Kehamilan

Masing-Masing Harga Pil KB Andalan, Mana Lebih Murah?

Salah satu fungsi utama dari alat kontrasepsi adalah mencegah terjadinya kehamilan. Ada banyak jenis dan macam alat kontrasepsi, tetapi bentuk pil masih menjadi yang populer. Di masyarakat, kontrasepsi ini lebih familiar dengan sebutan Pil KB. Kita bisa mendapatkannya dengan mudah dengan harga pil KB yang beragam pula.

Di Indonesia sendiri tersedia banyak merek pil KB. Salah satu mereknya, Andalan, bahkan punya berbagai ragam tersendiri. Artikel ini secara khusus akan membahas mengenai pil KB Andalan, sebagai sebuah merek yang cukup banyak peminatnya di Indonesia.

Perlu diketahui jika pil KB Andalan adalah produk yang diproduksi dan diedarkan oleh DKT Indonesia, cabang dari sebuah organisasi Internasional yang bergerak dalam isu keluarga berencana dan pencegahan HIV. Setidaknya ada empat jenis pil KB Andalan, berikut informasi produk, kelemahan dan kelebihan, serta harga pil KB masing-masing jenis.

  • Pil KB Andalan

Pil KB Andalan adalah metode kontrasepsi oral yang paling diminati oleh jutaan wanita di Indonesia. Pil KB Andalan mengandung Ethinylestradiol 0,03 mg (hormon estrogen) dan Levonorgestrel 0,15 mg (hormon progestin) yang sangat berguna bagi wanita.

Pil KB Andalan bekerja dengan cara mencegah pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Pil ini membuat carian vagina menjadi kental sehingga sulit dilalui oleh sperma. Pil KB Andalan memiliki 99% tingkat efektivitas dalam mencegah kehamilan jika diminum secara benar dan teratur.

Para wanita bisa memulai penggunaan pil KB ini dengan meminum pil pada hari pertama menstruasi dengan mengikuti petunjuk pada bagian belakang kemasan. Lalu lanjutkan konsumsi setiap hari pada waktu yang sama. 

Pil KB Andalan bisa didapat di bidan atau dokter praktek dan apotek terdekat. Harga pil KB ini mulai dari 15 ribu sampai 25 ribu rupiah. Bahkan, pada saat-saat atau kondisi tertentu, seperti misalnya penyuluhan, dan sebagainya, pil KB ini dibagikan secara gratis.

  • Pil KB Andalan Laktasi

Pil KB Andalan Laktasi adalah pil kontrasepsi oral khusus untuk ibu yang sedang menyusui karena hanya mengandung hormon progestin dosis rendah. Pil KB jenis ini memiliki mekanisme kerja yang hampir sama dengan jenis sebelumnya, yakni meningkatkan kekentalan lendir rahim sehingga mobilitas sperma menurun dan tidak dapat bertemu dengan sel telur, sehingga mencegah terjadinya ovulasi.

Bila Anda memberikan ASI secara eksklusif, Pil KB Laktasi dapat dikonsumsi 6 minggu setelah melahirkan. Jika Anda sudah haid, maka Pil KB Laktasi dikonsumsi pada hari pertama menstruasi dan dilanjutkan setiap hari pada jam yang sama dengan mengikuti pertunjuk pada belakang blister.

Anda bisa mendapatkan Pil KB Andalan bisa didapat di bidan atau dokter praktek dan apotek terdekat. Harganya juga tidak jauh berbeda, yakni ada di kisaran 14 sampai 20 ribu rupiah per blister yang berisi 28 pil.

  • Andalan Postpil

Andalan Postpil adalah pil kontrasepsi darurat yang dapat mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa perlindungan dari alat kontrasepsi. Pada kasus-kasus tertentu, semisal lupa minum pil KB lebih dari 2 hari berturut-turut, lupa atau terlambat suntik KB tiga bulanan, hingga kondom yang digunakan bocor atau lepas, pil ini bisa jadi solusi.

Andalan Postpil diminum 2 (dua) tablet sekaligus dalam waktu paling lambat 5 (lima) hari atau tidak lebih dari 120 jam setelah berhubungan tanpa perlindungan alat kontrasepsi. Semakin cepat dikonsumsi, maka semakin tinggi tingkat efektivitasnya.

Perlu diingat bahwa pil ini hanya dapat melindungi setelah diminum. Pada saat berhubungan seksual berikutnya, risiko kehamilan akan tetap terjadi. Andalan Postpil bisa didapatkan di dokter atau bidan praktek. Bila perlu, minta Andalan Potspil pada dokter atau bidan sebagai persediaan untuk dipakai apabila terjadi situasi darurat. Untuk pembelian di apotek, mintalah resep ke dokter atau bidan. Harga pil KB ini sekitar 30 ribu rupiah.

  • Pil KB Andalan FE

Pil KB Andalan FE adalah metode kontrasepsi oral khusus untuk wanita aktif yang harus diminum setiap hari. Dilengkapi dengan perlindungan ganda yaitu mencegah kehamilan dan memenuhi kebutuhan zat besi

Perlu diingat bahwa Pil KB Andalan FE ini tidak dianjurkan untuk ibu yang sedang menyusui karena kandungan hormon estrogen dapat mempengaruhi produksi ASI. Wanita hamil, pengidap kanker payudara, kanker rahim, hipertensi, perokok, dan yang berusia di atas 35 tahun juga tidak dianjurkan menggunakan Pil KB Andalan FE. Anda bisa mendapatkan Pil KB Andalan FE ini di dokter, puskesmas, atau apotek terdekat dengan merogoh kocek mulai dari 10 ribu sampai 20 ribu rupiah.

Itulah penjelasan mengenai masing-masing jenis Pil KB Andalan yang tersedia di pasaran. Harga pil KB di atas mungkin tidak tetap, artinya di tempat lain mungkin bisa saja berbeda. Jika Anda tidak sedang merencanakan kehamilan, pil KB ini merupakan alat kontrasepsi yang cukup efektif.

Kehamilan

Awas “Kebobolan”, Ini Dia 8 Tanda IUD Bermasalah!

Umumnya, kasus IUD sangatlah jarang, tetapi hal ini tetap bisa terjadi, seperti IUD keluar dari tempatnya atau bahkan, lepas. Jika hal ini Anda alami, maka Anda mungkin saja harus menghilangkannya. Anda mungkin tidak menyadari tanda IUD bermasalah hingga akhirnya Anda kebobolan, alias hamil. 

Apa yang dimaksud dengan IUD?

Intrauterine device (IUD) adalah sebuah alat dari plastik berbentuk hutuf-T yang dimasukkan ke dalam rahim Anda untuk mencegah kehamilan. Terkadang, wanita menggunakan IUD untuk tujuan lain, seperti untuk mengatasi menstruasi yang berat. IUD bisa bertahan selama 3 – 12 tahun bergantung pada merk yang Anda gunakan. 

Ada dua jenis utama IUD, yaitu IUD tembaga dan IUD hormonal. Keduanya sama-sama berfungsi untuk mencegah sperma membuahi sel telur. IUD tembaga bekerja dengan cara mengusir sperma dari sel telur, sedangkan IUD hormonal bekerja dengan dua cara, yaitu:

  1. Mengentalkan lendir serviks, sehingga sperma tidak bisa melewati dan bertemu sel telur. 
  2. Mungkin juga dengan menghentikan ovulasi atau proses pelepasan sel telur dari indung telur. 

Sayangnya, IUD hormonal tidak konsisten dalam hal ini, sehingga bukan metode yang diandalkan untuk menghentikan ovulasi. 

Selain itu, jika ternyata Anda tidak menyukai IUD atau ingin program hamil, IUD bisa dilepas kembali dengan mudah oleh bantuan dokter.

Penyebab IUD bermasalah

IUD bisa saja mengalami masalah, apabila:

  • Mengalami kontraksi rahim yang kuat selama menstruasi.
  • Memiliki rongga rahim yang kecil.
  • Kemiringan rahim yang jelas.
  • IUD dipasang oleh tenaga kesehatan yang tidak berpengalaman.

Selain itu, risiko IUD Anda bermasalah menjadi lebih tinggi apabila: 

  • Berusia di bawah 20 tahun.
  • Sedang menyusui.
  • Memasang IUD segera setelah melahirkan.

8 Tanda IUD bermasalah yang harus diwaspadai

Tujuan utama menggunakan IUD adalah mencegah kehamilan. Namun, bagaimana bila masih “kebobolan” padahal sudah pasang IUD? Untuk menyukseskan program keluarga berencana (KB) Anda, cobalah perhatikan beberapa tanda IUD bermasalah di bawah ini:

  1. Senar IUD tidak dapat dirasakan oleh jari Anda.
  2. Anda merasakan plastik IUD.
  3. Pasangan Anda pun bisa merasakan IUD yang Anda gunakan saat berhubungan seksual.
  4. Terjadi pendarahan di antara periode menstruasi.
  5. Pendarahan vagina yang berat.
  6. Mengalami kram yang melebihi saat menstruasi.
  7. Nyeri di perut bagian bawah.
  8. Mengalami keputihan yang tidak biasa.

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat menyadari tanda IUD bermasalah adalah dengan tidak memasangnya kembali sendiri. Sebaliknya, segeralah temui dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan dan tes untuk memastikan apakah IUD bergerak atau berpindah dari tempatnya. Dokter akan memberikan solusinya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Jika Anda berencana berhubungan seksual sebelum ke dokter, maka gunakanlah metode kontrasepsi cadangan. Bila perlu, Anda juga bisa menggunakan kontrasepsi darurat.

Potensi risiko IUD yang bermasalah

Meskipun jarang terjadi, tetapi bukan berarti hal ini tidak bisa menimpa Anda suatu waktu. Mengetahui risiko dan kemungkinan komplikasi saat IUD bergerak atau lepas dari posisinya dapat membantu Anda lebih waspada terhadap tanda-tanda IUD bermasalah. Adapun potensi komplikasinya adalah:

  • Perforasi rahim, yang menyebabkan terbentuknya lubang di rahim.
  • Infeksi panggul, tetapi risikonya sangat rendah.

IUD juga bisa terlepas sebagian atau seluruhnya dari rahim dan menyebabkan kehamilan terjadi. Jadi, penting untuk Anda mengetahui tanda-tanda IUD bermasalah dan tindakan yang harus Anda lakukan. Untuk berhati-hati, periksa secara berkala pembalut atau tampon Anda saat menstruasi untuk memastikan IUD Anda tidak lepas.