BPJS Kesehatan Mandiri, Bisakah Daftar untuk Satu Orang Saja?

Daftar BPJS Kesehatan mandiri dapat dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN

Anda berminat mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan Mandiri? Untuk melakukannya, ada beberapa persyaratan dan kondisi yang perlu Anda tahu.

Saat ini BPJS Kesehatan adalah jaminan asuransi kesehatan yang menjadi salah satu program pemerintah. Anda wajib memiliki BPJS Kesehatan jika memang belum menjadi anggota.

Biasanya BPJS Kesehatan menjadi suatu kewajiban bagi kelas pekerja. Jika Anda adalah pegawai di suatu perusahaan, sudah semestinya Anda didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Hal yang sama juga berlaku bagi PNS. Bahkan untuk seorang kepala keluarga yang bekerja sebagai PNS, biasanya anggota keluarga juga ikut didaftarkan sebagai peserta BPJS (biaya ditanggung pemerintah sesuai dengan syarat dan ketentuan).

Namun, Anda yang bekerja sebagai wiraswasta atau membuka usaha sendiri tentu tidak akan otomatis terdaftar sebagai anggota BPJS. Karena itulah Anda perlu mendaftar BPJS Kesehatan mandiri, alias membayar sendiri sesuai dengan kelas yang dipilih.

Lalu bagaimana cara mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Kesehatan mandiri? Yuk simak selengkapnya!

Syarat membuat BPJS Kesehatan mandiri

Mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan Mandiri tidaklah sulit. Anda bisa memilih salah satu dari dua opsi, yaitu jalur Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Langkah termudah mendaftarkan diri adalah dengan menggunakan aplikasi. Anda bisa mendownload aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store, sesuai dengan perangkat Anda.

Berikut beberapa dokumen yang harus Anda siapkan untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri:

  • Nomor HP aktif
  • Email aktif
  • KTP aktif
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi atau scan halaman depan buku tabungan aktif (untuk autodebit)
  • Memilih Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat Pertama

Nah mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa membutuhkan KK untuk mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS mandiri? Singkatnya, Anda memang tidak bisa mendaftarkan diri sendiri sebagai peserta BPJS.

Menurut aturan terbaru, seluruh anggota keluarga yang tertulis dalam KK harus didaftarkan sebagai peserta BPJS. Artinya, jika salah satu nama mendaftarkan diri secara mandiri, sisa anggota KK juga harus didaftarkan.

Jadi, jika Anda ingin menggunakan BPJS mandiri, Anda juga harus siap menanggung iuran bulanan untuk seluruh anggota keluarga. Persyaratan ini penting untuk menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh.

Cara daftar BPJS Kesehatan secara mandiri

Setelah memahami peraturan tersebut, artinya ada dua cara yang bisa Anda tempuh untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS. Anda bisa memisahkan KK dengan mengurusnya ke catatan sipil, bisa juga mendaftarkan seluruh anggota keluarga. Berikut caranya:

  1. Buka HP Anda, download aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store
  2. Pilih menu Pendaftaran Peserta Baru
  3. Isi formulir pendaftaran BPJS Mandiri
  4. Daftar autodebit sesuai pilihan yang tersedia
  5. Memasukkan nomor rekening bank yang Anda gunakan untuk membayar iuran
  6. Pilih setuju untuk memenuhi ketentuan yang berlaku

Saat ini Anda bisa memilih salah satu dari tiga kelas BPJS Kesehatan, yaitu:

  • Kelas 1: Iuran Rp150.000
  • Kelas 2: Iuran Rp100.000
  • Kelas 3: Iuran Rp35.000

Artinya, Anda bisa menentukan biaya bulanan yang sanggup Anda penuhi sebagai anggota BPJS Kesehatan mandiri. Anda bisa memilih kelas yang berbeda untuk setiap anggota keluarga.

Meski begitu, beberapa waktu lalu pemerintah mengumumkan bakal ada perubahan aturan dalam BPJS Kesehatan. Perbedaan kelas layanan di rumah sakit akan dihapuskan, meski sejauh ini masih belum ada perubahan apa pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *