5 Penyebab Lidah Terasa Kebas

lidah terasa kebas

Lidah punya kegunaan yang sangat besar bagi manusia. Dengan lidah, manusia dapat mengecap rasa, berbicara, hingga menelan. Saat lidah bermasalah tentu akan mengganggu.

Salah satu masalah yang sering kali dialami yaitu lidah terasa kebas, mati rasa, atau kesemutan. Saat ini terjadi, maka Anda akan mengalami hilangnya sensasi di bagian tubuh tertentu. 

Jika ini terjadi, tentu akan terasa aneh, apalagi jika disertai gejala lain seperti:  

  • Rasa terbakar atau kesemutan
  • Sensasi pin dan jarum
  • Pembengkakan
  • Gatal
  • Kelemahan
  • Sakit wajah

Gejala ini bisa terjadi di lidah atau di dekat lidah seperti di sekitar mulut. Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebabnya. 

Lalu apa penyebab lidah terasa kebas ini? 

1. Alergi 

Lidah mati rasa paling sering disebabkan oleh reaksi alergi dari makan makanan atau bahan kimia tertentu. Apalagi jika mengingat lidah merupakan salah satu bagian tubuh yang pertama kali bersentuhan dengan dunia luar baik itu makanan, minuman atau zat lainnya.

Ini berarti lidah merupakan pintu gerbang untuk melindungi tubuh dari unsur-unsur berbahaya. Akibatnya, lidah menjadi sangat sensitif, dan mekanisme pertahanan umum yang digunakannya untuk melindungi tubuh termasuk mati rasa. 

Selain lidah terasa kebas, jika ini disebabkan alergi lidah juga bisa membengkak dan menjadi geli karena reaksinya .

2. Cedera pada Saraf 

Penyebab lidah terasa kebas selanjutnya bisa jadi akibat dari cedera, kompresi atau iritasi saraf atau cabang salah satu saraf di bagian tubuh yang diakibatkan. 

Lidah terdiri dari saraf dan pembuluh darah kecil yang mulai lebih tinggi di wajah dan otak. Saraf dan pembuluh bercabang ke berbagai arah untuk memberikan aliran darah dan sensasi ke seluruh lidah. 

Ada banyak penyebab yang dapat mempengaruhi saraf dan pembuluh darah di lidah serta penyebab yang memicu respons pelindung dari lidah.

3. Infeksi Bakteri  

Banyak penyakit inflamasi atau penyakit mendasar yang menyebabkan tubuh menyerang dirinya sendiri juga dapat memengaruhi saraf di lidah dan menyebabkan cedera yang menyebabkan mati rasa. 

Salah satunya infeksi bakteri seperti penyakit Lyme dan infeksi virus seperti herpes zoster dapat menyebabkan peradangan dan cedera saraf yang mengakibatkan mati rasa dan kelumpuhan pada wajah. 

Kelumpuhan ini bisa menyebar hingga ke lidah dan sekitar mulut.

4. Ketidakseimbangan Vitamin dan Mineral

Ada vitamin tertentu yang penting untuk fungsi saraf yang sehat seperti vitamin D dan B12. Kekurangan vitamin ini dari waktu ke waktu dapat menyebabkan kerusakan saraf dan cedera. Sebaliknya, terlalu banyak mengonsumsi Vitamin B6 dapat menyebabkan mati rasa.

Selain itu, lidah terasa kebas juga bisa disebabkan kekurangan mineral tertentu dalam tubuh seperti kalsium yang penting untuk fungsi umum tubuh. 

Kekurangan mineral ini (hipokalsemia) dapat menyebabkan kesemutan di sekitar mulut yang bisa terasa sangat mirip dengan mati rasa lidah.

5. Gangguan Sistem Saraf Pusat

Jika Anda mengalami mati rasa pada lidah sebulan sering kali bisa menjadi tanda gejala kondisi sistem saraf pusat seperti:

  • Migrain atau stroke 
  • Hipoglikemia juga dapat memengaruhi cara kerja saraf Anda yang menyebabkan mati rasa dan kesemutan di lidah, mulut, dan bagian tubuh lainnya.
  • Vaskular atau kondisi yang mengakibatkan penyempitan pembuluh darah di lidah dapat menyebabkan lidah mati rasa karena lidah tidak menerima aliran darah yang dibutuhkannya. 

Faktor risiko termasuk merokok, obesitas, dan penyakit kardiovaskular, meskipun siapa pun dapat mengalami hal ini. 

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, Anda harus berkonsultasi ke dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik; CT scan atau MRI; dan elektrokardiogram.

Selanjutnya, jika lidah terasa kebas disertai kesulitan bernapas, kesulitan menelan, tenggorokan sesak atau gatal-gatal segera hubungi dokter. Sebab ini bisa menjadi tanda reaksi alergi yang serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *