Air Tanah Jadi Penyebab Keracunan Arsenik Terbanyak, Begini Mengantisipasinya

Air Tanah Jadi Penyebab Keracunan Arsenik Terbanyak, Begini Mengantisipasinya

Arsenik merupakan logam yang secara alami ditemukan di bebatuan di kerak bumi. Arsenik sangat beracun, dan termasuk zat pemicu kanker (karsinogenik). Oksigen, klorin, dan belerang mengandung arsenik dalam jumlah kecil. Sementara itu. karena berasal dari dalam bumi, air tanah menjadi sumber arsenik terbesar.

Sangat banyak kasus dimana air tanah menjadi penyebab keracunan arsenik. Masalahnya mereka tidak sadar bahwa air yang mereka gunakan untuk minum atau mencuci buah dan sayur beracun.

Sumber racun arsenik dalam kehidupan sehari-hari

Air tanah yang terknotaminasi adalah penyebab keracunan arsenik yang paling umum. Awalnya kontaminasi terjadi akibat arsenik yang berasal dari tanah atau limbah pertanian, pertambangan, dan industri mengendap. Arsenik lalu meresap ke dalam air tanah, kemudian mengalir hingga akhirnya menyatu dengan sumber mata air tanah.

Jumlah arsenik dalam persediaan air tanah seperti sumur biasanya lebih tinggi daripada persediaan air permukaan seperti danau dan sungai, karena arsenik berdiam pada satu tempat.

Makanan dan tanaman juga menjadi sebab seseorang keracunan arsenik yang jarang disadari. Makanan yang dicuci dengan air yang telah terkontaminasi, begitupula tanaman yang disiram dengan air yang sama, akan ikut terkontaminasi dengan racun arsenik.

Namun arsenik pada tumbuhan dan hewan (arsenik organik) biasanaya kurang berbahaya dibandingkan arsenik anorganik yang terdapat di air, udara, dan tanah.

Gejala keracunan arsenik

Paparan arsenik dapat menghasilkan gejala langsung seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Detak jantung tidak normal
  • Kesemutan di tangan dan kaki
  • Kram otot

Paparan arsenik dalam jangka panjang memiliki gejala yang lebih parah. Biasanya diawali dengan perubahan pada kulit, seperti lesi kulit dan munculnya bercak keras pada tangan dan telapak kaki (hiperkeratosis). Ini juga bisa memicu kanker kulit.

Selain itu, keracunan arsenik juga dapat menyebabkan kanker kandung kemih dan paru-paru. Efek lainnya adalah diabetes, penyakit paru, dan penyakit kardiovaskular. Pada beberapa kasus paparan arsenik dapat menyebabkan kematian bayi, atau gangguan pada fungsi otak.

Mencegah keracunan arsenik

Health Canada menetapkan jumlah maksimum arsenik dalam air minum yang dapat diterima adalah 10 μg / L, atau 0,010 miligram per liter (mg / L). Umumnya kadar arsenik dalam air kurang dari 0,005 mg \ L, tetapi konsentrasinya mungkin lebih tinggi di beberapa daerah.

Karena arsenik tidak berbau atau berasa, Anda harus memerhatikan sumber air Anda dengan melakukan uji kualitas atau kontaminannya secara rutin. Salah satu tindakan pencegahan yang paling efektif untuk mencegah keracunan adalah menggunakan air bersih yang disarin untuk keperluan makan dan minum.

Jika ternyata arsenik dalam air Anda melebihi batas yang disarankan, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut ini:

  • Ganti sumber air tanah dengan sumber air yang memiliki kadar arsenik lebih rendah, misalnya air hujan atau air permukaan yang sudah disaring.
  • Membedakan wadah air dengan arsenik tinggi dan air rendah arsenik.
  • Mencampur air arsenik rendah dengan arsenik tinggi untuk mencapai tingkat konsentrasi arsenik yang dapat diterima.
  • Pasang sistem pembuangan arsenik dengan intervensi teknologi untuk menghilangkan arsenik seperti oksidasi, koagulasi-presipitasi, absorpsi, pertukaran ion, dan teknik membran.Cara ini akan berhasil dengan melibatkan masyarakat yang terlebih dulu sudah diberi tahu mengenai risiko paparan arsenik.

Catatan

Arsenik adalah salah satu dari 10 bahan kimia yang menjadi perhatian WHO dalam memastikan kesehatan masyarakat. Namun air bukanlah penyebab keracunan arsenik satu-satunya yang harus dikhawatirkan. Udara dan tanah bisa mengontaminasi dan menyebabkan seseorang keracunan.

Diskusikan mengenai perawatan dan pengobatan keracunan arsenik dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *