Berapa Harga Vaksin Hib di Rumah Sakit dan Puskesmas?
bayi & menyusui

Berapa Harga Vaksin Hib di Rumah Sakit dan Puskesmas?

Vaksin Hib adalah salah satu vaksin wajib yang harus dilakukan dan termasuk ke dalam daftar imunisasi dasar lengkap yang dicanangkan pemerintah.

Vaksin Hib bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh, khususnya dari infeksi bakteri Haemophilus influenzae type b. yang menyebabkan penyakit berbahaya seperti meningitis, pneumonia, hingga infeksi lainnya di dalam tubuh. 

Sesuai jadwal imunisasi dasar lengkap yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin Hib diberikan sebanyak 3 kali saat bayi berusia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Kemudian diulangi pada saat bayi berusia 18 bulan. 

Sebagai informasi, penyakit meningitis merupakan salah satu penyakit berbahaya yang mematikan. Sehingga pencegahan dengan melakukan vaksin Hib sangatlah dianjurkan. 

Berdasarkan data yang ada, sebanyak 3-6% anak yang terjangkit penyakit meningitis tidak bisa disembuhkan dan meninggal dunia. Bahkan, jika berhasil sembuh, anak bisa mengalami cacat fisik karena kerusakan pada saraf otak. 

Kamu bisa melakukan vaksin Hib di rumah sakit atau Puskesmas terdekat. Mengingat vaksin Hib merupakan salah satu program pemerintah, maka kamu bisa mendapatkan vaksin secara cuma-cuma di Puskesmas. 

Tapi, kalau kamu berniat melakukannya di rumah sakit, berikut ini estimasi biayanya. 

Harga vaksin Hib di rumah sakit

Beberapa rumah sakit umumnya memberikan harga untuk vaksin Hib mulai dari Rp215 ribu hingga Rp290 ribu.

Harga ini biasanya tidak termasuk dengan biaya administrasi, konsultasi dokter, dan obat-obatan lainnya.

Beberapa rumah sakit juga biasanya menyediakan vaksin paketan yang terdiri dari vaksin DPT, hepatitis B, polio, dan Hib. Harganya pun bermacam-macam bergantung pada paketan yang ditawarkan. Rincian harganya mulai dari Rp500 ribuan hingga Rp1 jutaan. 

Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa menghubungi masing-masing rumah sakit untuk kisaran harganya. 

Harga vaksin Hib di Puskesmas dan prosedurnya

Vaksin Hib termasuk dalam daftar imunisasi dasar lengkap yang dicanangkan oleh pemerintah, sehingga biayanya pun mendapatkan subsidi alias gratis. 

Untuk mendapatkan manfaat ini, pastikan kamu memiliki kartu BPJS Kesehatan dan dalam keadaan aktif serta tidak telat membayar iurannya.

Berikut ini beberapa prosedur yang bisa kamu ikuti untuk mendapatkan vaksin Hib gratis di Puskesmas terdekat.

  • Pastikan kamu mengetahui jadwal vaksin Hib di Puskesmas terdekat dengan mendatangi Puskesmas secara langsung atau bertanya melalui call center Puskesmas tersebut.
  • Pastikan usia anak sesuai dengan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk mendapatkan vaksin Hib, yakni usia 2 bulan, 4 bulan, dan juga 6 bulan.
  • Datang ke Puskesmas dengan membawa buku imunisasi beserta kartu BPJS Kesehatan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
  • Kamu akan mendapatkan nomor antrian dan pemberian vaksin Hib bisa langsung dilakukan setelah mendapatkan giliran sesuai antrian. 
  • Pastikan juga anak dalam keadaan sehat, tidak sakit atau demam, ya. Jika memang sedang demam, sebaiknya pemberian vaksin ditunda hingga jadwal berikutnya. 

Apa yang terjadi jika bayi tidak mendapatkan vaksin Hib?

Seperti yang sudah dibahas di atas, vaksin Hib bermanfaat untuk mencegah bayi terinfeksi bakteri Haemophilus influenzae type b. yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya seperti meningitis. 

Penyakit meningitis diketahui sebagai penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian pada bayi. Hal ini karena penyakit ini menyerang bagian saraf dan otak. 

Selain itu, bakteri Hib ini juga bisa menyebabkan infeksi pada pernapasan atau pneumonia yang juga bisa menyebabkan kematian. 

Oleh sebab itu, vaksin Hib sangat dianjurkan, bahkan termasuk ke dalam daftar imunisasi dasar lengkap yang diwajibkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menurunkan risiko kematian bayi akibat bakteri Hib. 

bayi & menyusui

Milna Pure Buah, Apa Saja Keunggulannya?

Jika Anda baru memiliki anak, Anda harus memastikan bahwa kondisi anak Anda sehat setiap saat. Untuk mendukung kesehatan anak Anda, Anda dapat memberikannya makanan (jika usianya sudah cukup untuk mengkonsumsi makanan). Salah satu makanan yang bisa Anda berikan adalah Milna Puree buah. Produk tersebut mengandung apel, wortel, dan labu untuk mendukung kesehatan anak.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Produk Kesehatan

Sebelum Anda membeli produk kesehatan seperti Milna Puree buah, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa memperoleh produknya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika harganya kurang terjangkau, Anda bisa mencari alternatifnya.

Jika produk tersebut tersedia dengan harga promo, Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas produk

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitas produk. Kualitas produk dapat menentukan kepuasan konsumen. Jika kualitas yang ditawarkan bagus, sebagian orang mungkin akan membeli produk yang sama di lain waktu.

  • Pembelian

Anda sebaiknya jangan asal membeli produk kesehatan, karena barang-barang tersebut mungkin tidak dapat memberikan jaminan kepada konsumen. Oleh karena itu, Jika Anda ingin membeli produk kesehatan di tempat, Anda sebaiknya beli di tempat yang resmi seperti supermarket. Jika Anda ingin membeli produk kesehatan secara online, Anda sebaiknya cari toko online ternama atau toko yang memiliki ulasan yang bagus.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar produk kesehatan. Jika produk kesehatan, termasuk makanan, ingin dijual di Indonesia, produk-produk tersebut perlu diuji terlebih dahulu oleh pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), untuk mengetahui apakah aman untuk diberikan kepada konsumen atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Jika Anda tidak yakin apakah Anda sebaiknya membeli produk kesehatan yang Anda butuhkan atau tidak, Anda bisa bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal dan sering melakukan hal tersebut. Jika Anda sudah mengetahui pendapat mereka dan mayoritas setuju dengan keputusan tersebut, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Tidak semua produk kesehatan memiliki aturan pakai yang sama. Oleh karena itu, pengguna perlu baca aturan pakai yang tertera pada kemasan sebelum menggunakannya. Efek samping bisa timbul jika pengguna tidak menggunakan produknya sesuai dengan kemasan.

Untuk menentukan makanan seperti apa yang sebaiknya Anda beli untuk bayi Anda, Anda harus pertimbangkan produk yang sesuai dengan usia bayi Anda. Kandungan yang ideal untuk mendukung kesehatan bayi Anda adalah sayuran dan zat besi.

Tentang Milna Puree Buah

Berikut adalah keunggulan yang ada pada Milna Puree buah:

  • Mengandung buah dan sayuran.
  • Tidak mengandung gula tambahan.
  • Dapat memberikan kenikmatan untuk bayi.
  • Tersedia dalam kemasan 80 gram sehingga praktis untuk dibawa ke mana saja.

Jika Anda ingin memperoleh Milna Puree buah, Anda bisa membelinya melalui situs SehatQ. Produk tersebut tersedia dengan harga Rp 8.925,00.

Untuk memberikan makanan tersebut kepada anak Anda, Anda perlu ikuti aturan yang tertera pada kemasan. Makanan tersebut juga perlu disimpan di tempat yang aman dan jangan terpapar langsung oleh sinar matahari.

Jika anak Anda mengalami kondisi tertentu, Anda sebaiknya temui dokter. Dokter akan memberikan pengobatan yang lebih baik untuk mengatasi kondisi yang dialami anak Anda.

Kesimpulan

Untuk mendukung kesehatan anak Anda, Anda bisa memberikannya Milna Puree buah. Sebelum Anda membeli produk tersebut, Anda dianjurkan untuk memperhatikan hal-hal yang disebutkan di atas supaya Anda bisa belanja dengan aman. Jika anak Anda mengalami kondisi tertentu, Anda bisa bertemu dengan dokter.

9 Cara Melatih Anak Berbicara dengan Cepat dan Efektif
bayi & menyusui

9 Cara Melatih Anak Berbicara dengan Cepat dan Efektif

Ketika anak menginjak usia 5 bulan, si kecil biasanya sudah mulai berbicara. Anda sebagai orang tua tentu sangat senang saat mendengar anak mengeluarkan kata pertamanya, meskipun belum jelas apa yang dia katakan. Kemudian Anda tidak sabar untuk mendengar kata selanjutnya diucapkan anak. Cara melatih anak berbicara sebenarnya butuh kesabaran dan kreativitas.

Setiap anak punya waktu tersendiri saat belajar berbicara. Ada anak yang bisa berbicara cepat, ada pula yang butuh waktu lebih lama untuk bisa mengucapkan kata-kata.

Anda memang perlu mencoba berbagai cara melatih anak berbicara. Ada beberapa tips yang dianggap efektif yang bisa dicoba.

Cara Melatih Anak Berbicara dengan Efektif

  1. Sering-sering ajak anak berbicara

Anda tak perlu menunggu usia anak cukup untuk mengajaknya berbicara. Bahkan Anda sudah bisa mengajak anak berbicara sejak si kecil baru lahir, lho. 

Meskipun anak belum bisa merespon apa yang Anda bicarakan, tapi sel di syaraf otaknya sudah bisa menangkap dan menyimpan sinyal dengan baik dalam memorinya.

Itulah kenapa pentingnya untuk sering mengajak anak berbicara sehingga kosakata yang diajarkan semakin diingat si kecil. 

  1. Membaca buku bersama

Bayi yang baru lahir tidak boleh disepelekan. Sejak kecil, biasakanlah anak untuk membaca buku bersama. Membacakan sambil memperlihatkan anak buku bergambar bisa jadi salah satu cara efektif melatih anak berbicara. Anak yang sering Anda bacakan buku sudah terbukti mampu menyerap banyak kosakata sehingga akan membantunya berbicara.

  1. Menggunakan bahasa isyarat

Anda bisa menggunakan bahasa isyarat sambil memperkenalkan kata-kata baru pada anak. Ini bisa menjadi salah satu cara yang efektif melatih anak berbicara. 

Bila Anda ingin memperkenalkan kata “minum”, Anda bisa menunjukkan bahasa isyarat minum agar anak mudah mengingat kata-katanya.

  1. Ajak anak bernyanyi

Anda juga bisa mengajak anak bernyanyi. Cara ini lebih mudah dan menyenangkan dalam melatih anak berbicara. Anda juga bisa mengikuti suara dengan gerakan sekaligus. Sebab, anak-anak akan lebih mudah meniru dan mengingat kata-kata yang disertai dengan gerakan. 

  1. Jangan koreksi anak ketika berbicara

Bila anak sudah bisa mengucapkan satu-dua kata, tentu anak tak langsung tepat mengucapkannya. Lebih baik membiarkan anak berbicara terlebih dahulu, ketimbang mengoreksinya. Atau Anda bisa menjawab dengan versi yang benar dibanding mengoreksi ucapan si kecil.

  1. Ucapkan nama benda

Ketika ingin memegang atau memiliki sesuatu, anak akan menunjuk benda tersebut. Saat hal ini terjadi, Anda bisa mengucapkan nama benda yang ditunjuk oleh anak. 

Cara ini terbilang efektif untuk melatih anak berbicara. Saat masih kecil, anak memang punya rasa penasaran yang tinggi. Sehingga, inilah waktunya bagi Anda untuk memperkenalkan kosakata baru padanya.

  1. Hindari menatap gawai terlalu lama

Era teknologi seperti sekarang ini memang membuat semua orang menghabiskan banyak waktu menatap layar bahkan bisa seharian. Oleh sebab itu, jangan biarkan anak bermain gadget atau terlalu lama menonton TV karena akan membuat dia malas belajar bicara. Mereka akan asyik menonton video atau mendengarkan musik melalui layar.

  1. Biarkan anak memilih

Biarkan anak memilih apa yang ingin dilakukannya, bahkan berikan dia pilihan. Misalnya, Anda bisa menyiapkan 2 buah buku dengan gambar yang berbeda. Lalu, biarkan anak memilih sendiri buku mana yang akan dibacanya. Jika sudah dipilih, tugas Anda untuk membantu menjelaskan pada si kecil buku apa yang dipilih olehnya.

  1. Modifikasi ucapan anak

Ketika anak masih belajar bicara, anak mungkin hanya bisa menyebutkan nama bendanya saja. Misal hanya menyebut “kucing” saat melihat kucing.

Inilah waktunya bagi Anda untuk memodifikasi ucapannya. Anda bisa berkata dengan kalimat penjelasan, seperti “Itu adalah kucing berwarna kuning”. Sehingga kosakata anak pun akan bertambah. 

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terkait proses belajar bicara anak. Dengan begitu, dokter bisa mengetahui bila ada tanda keterlambatan bicara atau adanya kondisi medis sehingga mengganggu proses belajar bicara anak.

Memang, proses tumbuh kembang masing-masing anak berbeda. Bila anak Anda belum semahir anak-anak seusianya, Anda sebenarnya tidak perlu merasa khawatir karena ini termasuk hal yang normal. Anda perlu bersabar dan terus mencoba cara melatih anak berbicara. Bila tidak ada perkembangan dalam proses belajar anak, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Mengenal Faktor Risiko & Ciri Bayi Kuning yang Berbahaya
bayi & menyusui

Mengenal Faktor Risiko & Ciri-ciri Bayi Kuning yang Berbahaya

Kernikterus adalah jenis kerusakan otak langka yang dapat dicegah dan terjadi pada bayi baru lahir dengan penyakit kuning. Penyakit kuning adalah warna kuning pada kulit dan jaringan lain yang mempengaruhi sekitar 60%-80% bayi di Amerika Serikat. Penyakit ini terjadi ketika bayi memiliki terlalu banyak bilirubin dalam darah mereka. Biasanya, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya. Hanya jika kadar bilirubin tetap terlalu tinggi dan tidak diobati, penyakit kuning menjadi kernikterus dan menyebabkan kerusakan otak.

Faktor risiko dan ciri-ciri bayi kuning yang berbahaya

Sekitar 60% dari semua bayi mengalami penyakit kuning. Beberapa bayi mungkin mengalami lebih penyakit kuning yang parah dan kadar bilirubin tinggi daripada lainnya. Bayi dengan salah satu faktor risiko berikut memerlukan pemantauan ketat dan penanganan penyakit kuning sejak dini:

1. Bayi Prematur

Bayi yang lahir sebelum 37 minggu, atau 8,5 bulan, kehamilan mungkin mengalami penyakit kuning karena hati mereka belum berkembang sepenuhnya. Hati muda mungkin tidak dapat membuang begitu banyak bilirubin.

2. Bayi dengan warna kulit lebih gelap

Penyakit kuning mungkin terlewatkan atau tidak dikenali pada bayi dengan warna kulit lebih gelap. Memeriksa gusi dan bibir bagian dalam dapat mendeteksi penyakit kuning. Jika ada keraguan, segera lakukan tes bilirubin.

3. Keturunan Asia Timur atau Mediterania

Bayi yang lahir dari keluarga Asia Timur atau Mediterania berisiko lebih tinggi terkena penyakit kuning. Selain itu, beberapa keluarga mewarisi kondisi (seperti defisiensi G6PD), dan bayi mereka lebih mungkin terkena penyakit kuning.

4. Kesulitan makan

Bayi yang tidak makan, mengompol, atau buang air besar dalam beberapa hari pertama kehidupan lebih mungkin terkena penyakit kuning.

5. Genetika

Bayi dengan saudara perempuan atau saudara laki-laki yang menderita penyakit kuning lebih mungkin mengembangkan penyakit kuning.

6. Memiliki memar

Bayi dengan memar saat lahir lebih mungkin terkena penyakit kuning. Memar terbentuk ketika darah keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan kulit tampak hitam dan biru. Penyembuhan memar besar dapat menyebabkan kadar bilirubin yang tinggi dan bayi Anda mungkin terkena penyakit kuning.

7. Golongan darah

Wanita dengan golongan darah O atau faktor darah Rh negatif mungkin memiliki bayi dengan kadar bilirubin yang lebih tinggi. Seorang ibu dengan ketidakcocokan Rh harus diberikan Rhogam.

Segera lakukan tindakan setelah mengetahui faktor risiko dan ciri-ciri bayi kuning yang berbahaya

Penyakit kuning yang parah dan tidak diobati terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan otak atau kondisi yang disebut kernikterus. Diagnosis dini dan pengobatan penyakit kuning dapat mencegah kernikterus. Jika khawatir bayi Anda mungkin mengalami penyakit kuning, segera kunjungi dokter bayi. Mintalah untuk melakukan tes bilirubin penyakit kuning.

Apabila bayi Anda mengidap penyakit kuning, segera telepon dan kunjungi dokter bayi. Tanyakan kepada dokter atau perawat bayi tentang tes bilirubin penyakit kuning. Jika bayi mengalami penyakit kuning, penting untuk menganggap penyakit ini dengan serius dan tetap mengikuti rencana tindak lanjut untuk janji temu dan perawatan yang direkomendasikan.

Pastikan bayi Anda cukup makan. Proses membuang kotoran akan menghilangkan bilirubin dalam darah bayi. Jika menyusui, Anda harus menyusui bayi setidaknya 8 hingga 12 kali sehari selama beberapa hari pertama. Ini akan membantu Anda menghasilkan ASI yang cukup untuk bayi dan membantu menurunkan kadar bilirubin dan ciri-ciri bayi kuning yang berbahaya.

Bayi Lahir Tidak Menangis Tandai Sindrom Aspirasi Mekonium
bayi & menyusui

Bayi Lahir Tidak Menangis Tandai Sindrom Aspirasi Mekonium

Suara tangisan yang pecah di ruang persalinan bisa dibilang merupakan suara yang paling ditunggu-tunggu oleh ibu dan ayah yang menanti buah hati mereka terlahir. Saat bayi lahir tidak menangis, tentu saja hal ini dapat menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran bagi setiap orang tua. Salah satu kondisi serius yang dapat menyebabkan bayi lahir tidak menangis adalah sindrom aspirasi mekonium. Mekonium adalah material kotoran atau tinja berwarna hitam gelap yang diproduksi di usus janin sebelum dilahirkan. Setelah dilahirkan, bayi Anda akan mengeluarkan tinja mekonium tersebut pada beberapa hari pertama hidupnya. 

Stres yang dialami oleh bayi sebelum dan pada saat proses persalinan dapat menyebabkan bayi mengeluarkan tinja mekonium pada saat masih di dalam kandungan. Tinja mekonium kemudian akan bercampur dengan air ketuban yang ada di sekitar janin. Bayi kemudian dapat menghirup campuran mekonium dan air ketuban ke dalam paru-paru sebelum, pada saat, dan setelah persalinan. Kondisi ini dikenal dengan sebutan sindrom aspirasi mekonium atau disingkat MAS, dengan salah satu gejalanya adalah bayi lahir tidak menangis. Meskipun sering tidak mengancam nyawa, MAS dapat menyebabkan komplikasi kesehatan parah pada bayi baru lahir. Dan apabila MAS bersifat parah dan tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan kematian. 

Gejala dan penyebab

MAS dapat terjadi saat bayi menderita stres. Stres sering terjadi ketika jumlah oksigen yang tersedia untuk janin berkurang. Beberapa penyebab umum terjadinya stres pada janin di antaranya adalah kehamilan tua (lebih dari 40 minggu), persalinan yang sulit atau lama, gangguan kesehatan tertentu yang diderita oleh ibu seperti tekanan darah tinggi atau diabetes, dan infeksi. Janin tidak mulai memproduksi mekonium hingga tahap akhir kehamilan, sehingga apabila seseorang hamil selama lebih dari 9 bulan, janin akan berpotensi terpapar mekonium dalam waktu yang lebih lama. Saat kehamilan terus terjadi selama lebih dari 9 bulan, jumlah air ketuban di dalam rahim juga akan berkurang, yang mana akan membuat mekonium menjadi lebih menumpuk. Sebagai hasilnya, MAS lebih sering terjadi pada bayi yang lahir terlambat dibandingkan dengan mereka yang lahir prematur. 

Selain bayi lahir tidak menangis, gangguan pernapasan merupakan salah satu gejala lain dari MAS. Bayi dapat bernapas dengan sangat cepat atau mengejan saat bernapas. Beberapa bayi yang baru lahir juga dapat berhenti bernapas apabila saluran udara tersumbat oleh mekonium. Bayi juga dapat menunjukkan gejala lain seperti kulit yang berwarna biru yang disebut cyanosis dan tekanan darah yang rendah. 

Diagnosis akan dibuat berdasarkan gejala yang bayi derita dan ada tidaknya mekonium di air ketuban. Dokter akan mendengarkan suara dada bayi menggunakan stetoskop untuk mendeteksi suara pernapasan yang tidak normal. Ada pula beberapa metode yang biasa digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis, yaitu tes gas darah untuk mengevaluasi level oksigen dan karbondioksida, dan pemindaian sinar-X untuk melihat apakah ada zat tertentu yang masuk ke dalam paru-paru bayi. 

Jika bayi lahir tidak menangis dan mendapatkan diagnosis MAS, ia membutuhkan perawatan secepatnya guna membersihkan mekonium dari saluran udara atas. Dokter akan menyedot hidung, mulut, dan tenggorokan setelah bayi dilahirkan. Jika bayi tidak bernapas atau memberikan respon yang baik, sebuah tabung akan ditempatkan di trachea untuk menyedot cairan yang mengandung mekonium dari trachea anak, hingga tidak ada lagi mekonium yang tersisa di dalamnya.

bayi & menyusui

Memilih Tisu Basah Vitaflow Baby, yang Perlu Diperhatikan

Tisu basah atau tisu bayi atau “baby wipes” Vitaflow Baby merupakan hal penting untuk merawat bayi dan balita. Tisu basah menjadi solusi terbaik untuk membersihkan tangan wajah, dan tubuh bayi yang kotor atau saat mengganti popoknya. Ada banyak tisu basah yang tersedia di pasaran saat ini. Memilih yang tepat untuk si kecil dapat menjadi hal yang sedikit sulit, mengingat kulit bayi masih sangat sensitif terhadap zat-zat yang terkandung di dalam tisu basah. Artikel ini  akan membahas hal apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih tisu basah atau baby wipes untuk buah hati. 

Saat menjadi orang tua, Anda akan rutin membeli tisu basah atau baby wipes seperti Vitaflow Baby. Untuk itu, Anda harus tahu pilihan yang tepat dan baik untuk kesehatan si kecil. 

  • Pewangi dan tanpa pewangi. Mungkin Anda suka aroma yang menyegarkan dari tisu basah. Namun, meskipun memiliki bau yang menarik, sangat penting untuk Anda memilih tisu basah yang tidak mengandung pewangi untuk si kecil, setidaknya hingga Anda yakin bayi tidak memiliki gangguan sensitivitas apapun terhadap pewangi atau parfum. 
  • Ketebalan. Saat mengganti popok dan membersihkan pantat bayi, tentunya Anda tidak ingin menggunakan tisu basah yang tipis. Sehingga, pilihlah tisu basah yang tebal seperti Vitaflow Baby agar proses pembersihan lebih nyaman dan menyeluruh. 
  • Komposisi. Tidak peduli apakah Anda khawatir dengan zat tambahan keras atau Anda hanya ingin membersihkan sekaligus menutrisi kulit bayi, selalu perhatikan komposisi tisu basah yang Anda beli. Kebanyakan tisu basah yang berasal dari produsen bereputasi tinggi sering menyatakan bahwa produknya bebas dari zat tambahan berbahaya. Namun selalu ingat bahwa istilah “hypoallergenic” tidak didukung oleh FDA. Oleh sebab itu, apabila Anda ragu, jangan takut untuk meneliti produk dengan lebih mendalam dan tanya orang tua lain seputar rekomendasi atau tinjauan seputar produk tertentu. 
  • Dampak lingkungan. Mungkin hal ini bukan menjadi kekhawatiran utama dalam memilih tisu basah. Selain itu, kebanyakan merek berusaha keras untuk menggunakan bahan yang dapat didaur ulang agar lebih ramah lingkungan. Anda bisa memilih tisu basah ramah lingkungan apabila Anda peduli terhadap pemanasan global. 

Apakah tisu basah aman?

Guna memastikan apakah tisu basah aman dan efektif layaknya air dalam menghidrasi kulit, peneliti dari Universitas Manchester memeriksa 280 bayi baru lahir dalam periode waktu 3 tahun. Meskipun Institut Keunggulan Klinis Nasional (NICE) merekomendasikan para ibu hanya menggunakan air untuk membersihkan bayi, para peneliti menemukan bahwa tisu bayi sama aman dan efektifnya dengan air. Menurut Tina Lavender, seorang profesor kebidanan di Universitas Sekolah Keperawatan, Kebidanan, dan Pekerjaan Sosial, tisu basah lebih nyaman digunakan untuk orang tua, terutama saat bepergian. Namun, panduan NICE baru-baru ini merekomendasikan penggunaan kapas katun dan air saja. Tina Lavender juga menyatakan bahwa penelitian mereka ingin mengetahui apakan tisu basah sama aman dan efektifnya untuk kulit bayi yang baru lahir dibandingkan dengan air, sehingga dapat menjadi pilihan tambahan untuk orang tua selain anjuran yang diberikan baru-baru ini. 

Tidak peduli apakah Anda menggunakan tisu basah yang bisa digunakan kembali atau disposable, Anda akan membutuhkan sesuatu untuk membersihkan buah hati. Tisu basah merupakan sebuah benda yang sangat penting, terutama apabila Anda bepergian dan tidak menemukan sumber air. Pilihlah tisu basah yang aman seperti Vitaflow Baby.

Mengenal Sejarah Lahirnya Brand Mom Uung dan Berbagai Produknya
bayi & menyusui

Mengenal Sejarah Lahirnya Brand Mom Uung dan Berbagai Produknya

Ada banyak sekali ibu mudah yang mengalami masalah saat menyusui akibat produksi ASI yang terhambat. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi karena ada berbagai produk ASI booster salah satunya dari Mom Uung.

Mengenal Sejarah Mom Uung

Mom Uung ini berawal dari seorang wanita yang bernama Uung Victoria Finky yang ingin membantu para ibu yang mengalami masalah seputar produksi ASI. 

Produk ASI booster Mom Uung ini terbuat dari bahan herbal seperti ekstrak ikan gabus dan daun kelor yang memang diketahui bisa meningkatkan kualitas juga jumlah volume ASI. 

Awalnya, Uung Victoria Finky ini juga mengalami masalah serupa. Anaknya dulu sulit sekali mengalami kenaikan berat badan padahal kuantitas ASI dari dirinya sudah mencukupi. 

Hingga anaknya berusia 9 bulan, berat badannya di bawah grafik. Padahal dia merasa kuantitas ASI yang diberikan pada anaknya sudah mencukupi. 

Jadi, tidak hanya produksi ASI yang seret, tapi juga kualitas ASI yang harus terjaga. Sebab, ASI yang berkualitas akan mendukung tumbuh kembang anak.

Sampai kemudian Uung mengonsumsi produk herbal tersebut yang langsung berdampak pada pertumbuhan anaknya. Sehingga ini menjadi tanggung jawab baginya untuk ikut membantu permasalahan yang sama bagi ibu muda lainnya. 

Dari permasalahan yang dialami dirinya sendiri, akhirnya dia mencoba memberikan pilihan solusi lewat produk bran Mom Uung ini. Bahkan Uung juga membuka layanan konsultasi gratis. Menurut dia, hal ini dilakukan untuk merangkul para ibu-ibu muda agar bisa memberikan ASI hingga 2 tahun usia anak. 

Mengenal Mom Uung ASI Booster

Mom Uung ASI Booster ini merupakan suplemen alami yang terbuat dari ekstrak daun kelor dan juga ekstrak ikan gabus. ASI booster ini diyakini bisa membantu meningkatkan produksi ASI dan juga menjaga kualitas ASI sehingga akan membantu tumbuh kembang si kecil. 

Bahan-bahan herbal yang terkandung di dalamnya sudah terbukti halal. Selain dapat menambah volume air susu, Mom Uung ASI booster ini juga bisa meningkatkan kualitas ASI. Jadi sangat aman untuk dicoba. 

ASI booster ini berbentuk suplemen yang semua bahannya diramu dalam satu kapsul yang siap diminum. 

ASI booster ini bisa dikonsumsi rutin setiap hari dengan dosis 2 kapsul dengan jumlah minum 2 kali sehari. Dalam tiap kapsulnya, ASI booster ini mengandung 200 gram daun kelor dan 300 gram ikan gabus.

Untuk penyimpanan, Anda bisa meletakkan botol ASI booster ini di tempat yang kering dan juga terhindar dari sinar matahari langsung. Simpanlah di suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Produk ASI booster Mom Uung ini juga merupakan satu-satunya produk yang memiliki sertifikat natural produk. Produk ini juga sudah memiliki BPOM dan halal untuk dikonsumsi. Bahan yang terkandung di dalamnya juga alami tanpa adanya bahan kimia. Sehingga baik juga dikonsumsi jangka panjang. 

Produk Mom Uung Lainnya

Selain ASI booster, Mom Uung juga memiliki produk lain, yaitu Mom Uung Breast Pump. 

Breast pump adalah pompa ASI portable yang akan membantu ibu mengeluarkan ASI yang sudah terkumpul di payudara. Pompa ASI portable elektrik ini tidak menimbulkan bunyi yang mengganggu. Penggunaannya bisa menggunakan 2 mode sekaligus, yaitu metode message dan hisap. Keunggulan lainnya, hisapan dari pompa akan tetap stabil meskipun baterai nya sudah low. Namun juga bisa digunakan juga saat melakukan pengisian daya. Ketika didirikan, alat pompa juga lebih seimbang sehingga tidak mudah jatuh. 

Semua produk-produk dari Mom Uung ini sudah tersedia secara offline dan online. Anda bisa dengan menemukannya di mana saja.

Begini Tips Memilih Bottle warmer untuk Menghangatkan Susu
bayi & menyusui

Begini Tips Memilih Bottle warmer untuk Menghangatkan Susu

Sebagai seorang working mom dan masih aktif menyusui, kamu tentu membutuhkan alat yang aman seperti bottle warmer untuk menghangatkan ASI dan menjaga nutrisinya.

Sebab, beberapa ahli tidak menyarankan menghangatkan ASI di tempat seperti microwave karena bisa menghancurkan nutrisi pada ASI. 

Suhu yang tidak pas atau terlalu panas, selain menghilangkan nutrisi ASI juga bisa membuat mulut bayi jadi melepuh. 

Ada banyak merek bottle warmer yang dijual dipasaran dengan harga yang bervariasi. Sebelum membelinya, sebaiknya kamu menyimak beberapa tips memilih bottle warmer ini. 

Perhatikan fitur yang ditawarkan

Hal pertama yang wajib diketahui saat membeli bottle warmer adalah dengan mengetahui spesifikasi serta fitur yang ditawarkan.

Sebagai contoh, kita wajib memperhatikan pengaturan suhu yang ditawarkan, apakah bisa menghangatkan ASI hingga suhu yang sesuai. Sebaiknya pilih bottle warmer yang memiliki pengaturan suhu otomatis dengan sekali menekan tombol, sehingga tidak bingung untuk mengatur suhu secara manual. 

Pilih berdasarkan manfaat

Ada beberapa produk yang menawarkan fungsi 2in1, yakni bottle warmer disertai dengan bottle sterilizer. Hal ini akan memudahkan pekerjaan kamu, apalagi jika kamu seorang working mom yang harus dituntut mengerjakan banyak hal. 

Dalam satu alat, kamu bisa sekaligus membersihkan botol ASI, tentu akan menghemat pengeluaran juga. 

Perlu diketahui jika membersihkan botol ASI dengan menggunakan bottle warmer dilakukan dengan direbus pada suhu 100 derajat celcius. Jadi, jangan membersihkan botol sekaligus menghangatkan ASI secara bersamaan, ya. 

Sesuaikan dengan botol susu yang dimiliki

Sebelum membeli, pastikan bottle warmer yang kamu pilih sesuai dengan bentuk botol ASI yang kamu miliki. Sebab, jika tidak pas tentu akan sulit digunakan.

Pilih sesuai kebutuhan

Sekarang, sudah tersedia bottle warmer yang juga sekaligus bisa digunakan untuk merebus telur. Jika tidak memiliki waktu untuk merebus telur dengan kompor, kamu bisa merebusnya di bottle warmer yang lebih praktis dan aman. Telur yang dihasilkan pun matang dengan pas dan nutrisinya masih tetap terjaga. 

Pilih berdasarkan sumber tenaga

Beberapa produk bottle warmer juga menyediakan pilihan untuk menghangatkan ASI, seperti listrik dan termal gel. 

Biar hemat, kamu bisa memilih bottle warmer dengan daya yang rendah, yakni antara 50-300 watt. 

Jika ingin praktis dan bisa dibawa kemana-mana, kamu bisa memilih bottle warmer dengan thermal gel yang sudah dipanaskan. Minusnya, menggunakan thermal gel dilakukan secara manual karena tidak ada indikator suhu. Sehingga, kita harus rajin mengeceknya berkali-kali. 

Pastikan produk bottle warmer aman dan bebas BPA

Hal penting yang jangan kamu lewatkan yakni memastikan jika produk yang kamu beli sudah bebas BPA atau biasa dikenal dengan bisphenol A.

Sebagai informasi, BPA merupakan unsur kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik. Berdasarkan penelitian, produk yang mengandung BPA berbahaya untuk kesehatan. Jadi, sebaiknya memastikan dengan detail jika bottle warmer yang dipilih bebas dari BPA. 

Hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan bottle warmer

Agar tidak salah, kamu wajib memperhatikan beberapa hal sebelum menghangatkan ASI menggunakan bottle warmer:

  • Beberapa produk bottle warmer tidak bisa mencairkan ASI yang beku. Sebaiknya taruh ASI di dalam kulkas (bukan freezer) beberapa saat sebelum dihangatkan. 
  • Baca petunjuk yang ada pada bottle warmer, jika salah memilih pengaturan suhu maka ASI akan menjadi terlalu panas dan membuat kulit bayi melepuh
  • Sebelum memberikan pada bayi, sebaiknya tes ASI terlebih dahulu pada pergelangan tangan, apakah hangatnya sudah pas atau mungkin jadi terlalu panas
  • Jangan menggunakan microwave untuk menghangatkan ASI karena bisa menyebabkan hotspot, yakni panas yang tidak merata dan merusak nutrisi pada ASI

Nah itu dia beberapa tips dalam memilih bottle warmer yang cocok untuk menghangatkan ASI. Semoga bermanfaat!

bayi & menyusui

Amankah Menyusui Sambil Tidur?

Bayi perlu diberi makan atau ASI pada malam hari dan banyak ibu merasa belajar menyusui sambil berbaring atau tidur membantu mereka untuk mendapatkan lebih banyak istirahat. Anda mungkin ingin memberi makan sambil berbaring di siang hari juga. Namun apakah menyusui sambil tidur aman?

Menyusui bayi Anda setiap 2 hingga 3 jam adalah kerja keras. Anda berhak istirahat, dan menyusui sambil tidur bisa membantu Anda rileks karena Anda bisa beristirahat sambil tetap terikat dan menyusui bayi Anda. Jika Anda merasa lelah, menyusui sambil tidur bisa menjadi salah satu opsi yang Anda lakukan. Namun tidur disini bukanlah memejamkan mata, melainkan tidur berbaring dan tetap terjaga.

Posisi menyusui sambil tidur disebut juga dengan posisi berbaring atau menyamping. Saat menyusui dalam posisi ini, Anda berbaring menyamping dan bayi menghadap Anda, juga berbaring ke samping. Berikut langkah menyusui sambil tidur yang aman untuk dilakukan:

  1. Letakkan bayi telentang di tengah lantai atau di tempat tidur besar. Jika Anda berada di tempat tidur, ingatlah untuk menjauhkan sprei, selimut, dan bantal dari wajah bayi untuk meminimalkan risiko.
  2. Berbaring di samping bayi Anda, dengan perut berbaris di dekat kepala bayi. Anda dapat menggunakan bantal di bawah kepala, pastikan bantal diletakkan di tempat yang tidak dapat dijangkau si kecil! (Anda juga dapat menggunakan bantal sebagai penyangga punggung atau di antara kedua kaki Anda jika itu akan membuat Anda lebih nyaman berbaring miring.)
  3. Geser si kecil ke atas sehingga hidungnya sejajar dengan puting Anda dan lengan Anda berada di atas kepalanya. Atau gendong bayi dengan punggung di sepanjang lengan Anda. (Tapi jangan sandarkan kepala bayi di lengan atas Anda.)
  4. Gulingkan bayi Anda ke samping dengan menarik pinggul atau lututnya ke dekat pinggul Anda. (Tulang belakang Anda dan tulang belakang bayi Anda mungkin membentuk huruf “V”.) Anda dapat meletakkan selimut atau bantal yang digulung di belakang punggung bayi untuk menopangnya dan mencegahnya berguling menjauh dari Anda. Dorong hidung bayi untuk menyentuh puting Anda, tetapi jangan menekan wajahnya ke payudara Anda!
  5. Usahakan memposisikan bayi sehingga telinga, bahu, dan pinggulnya sejajar. Hal ini akan membantu mereka mendapatkan susu dengan lebih mudah.
  6. Jika perlu, gunakan lengan yang tidak bertumpu di tempat tidur untuk membentuk payudara Anda dan mengarahkannya ke mulut bayi Anda. Namun, banyak bayi (terutama bayi yang lebih tua) akan menyusu dengan sendirinya.

Beberapa orang tua yang menyusui menemukan bahwa begitu payudara bagian bawah kosong, mereka dapat dengan mudah mencondongkan tubuh ke depan dan menyusui bayi mereka dari payudara atas penuh mereka. Jika Anda memilih untuk melakukan ini, pastikan untuk mengeringkan payudara bagian bawah sepenuhnya terlebih dahulu.

Kadang-kadang wanita akan menemukan bahwa payudaranya tidak mengalir sepenuhnya atau merata setelah menyusui sambil tidur dengan posisi berbaring menyamping. Kelebihan ASI di payudara Anda dapat menyebabkan pembengkakan, saluran tersumbat, mastitis, atau penurunan suplai ASI, jadi Anda harus terus waspada terhadap hal ini!

Jika payudara Anda tidak terkuras sepenuhnya, Anda harus mempertimbangkan untuk duduk untuk menyelesaikan menyusui atau memerah sedikit ASI untuk memastikan payudara Anda terkuras dengan benar.

Pastikan untuk tetap terjaga saat menyusui bayi Anda sambil tidur. Karena risiko sindrom kematian bayi mendadak yang lebih tinggi saat berbagi ranjang, Anda sebaiknya memastikan bahwa jika mereka tertidur, bayi Anda ditempatkan di lingkungan tidur yang terpisah dan aman.

bayi & menyusui

7 Makanan Penambah Energi Penghilang Lesu

Aktivitas sepanjang hari pasti akan menguras energi Anda. Jika tidak ditopang makanan penambah energi, bisa-bisa Anda merasakan letih dan lesu selama menjalani hari. Tanda-tanda tersebut sebenarnya menunjukkan tubuh Anda sedang kekurangan energi. 

Agar kondisi ini tidak terjadi dan mengganggu aktivitas harian, sebaiknya Anda memilih jenis makanan penambah energi yang tepat. Makanan-makanan kaya karbohidrat yang juga memiliki kandungan serat dan protein umumnya dapat menjadi makanan penambah energi yang mujarab. 

Semua kebutuhan akan makanan yang bisa menopang energi Anda pun bisa ditemukan dalam beragam menu Anda sehari-hari yang alami. Berikut ini adalah beberapa contohnya yang layak Anda coba. 

  1. Oatmeal 

Gantilah nasi atau bubur pada menu sarapan Anda menjadi racikan oatmeal. Produk turunan dari gandum ini ampuh menjadi makanan penambah energi yang menjaga stamina Anda sepanjang hari. Kemampuan oatmeal sebagai penambah energi karena jenis makanan ini melepaskan karbohidrat secara perlahan sehingga menjaga tenaga Anda. Tidak hanya itu, oatmeal juga memiliki kandungan vitamin B yang membantu penyerapan makanan menjadi energi. 

  1. Pisang 

Anda bisa menambahkan tenaga tambahan dari buah! Ketika energi Anda terasa surut, pisang layak dicoba untuk menjadi makanan penambah energi. Pasalnya, pisang merupakan sumber karbohidrat kompleks yang menyediakan pasokan energi bagi tubuh. Pisang juga kaya serat dan kalium yang bisa membuat Anda merasa kenyang dan berenergi lebih lama. 

  1. Cokelat Hitam 

Cokelat hitam merupakan produk cokelat yang memiliki kandungan kakao di atas 75 persen. Kandungan kakao yang besar tersebut memberikan asupan flavanol besar bagi tubuh sehingga dapat menjadi sumber dorongan energi untuk menjalankan hari. Mengonsumsi sepotong kecil cokelat hitam ketika Anda merasa lelah saja bisa langsung meningkatkan tenaga dan semangat Anda. Tidak percaya? Coba saja sendiri. 

  1. Telur 

Telur merupakan salah satu makanan penambah energi yang sangat direkomendasikan. Protein hewani yang satu ini mengandung semua asam amino esensial, lemak, daj vitamin B yang menjadi sumber pembentuk energi bagi tubuh. Telur juga memiliki kandungan vitamin D, kholik, juga prekursor neurotransmitter asetilkolin yang mengaktifkan otot rangka. Anda akan merasa memiliki energi berlipat ganda tiap kali habis mengonsumsi telur!

  1. Tiram 

Tiram memang jarang dilirik sebagai pilihan makanan penambah energi. Padahal, makanan laut yang satu ini memiliki kandungan zinc yang memiliki fungsi melawan kuman penyebab rasa lelah pada tubuh Anda. Jadi ketika Anda mengonsumsinya, tubuh akan terasa lebih segar dan bertenaga. Selain manfaatnya yang paten untuk tubuh, tiram juga memiliki rasa yang lezat ketika Anda mengolahnya dengan cara dipanggang atau dikonsumsi mentah menggunakan perasan air lemon. 

  1. Hati Sapi 

Layaknya protein hewani lain, hati sapi juga memiliki kandungan protein tinggi yang membuat tubuh terasa penuh energi. Tidak hanya itu, hati sapi juga memiliki kandungan B12 yang membantu menghilangkan rasa lelah pada tubuh. Vitamin ini memang dimiliki oleh hampir tiap protein hewani lain. Cuma vitamin B12 yang ada pada hati sapi jauh lebih besar sehingga membuat efeknya agi bagi tubuh terasa lebih signifikan.

  1. Alpukat 

Alpukat bisa dibilang sebagai buah terbaik untuk menjadi makanan penambah energi. Bagaimana tidak, kandungan lemak dan serat yang tinggi pada alpukat akan memasok energi yang terus berkelanjutan bagi tubuh Anda. Menjadikan alpukat sebagai bagian sarapan di pagi hari bisa lebih memastikan Anda tidak akan kekurangan energi selama menjalani aktivitas sepanjang hari. 

*** 

Tidak sulit bukan menemukan makanan-makanan penambah energi di atas pada dapur? Dari beragam pilihan di atas, jenis makanan apa yang menjadi favorit Anda?