6 Jenis Bau Badan Pada Bayi yang Harus Diwaspadai Ibu

ibu menghabiskan waktu dengan bayi laki-laki - baby smell potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Bau badan biasanya dikaitkan dengan bau tidak sedap karena keringat. Bau badan ini bisa dialami oleh siapa saja termasuk bayi. Namun, ibu harus mewaspadai beberapa jenis bau badan ini jika timbul pada bayi.”

Sebenarnya, bau badan tidak hanya timbul karena adanya keringat, sebab pada dasarnya keringat pun tidak memiliki bau. Bau badan yang terjadi disebabkan oleh adanya bakteri yang mengurai keringat menjadi bau asam yang tidak enak untuk dicium.

Akan tetapi, kondisi di atas hanya terjadi pada orang dewasa, tidak pada bayi. Sebab, menurut Frontiers in Psychology tahun 2013 mengatakan bahwa bau pada bayi yang baru dilahirkan bisa memberikan efek positif pada bagian tertentu di otak ibu.

Selanjutnya, aroma pada bayi akan dipengaruhi karena bau susu atau pewangi yang dipakaikan ke bayi. Namun, terkadang bayi pun bisa berbau tidak sedap. Timbulnya bau badan yang tidak biasa pada bayi ini bisa diindikasikan sebagai adanya masalah medis.

Bau badan yang tidak normal pada bayi

Beberapa jenis bau badan di bawah ini harus diwaspadai oleh ibu bila terjadi pada bayi Anda.

  1. Bau ikan

Pernahkah Anda mendengar sindrom bau ikan? Munculnya bau badan seperti bau ikan ini disebabkan karena tubuh bayi tidak memiliki cukup enzim yang dapat memecah trimetilamin (TMA). Bau ini juga bisa menandakan bahwa ada bakteri usus tang tidak sehat sehingga menyebabkan urin dan napas bayi menjadi bau ikan pula.

Bayi yang mempunyai sakit hepatitis akan mengalami bau badan ini karena organ hatinya bermasalah dalam mengolah TMA.

  1. Bau apek

Bau apek ternyata tidak hanya terjadi pada orang dewasa, bayi pun bisa mengalami bau apek meskipun tidak banyak aktivitas yang dilakukan bayi. Penyebab bau apek ini karena phenylketonuria (PKU), yakni gangguan metabolik kongenital sehingga tubuh bayi menjadi bau apek.

Sama halnya dengan sindrom bau ikan, bau apek pada badan bayi juga disebabkan karena adanya kelainan genetika. Tubuh bayi tidak bisa mengurai fenilanin, yakni asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk protein.

Bau badan ini bisa diobati jika telah diidentifikasi sejak dini dengan cara terapi diet. Namun, jika tidak ditangani dengan baik maka bisa menyebabkan lambatnya tumbuh kembang bayi, seperti cacat intelektual, masalah perilaku, hingga gangguan kejiwaan.

  1. Bau kubis 

Bau badan bayi yang menyerupai bau kubis bisa menunjukkan bahwa ada tirosinemia tipe 1. Keadaan ini disebabkan karena kadar asam amino tirosin tinggi di dalam darah. Hal ini merupakan bentuk kelainan metabolisme bawaan, sehingga jika tidak ditangani maka akan menimbulkan gangguan perkembangan, pembengkakan empedu, dan permasalahan serius lainnya.

  1. Bau kaki berketingat

Jenis bau badan selanjutnya adalah sweaty feet syndrome. Keadaan ini memang jarang terjadi, namun ketika banyak keringat yang keluar dari kaki bayi maka bisa menimbulkan bau ini. Jika bayi Anda tercium bau badan ini, bisa jadi ini disebabkan oleh dua faktor.

Pertama, isovaleric acidemia, yakni di mana tubuh bayi tidak bisa memecah asam isovaleric yang jika menumpuk akan menyebabkan kaki bayi banyak berkeringat.

Kedua, glutaric acidemia tipe 2, yakni adanya gangguan metabolisme dalam mencerna lemak dan protein. Apabila kondisi ini, tidak hanya bau badan yang muncul tetapi bayi juga bisa mengalami muntah, perubahan sikap, hingga pembengkakan jantung dan hati.

  1. Bau sirup maple

Tidak seperti bau badan jenis lainnya, bau badan jenis ini tercium seperti bau manis sirup maple. Jika bau sirup maple terjadi pada bayi Anda, bisa jadi ini mengindikasikan maple syrup urine disease (MSUD). MSUD ini merupakan penyakit langka yang disebabkan adanya kekurangan enzim komplek untuk memecah asam amino tertentu dalam tubuh.

Asam amino yang tidak terurai itu akan berkumpul sehingga menyebabkan urin bayi berbau aneh atau menyerupai bau sirup maple. Bayi akan mengalami kejang, nafsu makan yang buruk, hingga pembengkakan otak. Namun, jika masalah bau badan ini diatasi sedini mungkin, bayi bisa pulih tanpa membuat kerusakan permanen.

  1. Bau buah

Bau badan ini akan menyenangkan dicium tetapi ibu tetap harus mencurigainya. Bisa jadi dengan munculnya bau buah pada tubuh bayi menunjukkan bahwa bayi Anda mengalami diabetes tipe 1. Maka, jika hal ini terjadi ibu harus segera melakukan tindakan penanganan, sebab diabetes akan mengancam nyawa bayi bila tidak segera ditangani.

Sebagian penyebab bisa diatasi dengan perubahan pola makan dan menjaga kebersihan. Namun sebagian lainnya merupakan kondisi genetik yang penangannya ditentukan oleh dokter.

Jadi, ketika bayi Anda memiliki bau badan seperi yang sudah disebutkan di atas, segera lakukan konsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan sedini mungkin. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *