Mengenal Sejarah Lahirnya Brand Mom Uung dan Berbagai Produknya
bayi & menyusui

Mengenal Sejarah Lahirnya Brand Mom Uung dan Berbagai Produknya

Ada banyak sekali ibu mudah yang mengalami masalah saat menyusui akibat produksi ASI yang terhambat. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi karena ada berbagai produk ASI booster salah satunya dari Mom Uung.

Mengenal Sejarah Mom Uung

Mom Uung ini berawal dari seorang wanita yang bernama Uung Victoria Finky yang ingin membantu para ibu yang mengalami masalah seputar produksi ASI. 

Produk ASI booster Mom Uung ini terbuat dari bahan herbal seperti ekstrak ikan gabus dan daun kelor yang memang diketahui bisa meningkatkan kualitas juga jumlah volume ASI. 

Awalnya, Uung Victoria Finky ini juga mengalami masalah serupa. Anaknya dulu sulit sekali mengalami kenaikan berat badan padahal kuantitas ASI dari dirinya sudah mencukupi. 

Hingga anaknya berusia 9 bulan, berat badannya di bawah grafik. Padahal dia merasa kuantitas ASI yang diberikan pada anaknya sudah mencukupi. 

Jadi, tidak hanya produksi ASI yang seret, tapi juga kualitas ASI yang harus terjaga. Sebab, ASI yang berkualitas akan mendukung tumbuh kembang anak.

Sampai kemudian Uung mengonsumsi produk herbal tersebut yang langsung berdampak pada pertumbuhan anaknya. Sehingga ini menjadi tanggung jawab baginya untuk ikut membantu permasalahan yang sama bagi ibu muda lainnya. 

Dari permasalahan yang dialami dirinya sendiri, akhirnya dia mencoba memberikan pilihan solusi lewat produk bran Mom Uung ini. Bahkan Uung juga membuka layanan konsultasi gratis. Menurut dia, hal ini dilakukan untuk merangkul para ibu-ibu muda agar bisa memberikan ASI hingga 2 tahun usia anak. 

Mengenal Mom Uung ASI Booster

Mom Uung ASI Booster ini merupakan suplemen alami yang terbuat dari ekstrak daun kelor dan juga ekstrak ikan gabus. ASI booster ini diyakini bisa membantu meningkatkan produksi ASI dan juga menjaga kualitas ASI sehingga akan membantu tumbuh kembang si kecil. 

Bahan-bahan herbal yang terkandung di dalamnya sudah terbukti halal. Selain dapat menambah volume air susu, Mom Uung ASI booster ini juga bisa meningkatkan kualitas ASI. Jadi sangat aman untuk dicoba. 

ASI booster ini berbentuk suplemen yang semua bahannya diramu dalam satu kapsul yang siap diminum. 

ASI booster ini bisa dikonsumsi rutin setiap hari dengan dosis 2 kapsul dengan jumlah minum 2 kali sehari. Dalam tiap kapsulnya, ASI booster ini mengandung 200 gram daun kelor dan 300 gram ikan gabus.

Untuk penyimpanan, Anda bisa meletakkan botol ASI booster ini di tempat yang kering dan juga terhindar dari sinar matahari langsung. Simpanlah di suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Produk ASI booster Mom Uung ini juga merupakan satu-satunya produk yang memiliki sertifikat natural produk. Produk ini juga sudah memiliki BPOM dan halal untuk dikonsumsi. Bahan yang terkandung di dalamnya juga alami tanpa adanya bahan kimia. Sehingga baik juga dikonsumsi jangka panjang. 

Produk Mom Uung Lainnya

Selain ASI booster, Mom Uung juga memiliki produk lain, yaitu Mom Uung Breast Pump. 

Breast pump adalah pompa ASI portable yang akan membantu ibu mengeluarkan ASI yang sudah terkumpul di payudara. Pompa ASI portable elektrik ini tidak menimbulkan bunyi yang mengganggu. Penggunaannya bisa menggunakan 2 mode sekaligus, yaitu metode message dan hisap. Keunggulan lainnya, hisapan dari pompa akan tetap stabil meskipun baterai nya sudah low. Namun juga bisa digunakan juga saat melakukan pengisian daya. Ketika didirikan, alat pompa juga lebih seimbang sehingga tidak mudah jatuh. 

Semua produk-produk dari Mom Uung ini sudah tersedia secara offline dan online. Anda bisa dengan menemukannya di mana saja.

Begini Tips Memilih Bottle warmer untuk Menghangatkan Susu
bayi & menyusui

Begini Tips Memilih Bottle warmer untuk Menghangatkan Susu

Sebagai seorang working mom dan masih aktif menyusui, kamu tentu membutuhkan alat yang aman seperti bottle warmer untuk menghangatkan ASI dan menjaga nutrisinya.

Sebab, beberapa ahli tidak menyarankan menghangatkan ASI di tempat seperti microwave karena bisa menghancurkan nutrisi pada ASI. 

Suhu yang tidak pas atau terlalu panas, selain menghilangkan nutrisi ASI juga bisa membuat mulut bayi jadi melepuh. 

Ada banyak merek bottle warmer yang dijual dipasaran dengan harga yang bervariasi. Sebelum membelinya, sebaiknya kamu menyimak beberapa tips memilih bottle warmer ini. 

Perhatikan fitur yang ditawarkan

Hal pertama yang wajib diketahui saat membeli bottle warmer adalah dengan mengetahui spesifikasi serta fitur yang ditawarkan.

Sebagai contoh, kita wajib memperhatikan pengaturan suhu yang ditawarkan, apakah bisa menghangatkan ASI hingga suhu yang sesuai. Sebaiknya pilih bottle warmer yang memiliki pengaturan suhu otomatis dengan sekali menekan tombol, sehingga tidak bingung untuk mengatur suhu secara manual. 

Pilih berdasarkan manfaat

Ada beberapa produk yang menawarkan fungsi 2in1, yakni bottle warmer disertai dengan bottle sterilizer. Hal ini akan memudahkan pekerjaan kamu, apalagi jika kamu seorang working mom yang harus dituntut mengerjakan banyak hal. 

Dalam satu alat, kamu bisa sekaligus membersihkan botol ASI, tentu akan menghemat pengeluaran juga. 

Perlu diketahui jika membersihkan botol ASI dengan menggunakan bottle warmer dilakukan dengan direbus pada suhu 100 derajat celcius. Jadi, jangan membersihkan botol sekaligus menghangatkan ASI secara bersamaan, ya. 

Sesuaikan dengan botol susu yang dimiliki

Sebelum membeli, pastikan bottle warmer yang kamu pilih sesuai dengan bentuk botol ASI yang kamu miliki. Sebab, jika tidak pas tentu akan sulit digunakan.

Pilih sesuai kebutuhan

Sekarang, sudah tersedia bottle warmer yang juga sekaligus bisa digunakan untuk merebus telur. Jika tidak memiliki waktu untuk merebus telur dengan kompor, kamu bisa merebusnya di bottle warmer yang lebih praktis dan aman. Telur yang dihasilkan pun matang dengan pas dan nutrisinya masih tetap terjaga. 

Pilih berdasarkan sumber tenaga

Beberapa produk bottle warmer juga menyediakan pilihan untuk menghangatkan ASI, seperti listrik dan termal gel. 

Biar hemat, kamu bisa memilih bottle warmer dengan daya yang rendah, yakni antara 50-300 watt. 

Jika ingin praktis dan bisa dibawa kemana-mana, kamu bisa memilih bottle warmer dengan thermal gel yang sudah dipanaskan. Minusnya, menggunakan thermal gel dilakukan secara manual karena tidak ada indikator suhu. Sehingga, kita harus rajin mengeceknya berkali-kali. 

Pastikan produk bottle warmer aman dan bebas BPA

Hal penting yang jangan kamu lewatkan yakni memastikan jika produk yang kamu beli sudah bebas BPA atau biasa dikenal dengan bisphenol A.

Sebagai informasi, BPA merupakan unsur kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik. Berdasarkan penelitian, produk yang mengandung BPA berbahaya untuk kesehatan. Jadi, sebaiknya memastikan dengan detail jika bottle warmer yang dipilih bebas dari BPA. 

Hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan bottle warmer

Agar tidak salah, kamu wajib memperhatikan beberapa hal sebelum menghangatkan ASI menggunakan bottle warmer:

  • Beberapa produk bottle warmer tidak bisa mencairkan ASI yang beku. Sebaiknya taruh ASI di dalam kulkas (bukan freezer) beberapa saat sebelum dihangatkan. 
  • Baca petunjuk yang ada pada bottle warmer, jika salah memilih pengaturan suhu maka ASI akan menjadi terlalu panas dan membuat kulit bayi melepuh
  • Sebelum memberikan pada bayi, sebaiknya tes ASI terlebih dahulu pada pergelangan tangan, apakah hangatnya sudah pas atau mungkin jadi terlalu panas
  • Jangan menggunakan microwave untuk menghangatkan ASI karena bisa menyebabkan hotspot, yakni panas yang tidak merata dan merusak nutrisi pada ASI

Nah itu dia beberapa tips dalam memilih bottle warmer yang cocok untuk menghangatkan ASI. Semoga bermanfaat!

bayi & menyusui

Amankah Menyusui Sambil Tidur?

Bayi perlu diberi makan atau ASI pada malam hari dan banyak ibu merasa belajar menyusui sambil berbaring atau tidur membantu mereka untuk mendapatkan lebih banyak istirahat. Anda mungkin ingin memberi makan sambil berbaring di siang hari juga. Namun apakah menyusui sambil tidur aman?

Menyusui bayi Anda setiap 2 hingga 3 jam adalah kerja keras. Anda berhak istirahat, dan menyusui sambil tidur bisa membantu Anda rileks karena Anda bisa beristirahat sambil tetap terikat dan menyusui bayi Anda. Jika Anda merasa lelah, menyusui sambil tidur bisa menjadi salah satu opsi yang Anda lakukan. Namun tidur disini bukanlah memejamkan mata, melainkan tidur berbaring dan tetap terjaga.

Posisi menyusui sambil tidur disebut juga dengan posisi berbaring atau menyamping. Saat menyusui dalam posisi ini, Anda berbaring menyamping dan bayi menghadap Anda, juga berbaring ke samping. Berikut langkah menyusui sambil tidur yang aman untuk dilakukan:

  1. Letakkan bayi telentang di tengah lantai atau di tempat tidur besar. Jika Anda berada di tempat tidur, ingatlah untuk menjauhkan sprei, selimut, dan bantal dari wajah bayi untuk meminimalkan risiko.
  2. Berbaring di samping bayi Anda, dengan perut berbaris di dekat kepala bayi. Anda dapat menggunakan bantal di bawah kepala, pastikan bantal diletakkan di tempat yang tidak dapat dijangkau si kecil! (Anda juga dapat menggunakan bantal sebagai penyangga punggung atau di antara kedua kaki Anda jika itu akan membuat Anda lebih nyaman berbaring miring.)
  3. Geser si kecil ke atas sehingga hidungnya sejajar dengan puting Anda dan lengan Anda berada di atas kepalanya. Atau gendong bayi dengan punggung di sepanjang lengan Anda. (Tapi jangan sandarkan kepala bayi di lengan atas Anda.)
  4. Gulingkan bayi Anda ke samping dengan menarik pinggul atau lututnya ke dekat pinggul Anda. (Tulang belakang Anda dan tulang belakang bayi Anda mungkin membentuk huruf “V”.) Anda dapat meletakkan selimut atau bantal yang digulung di belakang punggung bayi untuk menopangnya dan mencegahnya berguling menjauh dari Anda. Dorong hidung bayi untuk menyentuh puting Anda, tetapi jangan menekan wajahnya ke payudara Anda!
  5. Usahakan memposisikan bayi sehingga telinga, bahu, dan pinggulnya sejajar. Hal ini akan membantu mereka mendapatkan susu dengan lebih mudah.
  6. Jika perlu, gunakan lengan yang tidak bertumpu di tempat tidur untuk membentuk payudara Anda dan mengarahkannya ke mulut bayi Anda. Namun, banyak bayi (terutama bayi yang lebih tua) akan menyusu dengan sendirinya.

Beberapa orang tua yang menyusui menemukan bahwa begitu payudara bagian bawah kosong, mereka dapat dengan mudah mencondongkan tubuh ke depan dan menyusui bayi mereka dari payudara atas penuh mereka. Jika Anda memilih untuk melakukan ini, pastikan untuk mengeringkan payudara bagian bawah sepenuhnya terlebih dahulu.

Kadang-kadang wanita akan menemukan bahwa payudaranya tidak mengalir sepenuhnya atau merata setelah menyusui sambil tidur dengan posisi berbaring menyamping. Kelebihan ASI di payudara Anda dapat menyebabkan pembengkakan, saluran tersumbat, mastitis, atau penurunan suplai ASI, jadi Anda harus terus waspada terhadap hal ini!

Jika payudara Anda tidak terkuras sepenuhnya, Anda harus mempertimbangkan untuk duduk untuk menyelesaikan menyusui atau memerah sedikit ASI untuk memastikan payudara Anda terkuras dengan benar.

Pastikan untuk tetap terjaga saat menyusui bayi Anda sambil tidur. Karena risiko sindrom kematian bayi mendadak yang lebih tinggi saat berbagi ranjang, Anda sebaiknya memastikan bahwa jika mereka tertidur, bayi Anda ditempatkan di lingkungan tidur yang terpisah dan aman.

bayi & menyusui

7 Makanan Penambah Energi Penghilang Lesu

Aktivitas sepanjang hari pasti akan menguras energi Anda. Jika tidak ditopang makanan penambah energi, bisa-bisa Anda merasakan letih dan lesu selama menjalani hari. Tanda-tanda tersebut sebenarnya menunjukkan tubuh Anda sedang kekurangan energi. 

Agar kondisi ini tidak terjadi dan mengganggu aktivitas harian, sebaiknya Anda memilih jenis makanan penambah energi yang tepat. Makanan-makanan kaya karbohidrat yang juga memiliki kandungan serat dan protein umumnya dapat menjadi makanan penambah energi yang mujarab. 

Semua kebutuhan akan makanan yang bisa menopang energi Anda pun bisa ditemukan dalam beragam menu Anda sehari-hari yang alami. Berikut ini adalah beberapa contohnya yang layak Anda coba. 

  1. Oatmeal 

Gantilah nasi atau bubur pada menu sarapan Anda menjadi racikan oatmeal. Produk turunan dari gandum ini ampuh menjadi makanan penambah energi yang menjaga stamina Anda sepanjang hari. Kemampuan oatmeal sebagai penambah energi karena jenis makanan ini melepaskan karbohidrat secara perlahan sehingga menjaga tenaga Anda. Tidak hanya itu, oatmeal juga memiliki kandungan vitamin B yang membantu penyerapan makanan menjadi energi. 

  1. Pisang 

Anda bisa menambahkan tenaga tambahan dari buah! Ketika energi Anda terasa surut, pisang layak dicoba untuk menjadi makanan penambah energi. Pasalnya, pisang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang menyediakan pasokan energi bagi tubuh. Pisang juga kaya serat dan kalium yang bisa membuat Anda merasa kenyang dan berenergi lebih lama. 

  1. Cokelat Hitam 

Cokelat hitam merupakan produk cokelat yang memiliki kandungan kakao di atas 75 persen. Kandungan kakao yang besar tersebut memberikan asupan flavanol besar bagi tubuh sehingga dapat menjadi sumber dorongan energi untuk menjalankan hari. Mengonsumsi sepotong kecil cokelat hitam ketika Anda merasa lelah saja bisa langsung meningkatkan tenaga dan semangat Anda. Tidak percaya? Coba saja sendiri. 

  1. Telur 

Telur merupakan salah satu makanan penambah energi yang sangat direkomendasikan. Protein hewani yang satu ini mengandung semua asam amino esensial, lemak, daj vitamin B yang menjadi sumber pembentuk energi bagi tubuh. Telur juga memiliki kandungan vitamin D, kholik, juga prekursor neurotransmitter asetilkolin yang mengaktifkan otot rangka. Anda akan merasa memiliki energi berlipat ganda tiap kali habis mengonsumsi telur!

  1. Tiram 

Tiram memang jarang dilirik sebagai pilihan makanan penambah energi. Padahal, makanan laut yang satu ini memiliki kandungan zinc yang memiliki fungsi melawan kuman penyebab rasa lelah pada tubuh Anda. Jadi ketika Anda mengonsumsinya, tubuh akan terasa lebih segar dan bertenaga. Selain manfaatnya yang paten untuk tubuh, tiram juga memiliki rasa yang lezat ketika Anda mengolahnya dengan cara dipanggang atau dikonsumsi mentah menggunakan perasan air lemon. 

  1. Hati Sapi 

Layaknya protein hewani lain, hati sapi juga memiliki kandungan protein tinggi yang membuat tubuh terasa penuh energi. Tidak hanya itu, hati sapi juga memiliki kandungan B12 yang membantu menghilangkan rasa lelah pada tubuh. Vitamin ini memang dimiliki oleh hampir tiap protein hewani lain. Cuma vitamin B12 yang ada pada hati sapi jauh lebih besar sehingga membuat efeknya agi bagi tubuh terasa lebih signifikan.

  1. Alpukat 

Alpukat bisa dibilang sebagai buah terbaik untuk menjadi makanan penambah energi. Bagaimana tidak, kandungan lemak dan serat yang tinggi pada alpukat akan memasok energi yang terus berkelanjutan bagi tubuh Anda. Menjadikan alpukat sebagai bagian sarapan di pagi hari bisa lebih memastikan Anda tidak akan kekurangan energi selama menjalani aktivitas sepanjang hari. 

*** 

Tidak sulit bukan menemukan makanan-makanan penambah energi di atas pada dapur? Dari beragam pilihan di atas, jenis makanan apa yang menjadi favorit Anda?

Dampak Mayonaise untuk Ibu Hamil Jadi Tanda Tanya
bayi & menyusui

Dampak Mayonaise untuk Ibu Hamil Jadi Tanda Tanya

Beberapa kudapan lezat menambahkan saus mayonaise sebagai pelengkap. Bagi orang pada umumnya, terutama bagi mereka yang suka, mayonaise ini mungkin bisa menambah cita rasa dari makanan dan aman-aman saja untuk dikonsumsi. Namun, konon para ibu hamil mesti berhati-hati. Sebab mayonaise untuk ibu hamil disebut-sebut bisa membahayakan janin, benarkah demikian?

Jawabannya bisa, ya, bisa juga tidak. Semua tergantung oleh satu faktor kunci, yakni bahan dasar yang digunakan mayonaise tersebut. Narasi mengenai bahaya mayonaise untuk ibu hamil, mungkin, datang dari kenyataan bahwa mayoritas produsen menggunakan telur mentah sebagai bahan pembuat mayonaise.

Dalam kondisi ini, posisi produsen tentu tidak salah. Pasalnya kebijakan tersebut memang sesuai dengan—katakanlah—pakem proses pembuatan mayonaise. Gampangnya, mayonaise yang baik, ya, ia yang terbuat dari kuning telur mentah tersebut. Karena lecithin dan protein di dalam kuning telur bersifat sebagai pengemulsi dan menstabilkan mayonaise, juga memastikan semua bahan menyatu dengan sempurna.

Ingat selalu bahwa mayonaise tidak berbahaya, walaupun ia dibuat dengan telur mentah. Kita harus pahami dan sepakat bahwa ibu hamil adalah kondisi tertentu yang membuat seorang perempuan “berbeda” dengan orang yang tidak hamil. Bukan mayonaise-nya yang berbahaya, tetapi kondisi ibu hamil yang tidak siap dengan kandungan bahan makanan itu sehingga jika dikonsumsi dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah kesehatan tertentu.

Kuning telur mentah berbahaya bagi ibu hamil karena di sana diyakini banyak sekali terdapat bakteri salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit bawaan yang disebut Salmonellosis dan amat berpotensi membahayakan janin maupun ibu hamil itu sendiri. 

Mayonaise untuk ibu hamil yang menyebabkan penyakit ini akan menimbulkan gejala mual, muntah, demam, sakit kepala, diare, dan kram yang tak wajar. Salmonellosis juga dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti dehidrasi ekstrim, arthritis reaktif, bakteri yang menyebar di aliran darah, hingga meningitis. Adapun dampaknya pada janin bisa menyebabkan cacat perkembangan janin yang parah.

Jika melihat penjelasan di atas, berarti apakah mayonaise untuk ibu hamil aman-aman saja selama dibuat dengan telur yang telah dipasteurisasi atau melalui proses pematangan? Jawabannya juga belum tentu. Ibu hamil juga perlu memperhatikan kandungan bahan lain yang terdapat dalam mayonaise. Pasalnya, ibu hamil tetap harus memperhatikan keseimbangan gizi atau nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya selama menjalani masalah kehamilan.

Secara umum, di dalam sesendok mayonaise memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • Mayonaise tinggi kalori, ada 700 kilokalori di setiap 100 gram atau 94 kilokalori per 1 sendok makan mayonaise;
  • Kandungan lemak yang tinggi, sebanyak 5 mg kolesterol ada di dalam 1 sendok makan mayonaise yang lezat;
  • Mengandung hingga 125 mg sodium. Penting untuk diketahui bahwa rekomendasi garam harian yang dianjurkan sebaiknya tak melebihi 2.300 mg;
  • Protein dan beragam vitamin (vitamin A, D, E, K, B6 dan B12).

Dengan mengonsumsi mayonaise, meski dibuat dengan telur yang dipasteurisasi, ibu hamil mungkin memiliki risiko seperti:

  • Obesitas

Idealnya, orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi 2.000 kalori per hari, khusus ibu hamil ada tambahan 300 kalori per hari. Konsumsi mayonaise berlebihan, apalagi ditambah makanan tinggi kalori lain, dapat membuat berat badan melonjak dalam waktu cepat.

  • Tekanan darah tinggi

Patut diperhatikan bahwa mayonaise mengandung kadar garam tinggi, yakni hampir 50% dari rekomendasi konsumsi harian. Hal ini dapat membuat tekanan darah meningkat yang berbahaya untuk calon ibu dan janin di dalam kandungan.

  • Diabetes

Gula yang terkandung di dalam mayonaise pun tergolong tinggi. Bila dikonsumsi berlebihan dapat mengakibatkan diabetes gestasional pada ibu hamil.

  • Membahayakan sistem imun bayi

Ibu hamil yang mengonsumsi lemak dalam jumlah tinggi dapat membahayakan sistem imun bayi. Selain itu kadar lemak yang tinggi pun akan meningkatkan risiko obesitas bayi di masa mendatang.

Dari semua penjelasan di atas, diharapkan ibu hamil dapat menyikapi dan menjawab pertanyaan mengenai keamanan mayonaise untuk dirinya dengan arif dan bijak. Tentu saja, mungkin tiap-tiap orang memiliki kondisi kesehatan dan kekuatan sistem imun yang berbeda-beda. 

Jika ingin tetap mengonsumsinya, pastikan mayonaise untuk ibu hamil itu aman. Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu atau semacamnya. Akan tetapi, bagi Anda yang tidak ingin mengambil risiko, sebaiknya hindari bahan makanan ini.

Ibu Menyusui Makan Daging Kambing, Benarkah Berbahaya?
bayi & menyusui

Ibu Menyusui Makan Daging Kambing, Benarkah Berbahaya?

Daging kambing memang enak sekali ketika diolah menjadi berbagai makanan yang lezat, seperti sate, gulai, hingga semur. Namun, apakah ibu menyusui makan daging kambing diperbolehkan? Apakah bisa memengaruhi kualitas ASI?

Banyak yang menganggap tabu jika ibu menyusui makan daging kambing. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, sebab, daging kambing terkenal sebagai makanan yang dapat meningkatkan kolesterol. 

Bolehkan Ibu Menyusui Makan Daging Kambing?

Menurut penelitian, hingga kini belum ditemukan bahaya dan larangan ibu menyusui makan daging kambing. Apalagi melihat nutrisi yang terkandung dalam daging kambing juga banyak, kok.

Dalam satu iris tebal daging kambing yang beratnya 42 gram, terkandung nutrisi seperti:

  • 23,7 gram air
  • 3,19 gram asam lemak jenuh
  • 7,59 gram lemak
  • 10 gram protein
  • 3,73 gram asam lemak tak jenuh
  • 38,6 mg kolesterol

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa daging kambing mengandung protein yang tinggi. Namun, di sisi lain daging kambing juga mengandung lemak dan asam lemak jenuh yang cukup tinggi. Kandungan kolesterol dalam kambing juga tidak bisa disepelekan.

Manfaat Ibu Menyusui Makan Daging Kambing

Seperti yang dijelaskan bahwa daging kambing merupakan sumber protein hewani yang cukup baik. Bagi ibu menyusui, protein ini akan berguna mempercepat penyembuhan luka. Apalagi ibu menyusui akan rentan mengalami puting lecet akibat menyusui atau pun mengalami luka pasca melahirkan.

Menurut riset, protein dari daging kambing dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan tubuh yang rusak. Protein juga membantu tubuh menghasilkan kolagen yang juga berfungsi mempercepat proses penyembuhan luka.

Selain itu, kandungan protein yang kaya pada daging kambing juga dapat menambah asupan protein dalam ASI. Sebab, ternyata komposisi utama ASI adalah protein, yakni sekitar 0,9 hingga 1,2 gram/dL.

Protein yang terkandung dalam ASI dapat menambah massa otot dan berat badan bayi. Seiring bertambahnya massa otot bayi, maka massa tubuh abyi juga akan turut naik. Dengan begitu, tumbuh kembang bayi juga akan menjadi optimal.

Efek Makan Kambing bagi Ibu Menyusui

Ibu menyusu makan daging kambing yang berlebihan jelas tidak disarankan karena dapat merugikan kesehatan. Selain mengandung protein, daging kambing juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang cukup banyak juga. Jika ibu menyusui mengonsumsi lemak jenuh dan kolesterol yang banyak, maka bisa berisiko mengalami penyumbatan pembuluh darah.

Jika makan daging kambing berlebihan dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, tentu akan berisiko menyebabkan stroke hingga penyakit jantung pada ibu menyusui. Selain itu, makan daging kambing secara berlebihan juga bisa menyebabkan ibu menyusui mengalami kenaikan berat badan berlebihan atau obesitas. Sebab, daging kambing mengandung tinggi lemak yang sebaiknya dihindari untuk konsumsi berlebihan.

Bayangkan saja, dalam satu iris daging kambing mengandung 7,59 gram lemak. Dimana dalam setiap gram lemak tersebut mengandung 9 kkal energi. Bahkan angka ini dua kali lebih besar dibanding jumlah kalori di dalam karbohidrat dan protein. Jika asupan kalori yang masuk ke tubuh terlalu besar dibanding pembakaran kalori, maka yang terjadi berat badan akan meningkat. 

Tidak hanya itu saja, mengonsumsi daging kambing dalam porsi yang berlebihan juga menambah kadar garam dalam tubuh. Dalam jangka panjang dapat memicu hipertensi.

Barengi Konsumsi Daging Kambing dengan Sayur

Ibu menyusui makan daging kambing boleh saja asal mengikuti panduan yang tepat. Salah satunya bisa dengan menambah sayuran dan asupan serat lainnya. Ibu menyusui juga bisa menambahkan acar sebagai pendamping daging kambing yang akan dikonsumsi.

Selain itu, bisa juga dengan memerhatikan cara pengolahannya agar lebih sehat. Daging kambing misalnya diolah menjadi sup kambing. Cara pengolahan ini tidak menggunakan santan yang mengandung banyak lemak. Sup juga akan menambah berbagai jenis sayur-sayuran sehingga menjadikannya lebih sehat.

Namun, perlu diingat untuk tidak menambahkan garam terlalu banyak pada makanan olahan daging  kambing agar tidak meningkatkan risiko hipertensi.

bayi & menyusui

Inilah Manfaat Asam Folat Untuk Ibu Menyusui

Setelah menjalani masa kehamilan, wanita memasuki tahap menyusui. Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan selama menjalani masa menyusui, salah satunya termasuk mengkonsumsi makanan tertentu. Ada berbagai kandungan yang bermanfaat bagi ibu menyusui untuk menjaga kondisinya dan bayi mereka, salah satunya termasuk asam folat. Asam folat untuk ibu menyusui memiliki peran yang sama ketika mereka menjalani masa kehamilan.

Pemahaman Tentang Asam Folat

Asam folat juga disebut sebagai vitamin B9 dimana kandungan tersebut mampu memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan ibu menyusui dan bayi mereka.

Jika Anda merupakan seorang ibu yang menjalani tahap menyusui, Anda perlu pahami bahwa khasiat tubuh akan lebih optimal jika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat setiap hari. Kebutuhan asam folat yang direkomendasikan adalah 500 mcg per hari.

Jika asupan makanan berkualitas dan mencukupi, Anda dan bayi Anda akan mendapatkan kebutuhan nutrisi yang baik sehari-hari.

Asam Folat Untuk Ibu Menyusui

Berikut adalah manfaat asam folat untuk ibu menyusui:

  1. Membuat sel-sel baru

Asam folat memiliki kegunaan dalam membuat DNA yang dapat mendukung pertumbuhan sel manusia. Tidak hanya itu, asam folat juga dapat memperbaiki sistem saraf yang rusak. Oleh karena itu, asam folat memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan regenerasi sistem saraf pusat.

  1. Menjaga suasana hati

Setelah melakukan persalinan, banyak ibu yang mengalami depresi. Hal tersebut merupakan hal yang wajar terjadi. Untuk mengatasi masalah seperti ini, ibu menyusui dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat, karena kandungan tersebut juga dapat memperbaiki suasana hati (mood).

Kebutuhan asam folat yang tidak mencukupi dapat meningkatkan risiko depresi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa asam folat dapat meningkatkan 3 zat, antara lain dopamin, norepinefrin, dan serotonin. Depresi terjadi karena ibu menyusui mengalami kekurangan zat-zat tersebut.

  1. Mengatasi anemia

Sebuah penelitian menyatakan bahwa asam folat memiliki kegunaan dalam pembentukan dan regenerasi sel darah merah. Pembentukan sel darah merah membutuhkan asam folat. Jika asupan asam folat berkurang, maka produksi sel darah merah tidak berjalan dengan baik sehingga tubuh ibu menyusui berisiko terhadap anemia.

  1. Mengurangi risiko penyakit jantung

Asam folat diklaim dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penyakit jantung terjadi karena seseorang mengalami tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa asam folat mampu menurunkan tekanan darah dengan baik. Tidak hanya itu, penelitian lain menyatakan bahwa asam folat mampu mengatur kontraksi dan relaksasi pembuluh darah dan enzim pembeku darah supaya berada di tingkat yang normal.

Asam Folat Untuk Bayi

Ketika bayi berusia di antara 0 hingga 5 bulan, asam folat didapatkan bayi melalui ASI (air susu ibu). Ketika bayi berusia di antara 6 bulan hingga 3 tahun, asam folat diperoleh melalui MPASI (makanan pendamping ASI). Asam folat yang direkomendasikan kepada bayi adalah 80 hingga 160 mcg.

Berikut adalah manfaat asam folat untuk bayi:

  1. Membantu perkembangan saraf

Asam folat dapat membantu perkembangan saraf bayi sehingga hal tersebut dapat mencegah cacat tabung saraf pada bayi.

  1. Membantu perkembangan otak

Asam folat dapat membantu perkembangan otak bayi seperti daya ingat dan kemampuan kognitifnya.

  1. Membantu pertumbuhan

Asam folat juga memiliki peran dalam pertumbuhan bayi supaya bayi dapat tumbuh dengan optimal.

Makanan Yang Mengandung Asam Folat

Ada berbagai makanan yang mengandung asam folat. Contohnya adalah telur, asparagus, brokoli, pisang, dan pepaya.

Kesimpulan

Asam folat untuk ibu menyusui dan bayi dapat membantu menjaga kondisi tubuh mereka. Hal tersebut juga dapat mengurangi risiko penyakit seperti penyakit jantung pada ibu menyusui. Oleh karena itu, Anda dan bayi Anda sebaiknya konsumsi asam folat secara rutin selama menjalani tahap menyusui.

bayi & menyusui

Pentingkah Buku Kesehatan Ibu dan Anak? Ternyata Ini Manfaatnya

Buku kesehatan ibu dan anak atau buku KIA merupakan alat untuk mendeteksi secara dini jika Anda gangguan atau masalah pada kesehatan ibu dan anak. Selain itu, buku ini dijadikan alat komunikasi untuk penyuluhan berbagai informasi kesehatan penting terkait ibu dan anak. Mulai dari, pelayanan kesehatan, gizi anak dan ibu, imunisasi serta tumbuh kembang anak. 

Begitu banyaknya manfaat buku KIA ini tentu menjadi salah satu hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang tua, terlebih bagi ibu yang sedang hamil atau baru saja melahirkan. Lalu apa lagi manfaat lain dari buku ini. Berikut penjelasan tentang buku ibu dan anak ini. 

Tentang Buku kesehatan ibu dan anak

Per tahun 2020 ini, ada perbaharuan tentang buku kesehatan ibu dan anak ini yang merupakan satu-satunya alat pencatatan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak sejak ibu hamil, melahirkan dan selama nifas, hingga bayi yang dilahirkan berusia 5 tahun, ermasuk pelayanan KB, imunisasi, gizi dan tumbuh kembang anak. 

Buku KIA dapat Anda peroleh pada Puskesmas pembantu, rumah sakit, tempat praktik bidan, dokter, dokter spesialis obstetric dan ginekologi, atau dokter spesialis anak di pusat pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta. 

Manfaat buku KIA

Selain beberapa manfaat yang telah disebutkan di atas, buku KIA juga memiliki berbagai manfaat bagi ibu dan anak. Meliputi:

  • Digunakan saat melakukan pemeriksaan kehamilan dan melakukan persalinan dengan bantuan tenaga medis kesehatan di fasilitas kesehatan. 
  • Sebagai monitor kehamilan ibu
  • Informasi dan materi tentang gizi dan kesehatan ibu dan anak
  • Pencatatan dan monitoring keluarga serta masyarakat
  • Mengintegrasi surat keterangan lahir untuk mempermudah mendapatkan akta
  • Buku pegangan pendamping Program Keluarga Harapan
  • Media pemantau pertumbuhan dan perkembangan anak di PAUD
  • Bina keluarga balita 

Tidak hanya itu, buku KIA juga dimanfaatkan oleh petugas dalam melaksanakan pemeriksaan ibu dan anak serta mengurangi dan mencegah ibu hamil mengalami anemia, berat badan lahir rendah, angka kematian ibu dan bai serta mencegah terjadinya balita kurang gizi. 

Sasaran penggunaka buku KIA sendiri terdiri dari semua ibu hamil, untuk selanjutnya digunakan oleh anak hingga berusia 5 tahun. Jadi, setiap kali anak datang ke fasilitas kesehatan, baik itu bidan, dokter atau rumah sakit, terdapat berbagai keterangan riwayat kesehatan anak tersebut dari mulai kehamilan hingga sekarang. 

Jadi, buku KIA harus selalau dibawa agar semua keterangan tentang eksehatan anak dan ibu yang tercatat pada buku KIA diketahui oleh tenaga medis yang akan menangani dan menambahkan catatan baru. 

Tujuan buku KIA

Salah satu tujuan dari buku kesehatan ibu dan anak ini adalah untuk meningkatkan kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak. Pasalnya, dalam keluarga ibu dan anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, mulai dari cacat lahir hingga kematian. 

Oleh karena itulah buku kesehatan ibu dan anak ini dibuat. Supaya tidak adanya lagi ibu dan anak yang mengalami masalah kesehatan, baik selama hamil maupun saat tumbuh kembang si kecil. Buku ini pun merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga melalui penggunaan buku tersebut. 

Jadi, banyak sekali informasi yang ada di dalam buku kesehatan ibu dan anak ini. Oleh karena sangat pentingnya buku ini bagi ibu dan anak, maka ada baiknya untuk selalu membawa buku ini setiap kali ibu dan anak mengujungi fasilitas kesehatan, baik itu rumah sakit, klinik, puskesmas ataupun bidan.

bayi & menyusui

Catat! Ini Dia Aksesoris Ibu Menyusui yang Wajib Dimiliki

Aksesoris ibu menyusui bukanlah untuk pajangan atau hiasan, selayaknya istilah aksesoris yang kita tahu selama ini. Aksesoris ibu menyusui ini dapat menunjang kegiatan menyusui dan memperlancar proses laktasi. 

Selama periode menyusui ini, ibu menyusui tidak jarang menemui berbagai hambatan, seperti kesulitan memproduksi ASI hingga tantangan untuk tetap memompa ASI selama di kantor dan menyusui di tempat umum. Ibu perlu tahu bahwa terdapat kelas menyusui yang tersedia di rumah sakit atau di lingkungan sekitar maupun komunitas ibu menyusui. Dengan begitu, ibu akan mendapatkan bekal ilmu dan keterampilan agar proses menyusui menjadi lebih lancar.

Aksesoris ibu menyusui didesain serupa dengan tujuan ini, yaitu untuk membantu ibu menyusui tetap merasa nyaman untuk memberikan ASI eksklusif untuk buah hati. Beberapa contoh aksesoris ibu menyusui yang paling banyak dibeli, yaitu pompa ASI, wadah penyimpanan ASI, hingga breast pad. Selain ketiga contoh tersebut, aksesoris ibu menyusui apa saja yang perlu dimiliki? 

  • Breast pad

Salah satu aksesoris ibu menyusui yang perlu dipertimbangkan untuk dimiliki, yaitu breast pad. Perlengkapan menyusui yang satu ini bertujuan untuk mencegah ASI menetes dan merembes ke pakaian ibu. Pasalnya, di awal proses menyusui, tubuh ibu akan memproduksi ASI dalam jumlah yang banyak. 

Dalam situasi tertentu, seperti ketika sedang bekerja, ke luar rumah untuk waktu yang lama, berhubungan intim, dan tidur di malam hari, ibu menyusui membutuhkan breast pad ini untuk menutup keluarnya ASI yang berlebih.

  • Nursing cover

Dikenal dengan nursing cover, kain yang biasanya digunakan untuk menutup ibu ketika menyusui di tempat umum ini perlu untuk dimiliki. Dengan begitu, ibu menyusui akan mendapatkan privasi dan kenyamanan. 

Sebagai alternatif, ibu menyusui juga dapat menggunakan kain lain, seperti selimut bayi maupun scarf. Meskipun begitu, fungsi dan desain nursing cover yang dilengkapi dengan tali yang dapat dikalungkan ke leher secara mudah, akan sangat membantu ibu untuk menyusui buah hati dengan mudah dan nyaman.

  • Pompa ASI

Aksesoris ibu menyusui yang satu ini dapat dibilang cukup penting. Manfaat yang akan didapatkan ibu, antara lain dapat mengurangi pembengkakan payudara, mengatasi produksi ASI yang berlebih, hingga menstimulasi produksi ASI. Selain itu, pompa ASI juga akan sangat berguna bagi ibu yang bekerja, karena dapat membuat cadangan ASI untuk sewaktu-waktu digunakan ketika sedang berada di luar rumah.

  • Cooler bag dan ice gel

Biasanya, ibu akan membeli cooler bag dan ice gel bersamaan dengan membeli pompa ASI untuk memenuhi perlengkapan atau aksesoris ibu menyusui. Cooler bag ini berguna sebagai tas penyimpanan botol atau kantong ASI selama ibu berada di rumah luar. Aksesoris ini dilengkapi dengan lapisan insulasi yang bermanfaat menjaga suhu ASI agar tetap dingin. Sebagai tambahan, ice gel tadi dapat ditaruh di dalam cooler bag.

  • Nipple cream

Puting ibu menyusui rawan mengalami luka akibat beberapa faktor, seperti mastitis, dermatitis, atopik, hingga penggunaan pompa ASI yang tidak tepat. Selain itu, nipple cream juga berguna untuk melembapkan dan mengatasi kulit kering di sekitar puting. 

Jika Anda sedang mencari aksesoris ibu menyusui, silakan cek di SehatQ.com untuk mendapat produk terbaik dengan harga terjangkau.

bayi & menyusui

Tips Memilih dan Manfaat Susu Formula Balita

Setiap orang ingin melakukan berbagai cara agar tetap sehat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengkonsumsi susu setiap hari. Mengkonsumsi susu akan memberikan manfaat bagi tubuh. Susu dapat dikonsumsi oleh siapa saja, namun sebagian susu harus bergantung pada usia. Salah satu susu yang bergantung pada usia adalah susu formula balita.

Pentingnya Mengkonsumsi Susu Bagi Balita

Susu formula balita merupakan salah satu susu yang bermanfaat bagi balita agar dapat membantu pertumbuhan. Susu formula balita dapat dikonsumsi anak-anak yang berusia di antara 1 hingga 6 tahun. Walaupun anak-anak yang memasuki tahap ini sudah bisa makan seperti orang dewasa, anak-anak masih membutuhkan asupan gizi tambahan, khususnya yang berasal dari susu.

Mengkonsumsi susu tidak hanya memberikan nutrisi, namun juga dapat membantu pertumbuhan si kecil. Tidak hanya itu, susu juga mengandung berbagai sumber yang bermanfaat berupa karbohidrat, kalsium, lemak, dan protein.

Manfaat Susu Bagi Balita

Jika balita mengkonsumsi susu, berikut adalah manfaat yang diperoleh:

  • Kaya akan kalsium

Salah satu manfaat yang diperoleh, jika balita mengkonsumsi susu, adalah mampu menjaga kesehatan tulang. Tulang mereka akan terjaga karena kandungan kalsium yang ada pada susu sehingga dapat mendukung aktivitas sehari-hari. Tidak hanya itu, kalsium juga dapat membantu pertumbuhan gigi balita.

  • Sumber vitamin dan mineral

Manfaat lain dari susu adalah membuat anak merasa sehat dan kuat karena merupakan sumber vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral yang ada pada susu tidak hanya membantu pertumbuhan, namun juga mampu menjaga kondisi mata anak.

  • Mengatasi dehidrasi

Anak-anak yang mengkonsumsi susu setiap hari akan mencegah dehidrasi, khususnya setelah mereka melakukan aktivitas fisik, susu dapat membantu mereka agar tetap aktif.

Pilihan Susu Formula Balita

Jika Anda ingin mendukung perkembangan anak, namun merasa bingung untuk memilih susu seperti apa, berikut adalah pilihan susu yang dapat Anda pertimbangkan:

  • Morinaga Chil Kid Platinum

Morinaga Chil Kid Platinum adalah salah susu formula balita yang dapat dikonsumsi anak berusia antara 1 hingga 3 tahun. Susu ini dapat memenuhi kebutuhan balita karena mengandung berbagai nutrisi seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Morinaga Chil Kid Platinum dijual di pasaran dengan harga sekitar Rp 85.000,00 dan tersedia dalam kemasan kaleng dan box sebanyak 400 gram. 

  • Nutricia Bebelac 3

Nutricia Bebelac 3 adalah susu formula balita yang dapat dikonsumsi anak berusia 1 hingga 3 tahun. Susu ini dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak karena mengandung berbagai sumber yang bermanfaat seperti vitamin, kalsium, dan zat besi. Nutricia Bebelac 3 dijual di pasaran dengan harga sekitar Rp 65.000,00 dan tersedia dalam kemasan box sebanyak 400 gram.

  • Nutricia Bebelac 4

Nutricia Bebelac 4 adalah susu formula balita yang dapat dikonsumsi anak berusia 3 hingga 6 tahun. Susu ini dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak karena mengandung berbagai sumber yang bermanfaat seperti vitamin, kalsium, dan zat besi. Nutricia Bebelac 4 dijual di pasaran dengan harga sekitar Rp 135.000,00 dan tersedia dalam kemasan kaleng dan box sebanyak 800 gram.

  • SGM Eksplor 1+

SGM Eksplor 1+ adalah susu formula balita yang dapat dikonsumsi anak berusia 1 hingga 3 tahun. Susu ini dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak karena mengandung sumber yang bermanfaat seperti kalsium dan vitamin. SGM Eksplor 1+ dijual di pasaran dengan harga sekitar Rp 15.000,00 dan tersedia dalam kemasan box sebanyak 150 gram.

  • SGM Eksplor 3+

SGM Eksplor 3+ adalah susu formula balita yang dapat dikonsumsi anak berusia 3 hingga 5 tahun. Susu ini dapat melengkapi nutrisi penting pada anak karena mengandung sumber yang bermanfaat seperti kalsium dan vitamin. SGM Eksplor 3+ dijual di pasaran dengan harga sekitar Rp 85.000,00 dan tersedia dalam kemasan box sebanyak 900 gram.

Kesimpulan

Susu formula balita dapat dikonsumsi anak-anak berusia di antara 1 hingga 6 tahun untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Walaupun tersedia dalam berbagai pilihan, anak-anak juga sebaiknya mengkonsumsi susu setiap hari dalam jumlah yang cukup.