Cara Menghilangkan Tahi Lalat dengan Bahan-bahan Alami

Cara menghilangkan tahi lalat dengan cepat biasanya dilakukan karena alasan kosmetik

Mungkin sebagian orang berpikir apa perlunya menghilangkan tahi lalat di tubuh mereka. Selain alasan estetika, ternyata tahi lalat juga bisa berpotensi menyebabkan kanker kulit melanoma. Normalnya seseorang memiliki tahi lalat sebanyak 10-40 buah di tubuhnya. Jika lebih dari 50 buah, maka berisiko mengidap kanker kulit melanoma. 

Tindakan medis menjadi cara menghilangkan tahi lalat paling aman dan efektif karena dilakukan di bawah pengawasan dokter ahli. Namun, cara tersebut juga membutuhkan biaya yang tidak murah. Ada cara lain yang lebih terjangkau, meskipun sejauh ini belum terbukti secara valid mampu menghilangkan tahi lalat, yaitu menggunakan bahan-bahan alami. 

  1. Lemon

Kandungan vitamin C dan asam sitrat pada lemon memiliki efek mencerahkan kulit. Air perasan lemon yang dioleskan secara rutin ke area tahi lalat setidaknya mampu memudarkan warnanya. Air perasan lemon terkadang bersifat iritan terutama bagi kulit sensitif, sehingga hentikan penggunaannya apabila terjadi kemerahan dan luka. 

  1. Bawang putih

Bawang putih dipercaya memiliki enzim yang mampu memecah kluster sel tahi lalat. Anda bisa mengaplikasikannya dengan cara mencincang halus bawang putih dan menggosoknya perlahan ke area tahi lalat. Anda perlu berhati-hati sebab bawang putih dapat menimbulkan efek terbakar di kulit. 

  1. Campuran minyak jarak dan baking soda

Minyak jarak dan baking soda akan membentuk pasta saat dicampurkan. Keduanya memiliki peran masing-masing untuk menghilangkan tahi lalat. Baking soda mampu mengangkat sel kulit mati, mencerahkan, dan mengeringkan tahi lalat sehingga bentuk dan warnanya dapat tersamarkan. Smentara, minyak jarak berfungsi sebagai perlindungan karena mampu mengurangi risiko peradangan.

  1. Kulit pisang

Kandungan enzim dan senyawa asam yang terdapat pada kulit pisang diduga dapat menghilangkan tahi lalat. Selain itu, kulit pisang juga bisa memberikan kelembaban pada kulit. Anda bisa megusapkan secara lembut bagian dalam kulit pisang secara rutin untuk hasil maksimal. 

  1. Cuka apel

Enzim proteolitik pada cuka apel berfungsi memecah protein pada tahi lalat dan dipercaya dapat menghilangkan tahi lalat secara perlahan. Cuka apel bisa dibuat sendiri di rumah atau membeli produk kemasannya. Namun, pastikan konsentrasi cuka apel sesuai dengan kebutuhan penggunaan. 

  1. Hidrogen peroksida

Hidrogen peroksida juga dikenal sebagai obat keratosis dan antiseptik. Hidrogen peroksida mampu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan area luka sehingga cocok sebagai solusi alternatif  menghilangkan tahi lalat. Cara pemakaiannya cukup oleskan sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Lebih lanjut, konsultasikan kepada farmasis mengenai konsentrasi hidrogen peroksida yang akan digunakan.

  1. Minyak flaxseed

Flaxseed merupakan jenis biji-bijian yang jarang digunakan masyarakat di Indonesia. Namun, minyak flaxseed memiliki khasiat diantaranya mengurangi pigmentasi dan menyamarkan bekas noda sehingga bisa digunakan sebagai cara menghilangkan tahi lalat

Hal yang perlu diperhatikan:

Belum ada pembuktian secara pasti bahwa bahan-bahan alami dapat efektif menghilangkan tahi lalat atau hanya sekadar memudarkannya saja. Apabila Anda mencoba menggunakan bahan-bahan alami tersebut, pastikan sesuai dengan petunjuk dan dosis yang tepat agar meminimalisir kemungkinan kulit mengalami kerusakan, iritasi, dan luka membekas.

Jangan pernah berusaha menghilangkan tahi lalat dengan menggunakan benda-benda tajam seperti peniti atau pisau. Cara tersebut sangat tidak aman dan dapat melukai kulit. Selalu konsultasikan ke dokter apabila mendapati gejala mencurigakan yang terjadi pada tahi lalat seperti bentuk yang tidak normal, ukuran dan warna  berubah, serta diameter lebih dari ¼ inchi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *