Asupan Gizi Untuk Anak Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Appeton Taurine

appeton taurine

Memasuki usia sekolah, artinya kegiatan harian anak pun akan semakin banyak. Demi mendukung hal tersebut, tentu dibutuhkan asupan zat gizi harian yang cukup guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak sekolah. Salah satu penunjang pemenuhan gizi saat usia sekolah adalah Appeton Taurine. Meski begitu, asupan gizi yang diberikan sejak balita pun perlu diperhatikan.

Asupan yang dimakan oleh anak sejak dini harus bervariasi, memperhatikan kebersihan makanan, dan sesuai dengan aktivitas fisik anak agar tercapai berat badan anak yang ideal. Prinsip gizi seimbang terdiri dari 4 pilar yang merupakan rangkaian untuk menyeimbangkan zat gizi yang keluar dengan zat gizi yang masuk dengan memonitor berat badan secara teratur. Prinsip gizi seimbang itu sebagai berikut ini.

  1. Mengonsumsi makanan beragam

Makanan beragam maksudnya selain makanan yang dimakan bervariasi, tetapi juga memperhatikan proporsi makanan yang seimbang, jumlahnya cukup, dan tidak berlebihan.

  1. Membiasakan perilaku hidup bersih

Perilaku hidup bersih dapat menghindarkan diri dari sumber infeksi, contohnya adalah mencuci tangan, menutup makanan yang akan disajikan, memakai alas kaki, dan menutup mulut dan hidung bila bersin.

  1. Melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik dapat memperlancar metabolisme dalam tubuh. Mengajak anak bermain atau berjalan bersama adalah contoh aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh orang tua dan anak.

  1. Mempertahankan dan memantau berat badan normal

Indikator untuk bayi dan balita adalah perkembangan berat badan terhadap usia dengan menggunakan acuan Kartu Menuju Sehat (KMS), atau kurva CDC/NCHS, atau kurva WHO.

Setelah memperhatikan prinsip gizi seimbang, Anda bisa memberikan sumber makanan yang mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi pada anak usia sekolah selain mengandalkan suplemen Appeton Taurine. Berikut pilihan sumber makanan yang setidaknya harus ada setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan gizi atau nutrisi pada anak sekolah.

  1. Karbohidrat

Karbohidrat termasuk salah satu sumber energi utama yang diperlukan otak untuk menjalankan berbagai aktivitas dan proses metabolismenya. Demi melancarkan kerja sel-sel otak dan tubuh, asupan karbohidrat akan diubah terlebih dahulu menjadi bentuk glukosa. Bahkan, karbohidrat juga kerap terlibat dalam proses reproduksi, pencengahan penyakit, pembekuan darah, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Terpenuhinya kebutuhan karbohidrat anak berarti menambah asupan kalori anak yang nantinya dipakai sebagai energi untuk beraktivitas.

  1. Lemak

Meski sering dipandang sebelah mata, ternyata tidak semua sumber lemak itu buruk dan masih dibutuhkan untuk memenuhi gizi anak usia sekolah. Beberapa jenis lemak sebenarnya masih dibutuhkan untuk menunjang fungsi tubuh. Bukan hanya itu, lemak juga berperan sebagai sumber energi, khususnya ketika cadangan karbohidrat sudah menipis. Sama halnya seperti karbohidrat, kebutuhan lemak anak yang terpenuhi berarti menambah asupan kalori yang akan digunakan sebagai energi.

  1. Protein

Protein adalah zat gizi makro yang berperan dalam membangun serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Protein yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi asam amino. Asam amino inilah yang nantinya dipergunakan sebagai bahan baku untuk membangun sel-sel dan jaringan baru. Sama halnya seperti karbohidrat, kebutuhan lemak anak yang terpenuhi berarti menambah asupan kalori yang akan digunakan sebagai energi.

  1. Serat

Agar proses pertumbuhannya berjalan dengan optimal, serat adalah salah satu zat gizi yang diperlukan oleh anak. Serat sebenarnya merupakan bagian dari karbohidrat kompleks, tetapi tanpa kandungan kalori di dalamnya. Bukan hanya satu, tapi ada dua jenis serat yang dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi anak yaitu serat larut air dan serat tidak larut air. 

  1. Vitamin

Vitamin memang tergolong zat gizi mikro, tapi asupannya untuk anak tidak boleh terlewatkan. Ada 6 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, yakni vitamin A, B, C, D, E, dan K. Kesemua vitamin tersebut digolongkan ke dalam dua kelompok, yaitu vitamin larut air seperti meliputi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, dan C dan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K.

  1. Mineral

Ada beragam jenis mineral yang diperlukan selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Mulai dari kalsium, fosfor, magnesium, kalium, zat besi, natrium, fluor, seng, iodium, mangan, tembaga, kromiun, dan selenium. Kesemua zat gizi mikro tersebut punya peran yang sama besarnya untuk menunjang segala fungsi tubuh anak, khususnya selama tumbuh kembangnya.

Itulah sumber makanan yang bisa menjaga keseimbangan gizi dan nutrisi pada anak usia sekolah. Suplemen seperti Appeton Taurine memang penting sebagai penunjang, tetapi pemenuhan gizi dan nutrisi tetaplah hal yang utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *