5 Hal yang Bisa Terjadi Ketika Anda Kurang Tidur

wanita dengan insomnia berbaring di tempat tidur dengan mata terbuka. gadis di tempat tidur menderita insomnia dan gangguan tidur memikirkan masalahnya di malam hari - lack of sleep potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Sebagian orang mengalami kesulitan untuk tidur malam secara cukup. Padahal, kurang tidur akan menimbulkan beberapa efek samping pada tubuh Anda.”

Menghabiskan malam dengan hal-hal yang tidak penting, seperti stalking, berguling-guling, dan kegiatan lainnya bisa mengurangi waktu tidur ideal Anda, yakni 7 – 9 jam. Apabila waktu tidur Anda tidak cukup, maka bisa menyebabkan Anda merasa mudah lelah, pusing, dan efek-efek kurang tidur lainnya, yang tentu saja bisa mengganggu aktivitas Anda. 

Apalagi, jika kurang tidur terus berlangsung secara lama, maka efek jangka panjangnya pun semakin nyata. Hal tersebut bisa menguras dan membahayakan mental dan fisik Anda. 

Beberapa ilmuan telah mengaitkan kurang tidur dengan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari terganggunya sistem pencernaan hingga mempengaruhi produksi hormon tubuh.

Penyebab kurang tidur

Banyak hal yang bisa menyebabkan Anda menjadi kurang tidur. Beberapa di antaranya:

  • Insomnia
  • Stres
  • Begadang
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan sebelum tidur
  • Terlalu banyak mengonsumsi stimulan, seperti kafein, rokok, alkohol, dll

Jika penyebab-penyebab kurang tidur di atas dilakukan secara konsisten maka akan semakin menurunkan kualitas tidur, sehingga bisa menimbulkan konsekuensi kesehatan yang mempengaruhi kinerja seluruh tubuh Anda.

Selama tidur, tubuh Anda akan melakukan proses-proses penyembuhan dan mengembalikan keseimbangan zat-zat kimiawi yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, jika Anda kurang tidur maka otak dan tubuh tidak akan berfungsi secara normal, bahkan bisa menurunkan kualitas hidup.

Melansir dari Healthline bahwa ada sebuah studi pada tahun 2010 menemukan bahwa tidur yang terlalu sedikit di malam hari bisa meningkatkan risiko kematian dini. Selain itu, Anda juga akan mengalami beberapa efek kurang tidur lainnya.

Efek kurang tidur

Tidak hanya terlihat secara fisik, efek kurang tidur juga akan terjadi pada organ tubuh Anda. Berikut ini beberapa efek kurang tidur jika dilakukan secara terus-menerus.

  1. Rusaknya sistem saraf pusat

Sistem saraf pusat merupakan jalan utama untuk menyalurkan informasi di dalam tubuh Anda. Tidur diperlukan untuk membuatnya berfungsi dengan baik. Namun, jika Anda memiliki insomnia kronis bisa mengganggu cara tubuh Anda untuk mengirim dan memproses informasi yang ada.

Selama tidur, sebuah jalur akan terbentuk di antara sel-sel saraf (neuron) di otak yang berfungsi membantu mengingat informasi baru yang dipelajari. Jika kurang tidur, otak menjadi lelah dan tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik.

  1. Menganggu kinerja sistem kekebalan tubuh

Pada saat Anda tidur, maka sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan suatu zat pelindung yang berfungsi untuk melawan infeksi, seperti zat antibodi dan sitokin. Kedua zat tersebut akan memerangi zat asing yang masuk ke dalam tubuh, yaitu virus, jamur, dan bakteri. 

Maka, ketika kurang tidur akan melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, sehingga tidak bisa menangkis patogen yang masuk, dan tubuh akan membutuhkan waktu yang lama untuk pulih dari penyakit tersebut.

Beberapa penyakit yang bisa terjadi jika Anda mengalami kurang tidur jangka panjang adalah diabetes mellitus, hingga penyakit jantung.

  1. Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular

Efek samping selanjutnya yang bisa terjadi jika Anda kurang tidur adalah meningkatnya risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti risiko serangan jantung dan stroke.

Sebab, tidur akan mempengaruhi proses yang menjaga jantung dan pembuluh darah agar tetap sehat, termasuk pula di dalamnya gula darah, dan tingkat peradangan.

  1. Mempengaruhi produksi hormon

Hormon yang diproduksi di dalam tubuh juga dipengaruhi oleh kualitas tidur Anda. Jika Anda bangun sepanjang malam dan kurang tidur maka akan mempengaruhi produksi beberapa homon.

Salah satunya adalah kelenjar pituari yang melepaskan hormon pertumbuhan yang dibutuhkan oleh anak dan remaja untuk membantu tubuh membangun massa otot dan memperbaiki sel dan jaringan tubuh. 

  1. Terganggunya sistem pencernaan

Selain tidak menjaga pola makan malam hari, kurang tidur juga akan menjadi faktor penyebab Anda mengalami kelebihan berat badan. 

Dengan kurang tidur maka akan mempengaruhi kadar dua hormon, yakni leptin dan ghrelin yang berfungsi mengontrol rasa lapar dan kenyang.

Hormon leptin akan memberi tahu otak bahwa Anda sudah cukup makan. Akan tetapi jika kurang tidur terjadi maka otak akan mengurangi hormon letptin dan meningkatkan hormon ghrelin yang merupakan stimulan nafsu makan.

Kurang tidur juga menurunkan toleransi tubuh terhadap glukosa dan ini berhubungan dengan resistensi insulin. Bila hal ini terganggu maka bisa menyebabkan diabetes mellitus dan juga obesitas.

Jadi, itulah beberapa efek samping kurang tidur yang akan Anda rasakan bila dilakukan secara terus-menerus. Lakukanlah hal-hal sederhana yang bisa meningkatkan kualitas tidur Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *