti betadine feminine hygiene juga menjadi salah satu cara ampuh agar masalah-masalah kewanitaan yang terjadi dapat diatasi.

Kesehatan Wanita

Keluar Lendir Seperti Putih Telur Pada Kemaluan Wanita

Keluar lendir seperti putih telur atau Keputihan paling sering merupakan kejadian normal dan teratur. Namun, ada beberapa jenis keputihan yang dapat mengindikasikan infeksi. Keputihan yang tidak normal mungkin berwarna kuning atau hijau, konsistensinya kental, atau berbau busuk.

Keputihan tanda hamil bedanya dengan keputihan haid bisa dilihat dari warna hingga tekstur

Ragi atau infeksi bakteri biasanya menyebabkan keputihan yang tidak normal. Jika Anda melihat ada cairan yang terlihat tidak biasa atau berbau busuk, temui dokter Anda untuk diagnosis dan perawatan.

Jenis keputihan

Ada beberapa jenis keputihan yang berbeda. Jenis ini dikategorikan berdasarkan warna dan konsistensinya. Beberapa jenis keputihan adalah normal. Orang lain mungkin menunjukkan kondisi mendasar yang memerlukan perawatan.

  • putih

Keluar lendir seperti putih telur, sedikit keputihan, terutama pada awal atau akhir siklus menstruasi Anda, adalah normal. Namun, jika keputihan disertai dengan rasa gatal dan memiliki konsistensi atau tampilan yang kental seperti keju cottage, itu tidak normal dan memerlukan perawatan. Jenis keputihan ini mungkin merupakan tanda infeksi jamur.

  • Jelas dan berair

Keputihan yang jernih dan berair sangat normal. Itu bisa terjadi kapan saja sepanjang bulan. Ini mungkin sangat berat setelah berolahraga.

  • Jelas dan elastis

Ketika cairan bening tetapi melar dan seperti lendir, bukan encer, ini menunjukkan bahwa Anda kemungkinan sedang berovulasi. Ini adalah jenis keputihan yang normal.

  • Coklat atau berdarah

Keputihan berwarna coklat atau berdarah biasanya normal, terutama bila terjadi selama atau tepat setelah siklus menstruasi Anda. Keputihan yang terlambat di akhir periode Anda bisa terlihat coklat, bukan merah. Anda juga mungkin mengalami sedikit keluarnya darah di antara periode menstruasi. Ini disebut bercak.

Jika bercak terjadi selama waktu normal periode Anda dan Anda baru saja berhubungan seks tanpa perlindungan, ini bisa menjadi tanda kehamilan. Bercak selama fase awal kehamilan bisa menjadi tanda keguguran, jadi harus didiskusikan dengan OB-GYN Anda.

Dalam kasus yang jarang terjadi, keputihan berwarna coklat atau berdarah bisa menjadi tanda kanker endometrium atau serviks. Bisa jadi masalah lain seperti fibroid atau pertumbuhan abnormal lainnya. Inilah mengapa penting untuk mendapatkan pemeriksaan panggul tahunan dan Pap smear. Ginekolog Anda akan memeriksa kelainan serviks selama prosedur ini.

  • Kuning atau hijau

Keputihan berwarna kuning atau hijau, terutama jika kental, kental, atau disertai bau yang tidak sedap, bukanlah hal yang normal. Jenis keputihan ini mungkin merupakan tanda infeksi trikomoniasis. Ini umumnya menyebar melalui hubungan seksual.

Penyebab keputihan

Keputihan yang normal merupakan fungsi tubuh yang sehat. Ini adalah cara tubuh Anda membersihkan dan melindungi vagina. Misalnya, normal jika keputihan meningkat dengan gairah seksual dan ovulasi. Olahraga, penggunaan pil KB, dan stres emosional juga dapat menyebabkan keputihan. Namun, keputihan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh infeksi.

Vaginosis bakterial

Vaginosis bakterial adalah infeksi bakteri yang cukup umum. Ini menyebabkan peningkatan keputihan yang memiliki bau yang kuat, busuk, dan terkadang amis, meskipun dalam beberapa kasus tidak menimbulkan gejala. Wanita yang menerima seks oral atau yang memiliki banyak pasangan seksual memiliki peningkatan risiko tertular infeksi ini.

trikomoniasis

Trikomoniasis adalah jenis infeksi lain. Ini disebabkan oleh protozoa, atau organisme bersel tunggal. Infeksi biasanya menyebar melalui kontak seksual, tetapi juga dapat ditularkan dengan berbagi handuk atau pakaian renang. Ini menghasilkan cairan kuning atau hijau yang berbau busuk. Nyeri, peradangan, dan gatal-gatal juga merupakan gejala umum, meskipun beberapa orang tidak mengalami gejala apa pun.

Infeksi ragi

Infeksi jamur adalah infeksi jamur yang menghasilkan cairan putih seperti keju cottage selain sensasi terbakar dan gatal. Kehadiran ragi di vagina adalah normal, tetapi pertumbuhannya dapat berkembang biak di luar kendali dalam situasi tertentu. Berikut ini dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena infeksi jamur:

  • menekankan
  • diabetes
  • penggunaan pil KB
  • kehamilan
  • antibiotik, terutama penggunaan jangka panjang selama 10 hari

Gonore dan klamidia

Gonore dan klamidia adalah infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menghasilkan keputihan yang tidak normal. Biasanya berwarna kuning, kehijauan, atau keruh.

Penyakit radang panggul (PID)

Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi yang sering menyebar melalui kontak seksual. Ini terjadi ketika bakteri menyebar ke vagina dan ke organ reproduksi lainnya. Ini dapat menghasilkan cairan yang berat dan berbau busuk.

Human papillomavirus (HPV) atau kanker serviks

Infeksi human papillomavirus (HPV) menyebar melalui kontak seksual. Hal ini dapat menyebabkan kanker serviks. Meskipun mungkin tidak ada gejala, jenis kanker ini dapat menghasilkan cairan berdarah, coklat, atau berair dengan bau yang tidak sedap. Kanker serviks dapat dengan mudah disaring dengan Pap smear tahunan dan pengujian HPV. 

Kapan harus mencari bantuan medis?

Jika Anda mengalami keputihan yang tidak biasa bersamaan dengan gejala tertentu lainnya, temui dokter Anda sesegera mungkin. Gejala yang harus diwaspadai antara lain:

  • demam
  • nyeri di perut
  • penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • kelelahan
  • peningkatan buang air kecil

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang apakah keputihan itu normal, buatlah janji bertemu dengan dokter Anda. 

Perawatan di rumah untuk keputihan

Keluar lendir seperti putih telur, untuk mencegah infeksi, praktikkan kebersihan yang baik dan kenakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Jangan gunakan douche, karena dapat memperburuk keputihan dengan menghilangkan bakteri yang berguna. Juga, praktikkan seks aman dan gunakan pelindung untuk menghindari IMS.

Untuk mengurangi kemungkinan infeksi jamur saat mengonsumsi antibiotik, makanlah yogurt yang mengandung biakan hidup dan aktif. Jika Anda tahu Anda menderita infeksi jamur, Anda juga dapat mengobatinya dengan krim atau supositoria infeksi jamur yang dijual bebas.

Bagaimana Melakukan Perawatan Vagina yang Baik?
Kesehatan Wanita

Bagaimana Melakukan Perawatan Vagina yang Baik?

Banyak perempuan yang beranggapan bahwa vagina perlu memiliki aroma yang wangi bak bunga. Hal ini kemudian membuat produk perawatan vagina yang diklaim mampu menghilangkan bau menjadi sangat laris di pasaran. Tetapi, apakah perlu untuk menggunakan produk yang dikhususkan untuk vagina?

Pertama yang harus banyak diketahui oleh wanita adalah organ kewanitaan kita mampu untuk membersihkan dirinya sendiri tanpa bantuan produk perawatan vagina. Kedua, sabun kewanitaan khusus untuk membersihkan vagina tidaklah diperlukan. Bahkan, menggunakan produk-produk tersebut dapat mengganggu kesehatan vagina.

Vagina mampu membersihkan dirinya sendiri

Produk perawatan vagina seperti sabun kewanitaan atau parfum vagina diklaim dapat membersihkan dan mengharumkan vagina. Tidak jarang ada yang menyebutkan produk tersebut dapat menghilangkan keputihan.

Vagina mampu dengan rutin membersihkan dan melindungi diri sendiri tanpa perlu bantuan. Keluarnya keputihan sebenarnya merupakan tanda bahwa fungsi pembersihan vagina Anda berjalan normal. Keputihan adalah fase normal yang dialami oleh setiap wanita

Lingkungan di dalam vagina bersifat asam yang secara alami sangat ideal untuk memelihara koloni bakteri baik. Keberadaan bakteri baik dalam vagina berfungsi sebagai pelindung dari risiko terjadinya infeksi.

Justru penggunaan produk perawatan vagina yang mengandung banyak bahan kimia terutama wewangian dapat mempengaruhi keseimbangan pH dalam vagina. Ini dapat membuat bakteri jahat dan jamur tumbuh secara berlebihan dan menyebabkan infeksi.

Hindari juga untuk melakukan douching atau membersihkan bagian dalam vagina dengan menggunakan larutan air yang ditambah dengan cuka, soda kue, atau yodium. Douching dapat mengganggu keseimbangan vagina normal dan membuat vagina rentan terhadap infeksi termasuk penyakit kelamin.

Sehingga, langkah terbaik dalam melakukan perawatan vagina adalah dengan membiarkannya bersih secara alami. Atau menggunakan air dan sabun non-perfume untuk membersihkannya secara teratur.

Langkah perawatan vagina cegah penyakit kelamin

Melakukan perawatan vagina sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan menjaga keseimbangan pH di dalamnya tanpa perlu menggunakan produk wewangian. Tetapi, ada perawatan vagina lainnya yang penting untuk dilakukan dalam memastikan vagina terhindar dari infeksi penyakit tertentu. Berikut beberapa cara tersebut.

1. Tanggung jawab saat berhubungan seksual.

Saat berhubungan seksual gunakan kondom yang benar atau pertahankan hubungan monogami—satu pasangan dengan pasangan yang tidak memiliki infeksi menular seksual. Jika Anda menggunakan sex toys, bersihkan setiap kali selesai menggunakannya.

2. Vaksinasi

Vaksinasi dapat melindungi organ kewanitaan dari HPV, virus yang dapat menyebabkan kanker serviks serta hepatitis B, yaitu infeksi hati serius yang dapat menyebar melalui kontak seksual.

3. Senam kegel

Senam kegel atau biasa disebut sebagai senam latihan otot panggul dapat menjadi salah satu cara perawatan vagina. Senam kegel tidak hanya bermanfaat untuk memperkuat otot panggul bawah, tetapi juga dapat membuat pengalaman seksual menjadi lebih berkesan.

4. Pap smear

Pap smear merupakan suatu prosedur perawatan vagina untuk mendeteksi kanker leher rahim atau serviks pada wanita. Prosedur ini juga dapat menemukan sel-sel abnormal atau sel prakanker di leher rahim yang dapat berkembang menjadi kanker. Wanita yang sudah menginjak usia 21 dianjurkan untuk melakukan pap smear secara berkala setiap 3 tahun. Sedangkan, Bagi wanita yang berusia 30-65 tahun, pap smear dapat dilakukan tiap 5 tahun sekali, tetapi perlu dikombinasikan dengan pemeriksaan HPV.

5. Hidup bersih

Kunci dari perawatan vagina lainya adalah dengan menjalani kebiasaan hidup bersih. Setiap kali membasuh bagian vagina maupun vulva pastikan untuk menggunakan air yang bersih tanpa ditambah dengan sabun kewanitaan atau produk berbahan kimia lainnya. 

Mengganti celana dalam secara berkala juga bagian dari perawatan vagina untuk hidup bersih. Setiap kali celana dalam terasa lembab, ganti dengan celana dalam yang kering. Area lembab hanya akan membuat bakteri jahat tumbuh.

Kesehatan Wanita

Efek Samping Konsumsi Merk Pil KB yang Beredar

Tidak semua merk pil KB yang dijual di pasaran aman dan bebas dari efek samping dan risiko. Efek samping ini bisa mulai ringan hingga berat tergantung dari bagaimana cara Anda mengonsumsinya dan juga kandungan di dalamnya. 

Merk pil KB yang tepat mampu mencegah kehamilan dan menjaga kesehatan

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda mungkin bisa mengecek isi bahan pil KB sebelum membeli dan menggunakannya. Lalu, efek samping apa yang bisa timbul setelah mengonsumsi pil KB?

Apa itu Pil KB?

Pil KB adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan. Anda bisa menggunakannya baik secara darurat maupun sudah sesuai dosis anjuran dokter.

Pil KB biasanya mengandung beberapa jenis hormon, contohnya seperti Levonorgestrel. Biasanya obat-obatan ini dijual bebas tanpa memerlukan resep dokter untuk membelinya.

Selain Levonorgestrel, terdapat juga hormon lainnya seperti cyproterone dan ethinyl estradiol yang tentunya memiliki manfaat tersendiri masing-masing. Kandungan ini juga disinyalir aman untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Cara bekerja obat ini mulai selama 120 jam setelah melakukan hubungan seksual yang tidak menggunakan pengaman seperti misalnya kondom. Di beberapa negara termasuk Indonesia, hanya pria dan wanita yang berusia 17 tahun ke atas yang boleh mengonsumsi obat ini. 

Efek samping dan risiko konsumsi pil KB

Beberapa merk pil KB bisa menimbulkan efek samping setelah dikonsumsi. Kenali apa saja efek sampingnya seperti berikut ini:

  • Nyeri dan kram perut
  • Payudara terasa nyeri
  • Sakit kepala
  • Kelelahan 
  • Pusing
  • Mulas dan muntah
  • Pendarahan menstruasi yang banyak
  • Spotting
  • Perubahan siklus haid

Pil KB membantu untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, terutama setelah berhubungan seksual yang tidak aman. Namun obat-obatan ini tidak dapat melindungi Anda dari penyakit menular seksual.

Tetap gunakan kondom untuk menghindarkan Anda dari penyakit menular seksual dan juga jaga kesehatan serta kebersihan organ reproduksi.

Hindari konsumsi pil KB pada kondisi ini

TIdak semua orang bisa mengonsumsi pil KB, oleh karena itu sebaiknya Anda segera minum obat tersebut kecuali pada kondisi berikut ini:

Anda memiliki alergi pada satu atau lebih bahan-bahan di dalam pil KB

Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa menurunkan keefektivitasan pil KB

Jika Anda tergolong kegemukan atau obesitas, ada indikasi 

Selain itu, perhatikan jenis pil KB yang Anda konsumsi. Tidak semua pil KB bisa dikonsumsi secara rutin harian, terutama jika pil KB yang tergolong obat darurat.

Mencegah efek samping pil KB

Untuk mengurangi sekaligus mencegah efek samping dapat timbul, beberapa ahli merekomendasikan Anda bahwa sebaiknya konsumsi pil KB dalam keadaan perut penuh dan kenyang. Sehingga tubuh tidak akan mengalami efek samping seperti pusing.

Jika Anda mengalami kelelahan, Anda bisa mengatasinya dengan beristirahat dan luangkan waktu untuk sedikit bersantai. Temukan beberapa kegiatan menyenangkan atau Anda bisa meneruskan hobi yang tertunda.

Apabila Anda mengalami gejala alergi, segera minum obat anti alergi. Jangan abaikan atau biarkan jika gejala efek samping yang Anda alami sudah terlalu parah, segera bawa ke dokter untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Jangan lupa konsultasikan selalu dengan dokter Anda untuk mendapatkan merk pil KB terbaik yang cocok dengan Anda. Apabila Anda mengalami perubahan di siklus haid, tetap konsultasikan pada dokter.

Kesehatan Wanita

9 Gangguan Kesehatan yang Ditandai dengan Haid Tidak Normal

Menstruasi atau haid adalah siklus alami wanita yang sudah dewasa. Masa menstruasi pada tiap wanita memang bisa berbeda-beda. Normalnya, periode haid wanita adalah selama 2–7 hari, sedangkan siklus menstruasi berlangsung selama 21–35 hari, dengan rata-rata umumnya selama 28 hari. 

Darah haid sedikit bisa saja terjadi akibat stres yang mendera

Namun ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai ketika Anda mengalami haid tidak normal. Bisa jadi, ini merupakan pertanda adanya gangguan atau penyakit tertentu. Berikut sejumlah gangguan kesehatan yang ditandai dengan haid tidak normal:  

1. Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)

Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur. Jika Anda mengalami gangguan menstruasi seperti haid tidak normal dan memiliki kadar hormon maskulin (hormon androgen) yang berlebihan, maka bisa jadi Anda menderita ini. 

Kondisi ini kerap mengalami gangguan haid berupa siklus haid yang tidak teratur atau bahkan memanjang. Ketika menderita PCOS, maka ukuran ovarium (indung telur) lebih besar karena mengandung banyak folikel sel telur yang tampak sebagai kista-kista kecil dengan diameter antara 4-9 mm. 

Dalam jangka panjang, PCOS dapat mempengaruhi kesuburan dan membuat penderitanya sulit hamil. 

2. Polip atau Fibroid pada Rahim

Gangguan kesehatan lain yang mungkin disebabkan oleh haid tidak normal yaitu polip rahim. Kondisi ini terjadi ketika pertumbuhan jaringan yang tidak normal di lapisan dinding rahim (endometrium). 

Gejala utama polip rahim adalah siklus haid yang tidak teratur. Selain itu, dapat juga muncul sejumlah gejala berikut:

  • Durasi atau volume menstruasi berlebih (menorrhagia)
  • Perdarahan dari vagina diantara dua siklus menstruasi
  • Muncul flek dan pendarahan setelah menopause
  • Perdarahan setelah berhubungan intim
  • Sulit atau tidak bisa hamil (infertilitas)

Sebagian besar polip rahim bersifat jinak, meski beberapa di antaranya dapat berkembang menjadi ganas atau kanker.

3. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan yang disebut endometrium ini dapat tumbuh di indung telur, usus, tuba falopi (saluran telur), vagina, atau di rektum (bagian akhir usus yang terhubung ke anus).

Endometriosis diduga terkait dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, atau aliran darah menstruasi yang berbalik arah.Kondisi ini umumnya ditandai dengan beberapa gejala, seperti:

  • Sakit pada perut bagian bawah dan panggul.
  • Volume darah yang berlebihan saat menstruasi.
  • Sakit saat buang air besar atau buang air kecil.

4. Adenomiosis

Haid tidak normal bisa juga merupakan tanda Anda menderita Adenomyosis atau adenomiosis. Kondisi ini terjadi ketika lapisan permukaan rongga rahim (endometrium) tumbuh di dalam dinding otot rahim (miometrium). 

Dalam kondisi normal, seharusnya jaringan endometrium hanya melapisi permukaan rongga rahim.

Kondisi ini dapat dialami oleh wanita di semua kelompok usia, namun lebih sering terjadi di usia 40-50 tahun. Meski umumnya dianggap tidak membahayakan, adenomiosis dapat berpengaruh buruk pada kualitas hidup penderitanya. 

Adapun gejala lain yang timbul pada penderita ini yaitu: 

  • Perdarahan yang deras dan berkepanjangan saat menstruasi (menorrhagia).
  • Nyeri haid (dismenore).
  • Rasa tertekan pada perut bagian bawah atau panggul, akibat membesarnya rahim.

5. Pelvic Inflammatory Disease (PID)

Pelvic inflammatory disease (PID) adalah infeksi pada organ reproduksi wanita, seperti serviks, rahim, dan ovarium. Kondisi yang disebut sebagai radang panggul ini merupakan salah satu penyebab infeksi bakteri akibat penyakit menular seksual. 

Umumnya PID dialami oleh wanita usia 15–25 tahun yang aktif berhubungan seksual. Radang panggul tidak menimbulkan gejala sehingga sebagian penderita tidak langsung menyadarinya. 

Namun, seiring dengan perkembangan penyakit, akan muncul gejala-gejala berikut:

  • Menstruasi menjadi lebih deras dan lebih lama (menorrhagia)
  • Nyeri panggul atau perut bagian bawah
  • Nyeri ketika buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia)
  • Keluar perdarahan di luar menstruasi atau setelah berhubungan seksual
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Mudah merasa lelah atau tidak enak badan
  • Keputihan menjadi lebih banyak, berbau tak sedap, serta berubah warna menjadi kekuningan atau kehijauan

Kondisi ini perlu mendapat penanganan untuk mencegah terjadinya komplikasi, seperti kehamilan di luar kandungan (ektopik) atau kemandulan (infertilitas).

6. Menorrhagia

Selama masa menstruasi, wanita umumnya mengeluarkan volume darah rata-rata 30–40 mililiter tiap bulannya. Tapi, beberapa wanita dengan haid tidak normal, bisa mengeluarkan hingga lebih dari 60 mililiter per bulan. 

Inilah yang disebut menorrhagia yaitu ketika jumlah darah yang dikeluarkan saat menstruasi sangat banyak, sampai perlu mengganti pembalut hampir tiap jam. 

Kehilangan banyak darah akan menyebabkan tubuh kehilangan zat besi yang dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Akibatnya, berisiko mengalami anemia.

7. Amenorrhea

Amenorrhea juga termasuk salah satu gangguan kesehatan karena haid tidak normal di mana seorang wanita tidak mengalami menstruasi selama 3 periode berturut-turut atau belum mendapatkan menstruasi sejak menginjak usia 15 tahun.

Kondisi ini bisa jadi pertanda dari penyakit berikut:

Gangguan pada hipotalamus (bagian otak yang mengatur regulasi hormon reproduksi).

  • Gangguan kelenjar tiroid
  • Stres
  • Gangguan pada rahim
  • Sindrom ovarium polikistik
  • Menopause dini. 

8. Dismenorea

Kondisi ini terjadi ketika wanita merasakan nyeri haid yang berlebihan, sehingga membuat mereka tidak mampu beraktivitas.  Nyeri haid berlebihan ini bisa menjadi indikasi dari penyakit seperti endometriosis dan fibroid.

Gejala-gejala lainnya dari dismenore adalah mual, muntah, sakit kepala, nyeri punggung, dan diare. 

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan anti inflamasi untuk mengurangi rasa sakit menstruasi.  

9.  Kanker rahim

Haid tidak normal sebagai gejala kanker rahim adalah hal yang sangat langka tetapi bisa saja terjadi. Anda bisa mendeteksi kanker rahim, jika mengalami haid tidak normal yang disertai gejala berikut: 

  • Nyeri panggul atau perut
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Nafsu makan menurun
  • Cepat merasa kenyang
  • Merasa sangat lelah
  • Pencernaan terasa tidak nyaman
  • Mengalami konstipasi
  • Perut membengkak
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri punggung
  • Berat badan turun
  • Keputihan dengan aroma dan warna abnormal

Demikian sejumlah kemungkinan yang dapat terjadi dengan tanda haid tidak normal. Apapun yang Anda alami, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosa dan penanganan yang tepat.

Apakah Puting Gatal adalah Kondisi yang Serius?
Kesehatan Wanita

Apakah Puting Gatal adalah Kondisi yang Serius?

Saat merasakan puting gatal, banyak wanita yang khawatir kalau rasa gatal itu menjadi gejala dari penyakit serius, seperti kanker. Sebenarnya, parah atau tidaknya rasa gatal itu tergantung pada kondisi yang mendasarinya, dan kanker bukanlah satu-satunya kondisi yang bisa menyebabkan hal ini.

Rasa gatal pada area puting sangat umum dialami oleh banyak wanita. Apabila rasa gatal sudah mengganggu aktivitas Anda, mungkin Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda. 

Apa yang menyebabkan puting gatal?

Kondisi paling umum yang menyebabkan puting gatal adalah atopik dermatitis. Dermatitis jenis ini disebut juga dengan eksim, yang itu peradangan yang terjadi pada kulit. Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti dan bisa saja berbeda-beda pada setiap penderita. 

Ketika Anda mengalami eksim, rasa gatal pada puting akan disertai dengan kulit yang kering dan kemunculan ruam. Ada beberapa faktor yang bisa memperparah kondisi ini, yaitu:

  • Kandungan pada pembersih
  • Parfum
  • Sabun
  • Serat wol
  • Kulit kering
  • Serat buatan

Selain itu, rasa gatal juga mungkin disebabkan oleh perubahan hormonal ketika Anda di tengah masa kehamilan. Saat hamil, payudara Anda akan membesar, dan pembesaran pembuluh darah di sekitar payudara akan menyebabkan rasa gatal di puting. 

Dalam beberapa kasus yang cukup parah, rasa gatal ini juga bisa disebabkan oleh kanker. Namun, hal ini cukup jarang terjadi. 

Mengenali kondisi puting gatal yang berbahaya

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, puting gatal bisa juga disebabkan oleh kanker atau kondisi medis lainnya yang cukup parah. Meskipun cukup jarang terjadi, Anda tetap perlu mengenali tanda-tandanya sebagai upaya antisipasi. 

Selain rasa gatal, apabila Anda mengalami kanker payudara, Anda juga akan merasakan adanya benjolan di sekitar payudara Anda. Ditambah lagi, akan ada perubahan tekstur kulit payudara yang signifikan. 

Sebaiknya, segera lakukan pemeriksaan ke dokter apabila Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini: 

  • Keluarnya cairan yang berwarna kuning, cokelat, dan berdarah dari puting
  • Bentuk puting payudara masuk ke dalam, bukan menonjol ke luar
  • Rasa sakit atau nyeri di payudara
  • Perubahan kulit payudara yang membuat kulit payudara menjadi menyerupai kulit jeruk
  • Penebalan jaringan payudara

Kondisi di atas bisa menjadi tanda dari masalah payudara yang serius. Karena itu, ketika merasakannya, segera hubungi dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan. 

Selain itu, apabila Anda tengah berada di masa menyusui dan merasakan nyeri yang luar biasa di payudara dan puting, Anda juga perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi puting gatal

Sebenarnya, jenis pengobatan yang dilakukan akan didasarkan pada faktor penyebab rasa gatal. Apabila rasa gatal disebabkan oleh kondisi medis tertentu, pengobatannya mungkin meliputi:

  • Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas
  • Meningkatkan konsumsi cairan
  • Istirahat yang cukup

Dalam kasus tertentu, apabila kondisi medis yang mendasari rasa gatal cukup parah, perawatan medis yang dilakukan mungkin berupa:

  • Terapi radiasi
  • Kemoterapi
  • Operasi pengangkatan seluruh atau sebagian payudara

Tidak hanya itu, ketika Anda menderita puting gatal, Anda sendiri juga harus melakukan berbagai macam upaya perawatan di rumah. Misalnya dengan rutin memakai pelembab yang aman untuk payudara, serta menghindari zat yang bisa memicu alergi. 

Perlu diingat, puting gatal sangat umum terjadi. Kondisi ini tidak selalu menandakan adanya masalah medis serius. Namun, sebaiknya tetap lakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mendapatkan perawatan dengan baik.

Hidup Sehat

Setelah Pemeriksaan Hematokrit, Ini Arti Angka Hematokrit Rendah Atau Tinggi

Jika Anda melakukan pemeriksaan darah lengkap, biasanya akan ada banyak komponen yang dilihat, seperti jumlah sel darah merah, trombosit, leukosit, hingga nilai hematokrit. Tinggi atau rendahnya nilai hematokrit ini menandakan ada gangguan yang terjadi. Salah satu dari bagian pemeriksaan darah rutin adalah pemeriksaan hematokrit

Berapakah Nilai Hematokrit Normal?

Proporsi sel darah merah dalam darah angkanya harus pas. Sebab, darah merah memiliki fungsi yang penting bagi tubuh, yaitu membantu mengedarkan oksigen serta nutrisi ke seluruh bagian tubuh.

Nilai hematokrit yang normal itu sebenarnya akan berbeda untuk masing-masing orang. Akan bergantung pada jenis kelamin, usia, status kehamilan, hingga ketinggian dataran tempat tinggal, serta metode yang digunakan untuk pemeriksaan hematokrit

Berikut gambaran angka hematokrit normal pada masing-masing individu:

  • Bayi yang baru lahir sekitar 55-68 persen
  • Bayi berusia satu minggu sekitar 47-65 persen
  • Bayi usia satu bulan sekitar 37-49 persen
  • Bayi usia tiga bulan sekitar 30-36 persen
  • Anak usia satu tahun sekitar 29-41 persen
  • Anak usia 10 tahun sekitar 36-40 persen
  • Laki-laki dewasa memiliki nilai normal 42-54 persen
  • Perempuan dewasa punya nilai normal 38-46 persen
  • Ibu hamil, batas bawah nilai normalnya 30-34 persen, untuk batas atasnya 46 persen
  • Masyarakat yang tinggal di dataran tinggi sekitar 45-61 persen untuk pria, 41-56 persen untuk wanita.

Angka hematokrit untuk individu yang tinggal di dataran tinggi memang lebih tinggi. Sebab, daerah yang tinggi juga membutuhkan kadar oksigen semakin tipis. Tubuh pun butuh lebih bannyak sel darah merah yang berguna memenuhi permintaan oksigen di bagian tubuh.

Biasanya, rentang nilai hematokrit normal ini juga akan berbeda di masing-masing laboratoorium tempat dilakukannya pemeriksaan hematokrit hingga 7 persen. Oleh sebab itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui arti pemeriksaan hematokrit yang dilakukan.

Nilai Hematokrit Tinggi dan Rendah Setelah Tes Darah

Nilai hematokrit rendah dan tinggi bisa jadi menandakan sesuatu. Jika rendah menandakan persentase sel darah merah di volume darah keseluruhan. Artinya lebih sedikit dibanding volume idelanya. 

Ada beberapa kondisi yang menandakan rendahnya hematokrit rendah, seperti:

  • Perdarahan internal
  • Gangguan sumsum tulang belakang
  • Mengalami defisiensi nutrisi, seperti folat, zat besi, dan vitamin B-12
  • Anemia hemolitik
  • Leukimia
  • Gagal ginjal
  • Limfoma
  • Penyakit kronis
  • Anemia sel sabit

Jika nilai hematokrit tinggi, maka menandakan sel darah merah dalam volume darah keseluruhan lebih banyak dibanding kondisi normal. Biasanya orang yang punya nilai hematokrit tinggi biasanya dialami oleh orang yang tinggal di dataran tinggi dan perokok. Selain itu, ornag yang mengalami dehidrasi juga bisa menyebabkan nilai hematokrit jadi tinggi. Jika kebutuhan cairan sudah terpenuhi, biasanya nilai hematokrit akan kembali normal. 

Ada beberapa gangguan jika nilai hematokrit tinggi, yaitu:

  • Tumor jenis tertentu
  • Penyakit paru-paru
  • Kelainan sumsum tulang belakang (rubra vera)
  • Penggunaan obat eritropoetin sembarangan, biasanya ditemukan pada atlet yang menggunakan dopping

Jika setelah melakukan pemeriksaan hematokrit kadarnya sedikti tinggi atau sedikit rendah, biasanya sebagian orang tidak membutuhkan perawatan khusus. Namun, bila angkanya sudah sangat rendah, biasanya dibutuhkan suntikan zat besi, konsumsi obat yang memicu pembentukan sel darah merah, atau transfusi darah. Jika kadar hematokrit jauh lebih tinggi dari normal, biasanya prosedur pembuangan darah bisa dilakukan.

Kesehatan Wanita

Efek Samping Suntik 3 Bulan dan Cara Mengatasinya

Suntik KB 3 bulan merupakan salah satu alat kontrasepsi dengan cara menyuntikkan hormon ke dalam tubuh. Kandungan progestin dalam suntik KB mencegah terjadinya ovulasi atau pematangan sel telur dan membuat dinding rahim tidak kondusif bagi sel telur yang telah dibuahi. Selain itu, progestin juga mengentalkan lendir di leher rahim sehingga membuat sperma sulit mencapai rahim. Setiap metode kontrasepsi memiliki efek samping, termasuk suntik KB 3 bulan. Hal ini normal terjadi karena tubuh beradaptasi dengan perubahan hormon. Berikut efek samping yang bisa terjadi dan tips mengatasinya:

Perubahan Siklus Menstruasi

Efek samping yang paling sering terjadi pada suntik KB 3 bulan adalah berubahnya siklus menstruasi yang terjadi selama 6-12 bulan sejak pertama kali disuntik. Siklus menstruasi bisa menjadi lebih panjang maupun lebih pendek. Ada pula yang merasakan volume darah haid menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Setelah suntikan pertama, haid bisa terjadi lebih dari 7 hari, kemudian muncul flek di sela siklus, lalu menjadi jarang dan berhenti sama sekali setelah satu tahun pemakaian. Tidak mengalami haid bukan berarti darah akan menumpuk di dalam tubuh. Hormon yang digunakan dalam suntik KB 3 bulan berfungsi menekan penebalan dinding rahim yang biasanya luruh dalam bentuk darah haid. Sehingga ketika siklus haid dimulai, tidak ada darah yang bisa diluruhkan. Bukan berarti juga Anda sudah tidak subur atau tiba-tiba mengalami kehamilan.

Kenaikan Berat Badan

Rata-rata berat badan akan naik sekitar 1-2 kg per tahun. Penyebabnya karena hormon progesteron pada suntik KB 3 bulan dapat mempengaruhi pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus, sehingga nafsu makan bertambah. Anda bisa mengimbanginya dengan mengatur pola makan dengan gizi seimbang, penuhi kebutuhan air putih, dan olahraga rutin agar berat badan tetap berada di angka ideal.

Nyeri Payudara dan Sakit Kepala

Karena adanya perubahan hormonal setelah suntik progestin melalui suntik KB 3 bulan, maka tubuh akan bereaksi baik dari segi fisik maupun emosi. Efek yang dirasakan yaitu nyeri pada payudara, kepala pusing dan berkunang-kunang, atau merasa mual. Pada beberapa wanita, suasana hati cepat berubah dan lebih sering marah daripada biasanya. Anda bisa mengatasi rasa nyeri dengan meminum parasetamol atau ibuprofen. Namun, jika gejala muncul berkepanjangan dan sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda bisa konsultasikan ke dokter kandungan.

Gairah Seks Menurun

Cara kerja suntik KB 3 bulan yaitu menyuntikkan hormon progesterone yang bertujuan untuk mengentalkan lendir pada vagina. Sedangkan suntikan progestin berfungsi mengubah makanan dengan kandungan karbohidrat menjadi lemak yang sulit bereaksi terhadap air. Oleh karena itu, semakin banyak kadar lemak dalam tubuh, maka semakin sedikit kadar air yang ada. Hal ini berpengaruh pada vagina yang menjadi lebih kering dan bisa menimbulkan rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual. Jika dibiarkan, maka gairah seks akan menurun dan malas untuk melakukan hubungan seksual. Tips yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan rangsangan atau foreplay terlebih dahulu supaya vagina tidak terlalu kering dan bisa berhubungan dengan nyaman. Imbangi dengan konsumsi buah dan air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.

Kepadatan Tulang Berkurang

Penggunaan suntik KB 3 bulan dalam jangka Panjang bisa menyebabkan penipisan tulang dan memicu penurunan kepadatan tulang atau osteoporosis. Anda bisa menurunkan risiko osteoporosis tersebut dengan konsumsi makanan dengan kandungan vitamin D dan kalsium. Namun, risiko tersebut hanya terjadi pada beberapa orang dan bisa hilang ketika suntik KB berhenti dilakukan.

Perubahan hormon yang terjadi akibat suntik KB 3 bulan juga bisa menimbulkan efek pada kulit seperti munculnya jerawat. Alasannya, hormon progestin menyebabkan sekresi kelenjar minyak dan lemak secara berlebihan. Jika efek samping yang dirasakan sudah cukup mengganggu kesehatan secara menyeluruh seperti migrain, gangguan pada motorik dan indra lainnya, segera konsultasikan pada dokter. Anda dan pasangan bisa memilih jenis kontrasepsi lainnya yang lebih nyaman dan aman.